MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:26 WIB
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
Pelaksanaan Program MBG di sekolah (bgn.go.id)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo klaim program MBG berhasil, JPPI sebut berhasil merusak pendidikan.
  • Program ini dinilai mengorbankan anggaran pendidikan untuk perbaikan sekolah dan guru.
  • Guru dibebani tugas non-akademik, sementara jutaan anak masih putus sekolah.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dijalankan secara serentak untuk tahun anggaran 2026. Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengklaim program tersebut telah berhasil hampir sepenuhnya.

Dalam pidatonya saat retret bersama para pejabat negara, Prabowo menyebut Program MBG telah mencapai tingkat keberhasilan 99,99 persen.

Namun, klaim tersebut mendapat kritikan dari Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji. Menurutnya, angka keberhasilan itu justru menunjukkan persoalan serius dalam arah kebijakan pendidikan nasional.

“Iya, memang berhasil, tapi berhasil merusak pendidikan. Merusak arah kebijakan, merusak prioritas anggaran pendidikan, dan merusak masa depan anak-anak,” kata Ubaid dalam pernyataannya, Jumat (9/1/2026).

Ubaid menegaskan, persoalan MBG bukan terletak pada niat memberi makan anak sekolah. Ia menyebut masalah muncul karena program tersebut dijalankan dengan mengorbankan anggaran pendidikan dan mutu penyelenggaraan sekolah.

“Tahun 2026 ini, MBG akan dibiayai Rp1,2 triliun per hari. Ironisnya, 69 persen dananya hasil jarah anggaran pendidikan,” ujar Ubaid.

Menurut JPPI, skema pembiayaan tersebut berisiko menggeser prioritas pendidikan yang lebih mendesak, seperti perbaikan mutu guru, infrastruktur sekolah, dan akses pendidikan yang adil.

JPPI mencatat, MBG justru berpotensi memperlebar ketimpangan mutu pendidikan. Ubaid menyebut, persoalan utama pendidikan Indonesia bukan soal ketiadaan makanan, melainkan akses sekolah yang belum berkeadilan, ketimpangan mutu pendidikan, serta kesejahteraan guru.

Berdasarkan data Kemendikbudristek 2024, hanya 6,2 persen guru PAUD yang telah tersertifikasi. Sementara di jenjang SD dan SMP, jumlah guru bersertifikat baru berkisar 34–40 persen. 

baca juga

Pada saat yang sama, sebanyak 63–71 persen ruang kelas SD di berbagai daerah tercatat dalam kondisi rusak, dan situasi ini dinilai tidak jauh berubah hingga 2025.

“Memberi makan anak di ruang kelas yang rusak dan dengan pendampingan guru yang tidak didukung kualitas dan kesejahteraan, ini pasti memperburuk mutu pendidikan kita. Hari ini kita sedang terpuruk di jajaran yang terburuk di Asia Tenggara,” ujar Ubaid.

Prestasi Akademik Menurun

JPPI juga menyoroti capaian akademik siswa yang dinilai tidak menunjukkan perbaikan seiring pelaksanaan MBG. Perbandingan hasil Ujian Nasional (UN) 2019 dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 justru menunjukkan penurunan signifikan pada mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Menurut Ubaid, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan pendidikan nasional bukan semata soal pemenuhan gizi, melainkan lemahnya sistem pembelajaran.

“Negara memberi makan tubuh siswa, tetapi membiarkan otak mereka tumbuh dalam sistem pembelajaran yang rapuh,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara

Foto | Jum'at, 09 Januari 2026 | 06:30 WIB

Prabowo Mau Jadi Diktator? Ini Beda Pemimpin Kuat, Otoriter dan Diktator Sejati

Prabowo Mau Jadi Diktator? Ini Beda Pemimpin Kuat, Otoriter dan Diktator Sejati

Liks | Kamis, 08 Januari 2026 | 20:33 WIB

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Mewah, SPPG Nganjuk Hadirkan MBG dengan Menu Kuliner Nusantara

Foto | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:11 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×