6 Fakta Banjir Bandang Dahsyat yang Menerjang Sitaro di Awal 2026

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 06 Januari 2026 | 18:12 WIB
6 Fakta Banjir Bandang Dahsyat yang Menerjang Sitaro di Awal 2026
Polisi menggunakan anjing pelacak mencari korban hilang akibat banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Sitaro, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Stenly Gaghunting
baca 10 detik
  • Banjir bandang terjadi di Kabupaten Sitaro pada Senin (5/1/2026) dini hari akibat hujan intensitas sangat tinggi selama lima jam.
  • Data per Selasa (6/1/2026) mencatat 14 korban meninggal, 18 luka-luka, dan 4 orang masih hilang pasca bencana.
  • Empat kecamatan terdampak parah, menyebabkan 21 rumah hanyut dan memaksa 444 warga mengungsi sementara.

Suara.com - Awal tahun 2026 disambut duka mendalam di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Banjir bandang dahsyat menerjang pemukiman warga pada Senin (5/1/2026) dini hari setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Hingga kini tim SAR gabungan masih terus berpacu dengan waktu untuk mencari korban yang hilang di tengah material lumpur dan bebatuan.

Berdasarkan data yang didapatkan dari BNPB, BPBD dan laporan lapangan, berikut adalah 5 fakta terkait bencana banjir bandang di Siau:

1. Dipicu Hujan Ekstrem

Bencana ini bermula dari hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur Pulau Siau sejak Senin (5/1/2026) pukul 02.00 WITA.

Hujan deras yang berlangsung selama lebih dari lima jam tersebut menyebabkan air sungai meluap drastis, membawa material tanah, batu besar, dan batang pohon dari perbukitan langsung menuju pemukiman warga di dataran rendah.

2. Jumlah Korban Jiwa Terus Bertambah

Dari data yang dihimpun, hingga Selasa (6/1/2026) jumlah korban terus bertambah sedikitnya 14 korban meninggal dunia.

baca juga

Selain korban tewas, tercatat sekitar 18 orang mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan medis.

Sementara itu, 4 orang lainnya dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian oleh tim Basarnas.

3. 4 Kecamatan Terdampak Parah

Dampak dari bencana banjir bandang ini meluas hingga ke empat kecamatan di pulau Siau, diantaranya: Kecamatan Siau Timur, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kecamatan Siau Barat, Kecamatan Siau Barat Selatan.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, korban meninggal tersebar di empat kampung, yaitu Bahu, Peling, Laghaeng, dan Batusenggo. Sedangkan korban hilang berasal dari Bahu dan Laghaeng.

4. Kerusakan Rumah dan Fasilitas Umum

Tercatat ada 21 unit rumah yang hanyut atau hilang akibat banjir bandang tersebut. Tak hanya rumah, fasilitas umum ikut mengalami kerusakan.

Akses jalan utama di beberapa titik juga lumpuh total akibat tumpukan material tanah, batu, dan kayu.

5. Ratusan Warga Mengungsi di Titik-Titik Aman

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 444 jiwa atau sekitar 143 Kepala Keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Para pengungsi kini tersebar di beberapa titik evakuasi utama, seperti Gedung GMIST Bethbara dan tempat yang sudah disediakan lainnya.

Pemerintah setempat juga menyediakan kebutuhan dasar seperti, perlengkapan tidur, pakaian anak, serta makanan siap saji.

6. Penetapan Status Tanggap Darurat

Merespon skala bencana yang masif, Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangi resmi menetapkan status tanggap darurat bencana Hidrometeorologi melalui surat keputusan nomor 1 tahun 2026.

Status ini berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 5 Januari hingga 18 Januari 2026, untuk mempercepat mobilisasi bantuan logistik dan pengerahan alat berat ke lokasi bencana.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Marak, Ancaman Banjir Bandang Datang

Tambang Emas Ilegal di Pohuwato Marak, Ancaman Banjir Bandang Datang

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:04 WIB

Banjir Bandang Susulan, Bangunan TPA di Padang Pariaman Ambruk ke Sungai

Banjir Bandang Susulan, Bangunan TPA di Padang Pariaman Ambruk ke Sungai

Foto | Senin, 05 Januari 2026 | 08:30 WIB

Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman

Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:09 WIB

Pulihnya Akses Penghubung, Hidupkan Harapan Aceh dan Sumatra

Pulihnya Akses Penghubung, Hidupkan Harapan Aceh dan Sumatra

Your Say | Minggu, 04 Januari 2026 | 14:55 WIB

Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT

Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 23:51 WIB

Terkini

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:07 WIB

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:35 WIB

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:04 WIB

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:58 WIB

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:51 WIB

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:44 WIB

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:36 WIB

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:30 WIB

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:26 WIB

×