Survei Kemenag: Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai 77,89, Tertinggi dalam 11 Tahun

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 23 Desember 2025 | 11:57 WIB
Survei Kemenag: Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai 77,89, Tertinggi dalam 11 Tahun
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. (tangkap layar)
  • IKUB 2025 meraih skor 77,89, menjadi tertinggi dalam 11 tahun terakhir berdasarkan survei Kemenag dan UI.
  • Survei mengukur toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan, dengan dimensi toleransi mencatat skor tertinggi 88,82.
  • Kemenag juga mencatat IKSUB 2025 mencapai 84,61, menandakan penguatan praktik keberagamaan individu serta sosial.

Suara.com - Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Indonesia tahun 2025 mencapai angka 77,89 dan menjadi skor tertinggi dalam 11 tahun terakhir sejak pengukuran pertama pada 2015. Capaian ini menunjukkan tren positif relasi antarumat beragama di Indonesia yang kian menguat di tengah dinamika sosial dan politik nasional.

Hasil tersebut diperoleh dari Survei Evaluasi Kerukunan Umat Beragama 2025 yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, kenaikan indeks kerukunan tidak boleh dimaknai sebatas capaian statistik, melainkan sebagai panggilan moral bagi umat beragama agar semakin berperan aktif dalam kehidupan sosial.

“Agama tidak boleh berhenti pada simbol dan ritual. Ia harus menjadi penuntun etis—kompas moral—yang memberi arah di tengah disrupsi sosial, teknologi, dan budaya,” ujar Nasaruddin dalam ketetangannya, Selasa (23/12/2025).

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, kerukunan umat beragama didefinisikan sebagai hubungan antarumat yang toleran, setara dalam menjalankan ajaran agama, serta mampu membangun kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Berdasarkan hasil pengukuran nasional, Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2025 berada di kategori tinggi dengan skor 77,89. Ini merupakan skor tertinggi dalam rentang 11 tahun terakhir,” kata Ramdhani.

Survei ini mengukur tiga indikator utama, yakni toleransi, kesetaraan, dan kebersamaan. Dimensi toleransi menjadi penopang terkuat dengan skor 88,82, disusul kesetaraan 79,35, sementara kebersamaan berada di angka 65,49 dan dinilai masih perlu penguatan, terutama dalam partisipasi lintas komunitas.

Secara historis, indeks KUB menunjukkan fluktuasi sejak 2015. Dimulai dari 75,36 pada 2015, sempat turun ke titik terendah 67,46 pada 2020, lalu terus meningkat hingga akhirnya mencapai puncak tertinggi pada 2025.

Selain IKUB, Kemenag juga merilis Indeks Kesalehan Umat Beragama (IKsUB) 2025 yang mencapai 84,61 atau masuk kategori sangat tinggi. Indeks ini mencerminkan penguatan praktik keberagamaan, baik dalam dimensi sosial maupun individual.

Dimensi sosial, yang mencakup solidaritas, etika sosial, pelestarian lingkungan, hingga etika digital, mencatat skor 82,00. Sementara dimensi individual, meliputi ideologi, ritual, pengalaman spiritual, dan kecerdasan emosional, mencapai 87,21.

Ramdhani menyebut, indeks kesalehan umat beragama menunjukkan tren peningkatan sejak 2020 meski sempat mengalami penurunan pada 2023. “Tahun ini, indeks kesalehan kembali naik dan menguat. Ini menandakan bahwa praktik keberagamaan masyarakat semakin matang, baik secara personal maupun sosial,” ujarnya.

Survei dilakukan pada September–November 2025 dengan metode wawancara tatap muka terhadap 13.836 responden dari enam agama yang diakui negara. Survei ini memiliki margin of error ±0,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AKGTK 2025 Akhir Desember: Jadwal Lengkap dan Persiapan Bagi Guru Madrasah

AKGTK 2025 Akhir Desember: Jadwal Lengkap dan Persiapan Bagi Guru Madrasah

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 21:00 WIB

Usai Gus Yaqut, KPK Akui Akan Panggil Gus Alex dan Bos Maktour

Usai Gus Yaqut, KPK Akui Akan Panggil Gus Alex dan Bos Maktour

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:34 WIB

Guru Honorer Kemenag Dapat BSU, Hari Ini Terakhir Cek Validasi

Guru Honorer Kemenag Dapat BSU, Hari Ini Terakhir Cek Validasi

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 08:11 WIB

Terkini

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:46 WIB

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:43 WIB

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:24 WIB

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:15 WIB

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:12 WIB

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:11 WIB

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:06 WIB