Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga

Bangun Santoso | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 14:00 WIB
Markas Scam Internasional Terbongkar di Sleman: Pakai Izin dari Jabar, Ngontrak di Rumah Warga
Sebuah rumah kontrakan mewah di Jalan Gito Gati, Padukuhan Penen, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang beroperasi nonstop selama 24 jam akhirnya digerebek polisi. (Suara.com/Hiskia)
  • Polisi menggerebek rumah kontrakan di Sleman yang diduga menjadi markas sindikat penipuan online internasional beroperasi 24 jam.
  • Rumah tersebut terbukti hanya memiliki izin usaha dari Jawa Barat, bukan dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta setempat.
  • Puluhan laptop dan ponsel disita, dengan sekitar lima puluh hingga enam puluh orang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Suara.com - Sebuah rumah kontrakan mewah di Jalan Gito Gati, Padukuhan Penen, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang beroperasi nonstop selama 24 jam akhirnya digerebek polisi. Lokasi tersebut diduga kuat menjadi markas operasional sindikat penipuan online atau scam berskala internasional.

Fakta mengejutkan terungkap, selain aktivitasnya yang telah lama membuat warga resah, kantor misterius ini ternyata hanya mengantongi izin usaha yang diterbitkan dari luar daerah, yakni Jawa Barat. Penggerebekan ini membongkar praktik terselubung yang sudah berbulan-bulan menjadi target operasi kepolisian.

Ketua RW 33 setempat, Wahyu Agung Purnomo, yang diminta menjadi saksi oleh aparat, membeberkan kondisi di dalam markas tersebut. Menurutnya, rumah itu baru disewa sekitar satu tahun terakhir dan langsung menunjukkan aktivitas yang tidak biasa.

"Kurang lebih setahun yang lalu, belum lama. Dulu itu memang rumah dikontrakkan," kata Wahyu kepada awak media, Selasa (6/1/2026).

Kejanggalan pertama yang terungkap adalah soal legalitas. Saat pengurus lingkungan mencoba mengonfirmasi perizinan, pihak pengelola menunjukkan dokumen yang bukan berasal dari Sleman atau DIY, melainkan dari Jawa Barat. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan yang sudah ada.

"Izinnya juga tidak di Sleman tapi di daerah Jawa Barat," katanya.

Saat proses penggerebekan berlangsung, Wahyu menyaksikan sendiri bagaimana setiap sudut rumah, baik di lantai satu maupun lantai dua, disulap menjadi ruang kerja yang dipenuhi perangkat digital. Puluhan laptop dan ponsel pintar menjadi bukti utama skala operasi sindikat ini.

"Barang bukti berupa beberapa HP dan laptop banyak sekali karena itu ada di lantai bawah dan lantai atas. Setiap kamar itu ada barang buktinya masing-masing di atas meja," tuturnya.

Pihak kepolisian, menurut Wahyu, mengakui bahwa lokasi ini bukanlah target baru. Sindikat ini telah berada di bawah radar pengawasan aparat selama berbulan-bulan sebelum akhirnya dilakukan tindakan tegas.

"Kasusnya memang sudah diamati berbulan-bulan," imbuhnya.

Operasional markas ini berjalan layaknya pabrik yang tak pernah tidur. Puluhan karyawan bekerja dalam sistem tiga shift untuk memastikan kegiatan penipuan berjalan selama 24 jam penuh. Diperkirakan ada puluhan orang yang diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kalau kemarin itu info dari kepolisian memang yang mau dimintai keterangan kurang lebih sekitar 50 sampai 60 orang," terangnya.

Sebelum digerebek, warga sekitar sebenarnya sudah lama menaruh curiga. Keluhan utama datang dari banyaknya sepeda motor yang terparkir sembarangan hingga memakan marka jalan, menandakan jumlah "karyawan" yang tidak wajar untuk sebuah kantor biasa.

Keluhan ini bahkan sudah disampaikan secara berjenjang mulai dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan, dan sempat ditindaklanjuti oleh Satpol PP, namun aktivitas mencurigakan itu tak kunjung berhenti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

Markas Scam Jaringan Internasional di Sleman Digerebek, Karyawan hingga Kendaraan Diangkut Polisi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:26 WIB

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

Markas Besar Sindikat Penipuan Online Internasional Digerebek Polisi di Sleman, Begini Lokasinya!

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif

News | Senin, 05 Januari 2026 | 15:49 WIB

Harga Tiket dan Lokasi On The Rock Jogja, Destinasi Viral Mirip Pantai Pandawa Bali

Harga Tiket dan Lokasi On The Rock Jogja, Destinasi Viral Mirip Pantai Pandawa Bali

Your Say | Senin, 05 Januari 2026 | 11:26 WIB

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Bola | Senin, 05 Januari 2026 | 08:25 WIB

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Marak Penipuan Investasi Bodong di Telegram, Ini Modusnya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 12:26 WIB

Pelatih PSIM Yogyakarta Tak Risau 3 Pemain Kunci Absen Jelang Lawan Semen Padang

Pelatih PSIM Yogyakarta Tak Risau 3 Pemain Kunci Absen Jelang Lawan Semen Padang

Bola | Minggu, 04 Januari 2026 | 07:36 WIB

Terkini

Pemerintah Godok Skema untuk Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik

Pemerintah Godok Skema untuk Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:24 WIB

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

AS - Israel Khianati Perjanjian dengan Bom Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:10 WIB

Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS

Gedung Putih: Proposal Iran Awalnya Dibuang ke Tempat Sampah oleh AS

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:02 WIB

Emisi Karbon Terus Naik, Bisakah CO2 Diubah Jadi Produk Berguna?

Emisi Karbon Terus Naik, Bisakah CO2 Diubah Jadi Produk Berguna?

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:55 WIB

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:25 WIB

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:08 WIB

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:56 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB