Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:48 WIB
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pidato politiknya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). (Tim Media PDIP)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PDIP, Megawati, menginstruksikan kader menjadi "Pandu Ibu Pertiwi" saat HUT ke-53 di Jakarta, 10 Januari 2026.
  • Kader dituntut menjaga keseimbangan ekologi dan menolak keras kebijakan politik yang merusak alam demi kepentingan sesaat.
  • Loyalitas kader harus berorientasi pada keselamatan rakyat dan bumi, karena sejarah akan menilai posisi saat kebenaran diuji.

Suara.com - Dalam momentum peringatan HUT ke-53, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memberikan instruksi ideologis yang sangat tegas kepada seluruh kader partai di Indonesia.

Megawati memerintahkan transformasi peran kader untuk menjadi “Pandu Ibu Pertiwi” yang bertugas menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian ekologi.

Ia menekankan bahwa identitas sebagai kader bukan sekadar mengenakan atribut partai. Ia menuntut adanya tanggung jawab sejarah dalam setiap langkah politik yang diambil oleh para anggotanya.

“Kader PDI Perjuangan harus menjadi Pandu Ibu Pertiwi. Pandu adalah penunjuk jalan. Pandu adalah penjaga arah,” tegas Megawati saat berbicara pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seorang kader harus memiliki jiwa kepemimpinan yang melayani, yakni sosok yang “berjalan paling depan saat jalan gelap, dan paling belakang saat rakyat harus dilindungi”.

Instruksi ini dibarengi dengan peringatan keras mengenai etika dan moralitas dalam berpolitik. Megawati melarang keras kader partai menjadi bagian dari sistem yang merusak alam demi kepentingan sesaat.

Ia menekankan bahwa loyalitas kader harus ditujukan pada keselamatan bumi dan rakyat.

“Kader tidak boleh menjadi bagian dari kerusakan alam dan penderitaan rakyat,” ucapnya.

Menurutnya, tugas sebagai pandu memiliki dimensi yang luas, mencakup keberanian untuk bersikap terhadap kebijakan yang eksploitatif.

baca juga

“Menjadi Pandu Ibu Pertiwi berarti menjaga keseimbangan antara manusia dan alam, antara kekuasaan dan moral, antara pembangunan dan keadilan. Berani mengatakan tidak pada kebijakan yang merusak bumi. Berani melawan keserakahan yang mengorbankan rakyat,” tegasnya.

Guna memperkuat basis ideologis tersebut, Megawati mengaitkan instruksi ini dengan nilai-nilai kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dari Bali dan Memayu Hayuning Bawana dari Jawa.

Ia menekankan bahwa politik harus kembali menjadi alat pengabdian yang menghormati bumi sebagai satu ekosistem kehidupan.

Lebih lanjut, Megawati memberikan pesan menyentuh sekaligus provokatif bagi nurani para kadernya untuk selalu berdiri di atas jalan kebenaran.

“Anak-anakku, jangan pernah takut pada kebenaran. Kebenaran adalah api yang menyucikan,” pesan Megawati.

Ia mengingatkan bahwa pada akhirnya, sejarah yang akan menghakimi setiap tindakan politik mereka.

“Sejarah tidak akan bertanya berapa jabatan yang pernah kalian duduki. Sejarah akan bertanya: di pihak siapa kalian berdiri ketika kebenaran diuji?” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra

Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:44 WIB

Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan

Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:39 WIB

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:22 WIB

Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani

Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:51 WIB

Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra

Megawati Tantang Militansi Kader: Buktikan Kalian Orang PDIP, Bantu Saudara Kita di Sumatra

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:15 WIB

PDIP Kenalkan Maskot Banteng Barata, Prananda Prabowo: Melambangkan Kekuatan Rakyat

PDIP Kenalkan Maskot Banteng Barata, Prananda Prabowo: Melambangkan Kekuatan Rakyat

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:56 WIB

Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas

Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:40 WIB

Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol

Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:54 WIB

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:42 WIB

Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!

Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:32 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×