Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam

Bella

Senin, 05 Januari 2026 | 10:19 WIB
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
Gunung Semeru erupsi pada Minggu (4/1/2026). (PVMBG)
baca 10 detik
  • Gunung Semeru intensitas aktivitasnya tinggi, tercatat 32 kali gempa letusan dalam enam jam pada Senin dini hari.
  • Status Gunung Semeru tetap Level III (Siaga) dengan rekomendasi menjauhi sektor tenggara sejauh 13 km dari puncak.
  • Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah karena rawan lontaran batu pijar.

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih menunjukkan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terus didominasi gempa letusan dan erupsi, menandakan dinamika magma yang belum mereda.

Berdasarkan laporan pengamatan terbaru, Gunung Semeru tercatat mengalami puluhan gempa letusan hanya dalam rentang waktu enam jam pada Senin dini hari.

"Pengamatan kegempaan pada Senin pukul 00.00-06.00 WIB tercatat Gunung Semeru mengalami sebanyak 32 kali gempa letusan dengan amplitudo 10-23 mm, dan lama gempa 66-163 detik," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, seperti dikutip dari Antara, Senin (5/1/2026).

Selain gempa letusan, aktivitas kegempaan lainnya juga terpantau di kawasan gunung api tersebut. Gunung Semeru tercatat mengalami gempa guguran, embusan, hingga gempa tektonik jauh yang turut memperlihatkan kompleksitas aktivitas vulkanik.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga mengalami dua kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 29-45 detik, kemudian satu kali gempa Hembusan dengan amplitudo 8 mm dan lama gempa 116 detik.

"Juga terjadi dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 10-30 mm, S-P 13-15 detik dan lama gempa 52-60 detik," tuturnya.

Dalam catatan pengamatan selama 24 jam pada Minggu (4/1), aktivitas Semeru bahkan lebih intens. Tercatat ratusan kejadian gempa yang didominasi oleh letusan atau erupsi.

Pengamatan kegempaan Gunung Semeru selama 24 jam pada Minggu (4/1) tercatat 151 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 mm, 10 kali gempa guguran, 21 kali gempa embusan, tiga kali harmonik, dan lima kali gempa tektonik jauh.

Secara visual, aktivitas permukaan gunung api juga masih tampak jelas meski sempat tertutup kabut dengan variasi intensitas.

baca juga

"Secara visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III, teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 200-300 meter dari puncak," katanya.

Saat ini Gunung Semeru masih berada pada status Level III (Siaga). Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat di sekitar kawasan gunung.

Yadi menjelaskan Gunung Semeru berada pada status Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta untuk menjauhi area sempadan sungai yang berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar.

Di luar jarak tersebut, lanjutnya, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Selain itu, aktivitas warga di sekitar puncak gunung juga dibatasi secara ketat demi keselamatan.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya lanjutan, terutama saat terjadi hujan yang dapat memicu aliran lahar.

Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPPTKG: Gunung Merapi Masih Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru

BPPTKG: Gunung Merapi Masih Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 16:39 WIB

Catatan Bencana Alam di Indonesia 2025: Dari Erupsi Gunung Hingga Banjir Sumatra

Catatan Bencana Alam di Indonesia 2025: Dari Erupsi Gunung Hingga Banjir Sumatra

News | Senin, 22 Desember 2025 | 17:03 WIB

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

MBG Hidupkan Ekonomi, BGN Bantah Anggapan Soal Program Bagi-bagi Kue

Video | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:44 WIB

Bupati Adalah Conductor dan Arranger Program MBG di Daerah

Bupati Adalah Conductor dan Arranger Program MBG di Daerah

Video | Minggu, 14 Desember 2025 | 14:10 WIB

Masyarakat Lumajang Merasakan Dampak Positif Penerapan Program MBG

Masyarakat Lumajang Merasakan Dampak Positif Penerapan Program MBG

Video | Minggu, 14 Desember 2025 | 12:05 WIB

Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat

Program MBG Bikin Ibu di Lumajang Kantongi Ratusan Ribu, Ekonomi Lokal Melesat

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 10:18 WIB

Awas! Gunung Dukono Menyembur Asap Tebal 900 Meter Pagi Ini, Benarkah Statusnya Aman?

Awas! Gunung Dukono Menyembur Asap Tebal 900 Meter Pagi Ini, Benarkah Statusnya Aman?

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:40 WIB

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Banjir Lahar Hujan Semeru Kepung Permukiman, Ratusan Warga Terisolasi

Foto | Senin, 08 Desember 2025 | 19:17 WIB

Tinjau Lumajang, DPR RI Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana Semeru

Tinjau Lumajang, DPR RI Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana Semeru

DPR | Kamis, 27 November 2025 | 14:29 WIB

Terkini

Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!

Biaya Haji 2027 Naik Rp20 Juta, DPR Tolak Subsidi APBN: Bermasalah Secara Syariat!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34 WIB

Ribuan Dapur MBG 3T Mangkrak 8 Bulan, Pengelola Klaim Rugi Belasan Triliun

Ribuan Dapur MBG 3T Mangkrak 8 Bulan, Pengelola Klaim Rugi Belasan Triliun

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:31 WIB

Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno

Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:27 WIB

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:21 WIB

Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku

Viral Pencurian Pagar Besi Kampung Melayu, Polisi Ringkus Satu Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:19 WIB

Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi

Dugaan Tambang Ugal-ugalan di Desa Rantau Bakula, Walhi Beri Waktu Satu Bulan untuk Solusi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:12 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan

Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Tak Akan Berakhir Tanpa Bukti Fisik di Persidangan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:08 WIB

25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga

25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:04 WIB

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:48 WIB

×