Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet

Bella | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:53 WIB
Ikrar Nusa Bakti Desak Prabowo Segera Reshuffle Kabinet
Ilustrasi Kabinet di pemerintahan Prabowo-Gibran. [Ist]
  • Profesor Ikrar Nusa Bakti mengkritik keras menteri Kabinet Prabowo awal 2026 karena tidak kompeten dan fokus pencitraan.
  • Ikrar mendesak Presiden Prabowo segera melakukan perombakan kabinet besar-besaran karena kinerja menteri dianggap gagal.
  • Kritik khusus ditujukan pada Zulhas terkait pencitraan dan Bahlil atas janji pemulihan listrik pascabencana yang tak terealisasi.

Suara.com - Mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI), Profesor Ikrar Nusa Bakti, melontarkan kritik pedas terhadap jajaran menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Memasuki awal tahun 2026, Ikrar menilai banyak pembantu presiden yang tidak kompeten dan hanya sibuk melakukan pencitraan di tengah berbagai krisis dalam negeri.

Dalam dialog di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Ikrar menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus memiliki keberanian untuk melakukan perombakan kabinet (reshuffle) besar-besaran sebelum keadaan semakin memburuk.

"Kalau buat saya itu seharusnya ya, kalau di dalam perhitungan Rocky Gerung itu harusnya kan bulan Agustus tahun ini ya. Paling tidak itu adalah akhir dari pergantian kabinet yang benar-benar dilakukan secara cepat dan mendesak," ujar Ikrar, dikutip Jumat (2/1/2026).

Salah satu nama yang menjadi sorotan tajam Ikrar adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas). Ikrar menyayangkan sikap Zulhas yang dianggap lebih mengedepankan gaya politik pencitraan daripada solusi substantif.

"Saya beri contoh Zulhas (Zulkifli Hasan). Dia politikus yang jam terbangnya lama, tapi malah berupaya menarik simpati dengan pencitraan angkat-angkat beras di punggung. Harusnya enggak seperti itu, loh," sentil Ikrar.

Ia juga mengingatkan publik agar tidak lupa dengan rekam jejak masa lalu menteri tersebut terkait isu lingkungan.

Menurutnya, seharusnya orang Aceh atau pihak-pihak yang berkaitan dengan hutan tidak akan lupa bahwa Zulhas juga merupakan sosok yang pernah merusak hutan.

Tak hanya Zulhas, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga tak luput dari sasaran kritik. Ikrar menyoroti janji Bahlil soal pemulihan listrik di wilayah bencana, khususnya Aceh, yang dinilai tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Si Bahlil itu berbusa-busa keluar dari mulutnya bahwa ini nanti dalam berapa hari listrik akan nyala. Dia katakan misalnya 93 persen, sekian persen, dan sebagainya," tegas Ikrar.

"Dan sebagian besar listrik yang dipakai Bahlil itu pakai apa? Genset. Genset menggunakan bahan bakar apa? Bahan bakar minyak," lanjutnya.

Ikrar mengatakan pemulihan listrik menggunakan bahan bakar minyak (BBM) justru menjadi “bahan ketawaan” publik. Pasalnya, untuk mendapatkan satu liter BBM saja, warga harus mengantre panjang hingga berkilo-kilometer.

Bahkan, Bahlil sendiri mengakui bahwa listrik di beberapa kabupaten belum menyala dan wilayah tersebut masih gelap.

Kondisi ini dinilai sebagai bukti ironis kegagalan pemerintah dalam memberikan solusi nyata, mengingat penggunaan genset mustahil dilakukan di tengah kelangkaan bahan bakar yang mencekik rakyat.

Dengan nada geram, Ikrar mempertanyakan alasan Presiden Prabowo masih mempertahankan menteri yang dinilai gagal memberikan solusi konkret.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana

Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:49 WIB

Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut

Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 21:15 WIB

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:01 WIB

Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih

Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 16:15 WIB

Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan

Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:39 WIB

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:34 WIB

Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli

Prabowo Jawab Kritikan: Menteri Datang Salah, Tak Datang Dibilang Tak Peduli

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:59 WIB

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:50 WIB

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

Prabowo: Pejabat Turun Dinyinyiri, Tak Turun Disalahkan, Kami Siap Dihujat

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:42 WIB

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:04 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:25 WIB

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:15 WIB

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:14 WIB

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

Jalankan Titah Prabowo, Menkeu Purbaya Putuskan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:47 WIB