Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat

Bella

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03 WIB
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
Bivitri Susanti (Instagram/@bivitrisusanti)
baca 10 detik
  • Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti tegaskan Pilkada langsung penting menjaga akuntabilitas pemimpin kepada warga negara.
  • Pengembalian Pilkada ke DPRD dikhawatirkan memutus kepentingan pemimpin terhadap rakyat, fokus pada elite politik.
  • Bambang Widjojanto menambahkan sistem tidak langsung menciptakan jarak demokrasi rentan manipulasi kedaulatan rakyat.

Suara.com - Akademisi sekaligus pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, menegaskan bahwa sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung merupakan instrumen krusial untuk menjaga akuntabilitas pemimpin terhadap warga.

Ia memperingatkan bahwa mengembalikan Pilkada ke sistem tidak langsung melalui DPRD berisiko memutus hubungan kepentingan antara kepala daerah dan rakyatnya.

Menanggapi opini publik yang kerap mempersoalkan biaya mahal dan potensi korupsi dalam Pilkada langsung, Bivitri menilai esensi politik adalah pengelolaan kepentingan. Jika seorang kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka loyalitas dan kepentingannya akan lebih tertuju pada elite politik.

“Bayangkan seorang kepala daerah, dia akan punya kepentingan hanya terhadap DPRD yang memilihnya, dia tidak punya lagi kepentingan terhadap warga,” ujar Bivitri dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto, Senin (12/1/2026).

Bivitri mencontohkan dampak nyata dari hilangnya keterikatan pemimpin dengan warga dalam urusan pelayanan publik.

Salah satunya, ia menyoroti masalah klasik seperti penanganan sampah yang buruk, seperti yang pernah terjadi di Tangerang Selatan.

Menurutnya, jika kepala daerah tidak dipilih langsung oleh rakyat, keluhan warga terkait bau sampah hingga persoalan sosial lainnya tidak akan dianggap sebagai prioritas politik.

“Mungkin dia merasa ya buat sekadar show off sekali-kali, tapi dia enggak punya kepentingan bagi dia. ‘Itu urusan Anda sendiri, saya tidak punya kepentingan dengan Anda. Kepentingan saya ini nih yang akan milih saya (DPRD),’” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Bambang Widjojanto selaku host dalam podcast tersebut menyoroti adanya jarak demokrasi jika Pilkada dilakukan melalui mekanisme perwakilan.

baca juga

Ia menilai sistem tidak langsung rentan terhadap manipulasi dan pembelokan kedaulatan yang seharusnya dimiliki oleh rakyat sebagai pemegang kekuasaan sejati.

Menurutnya, ada jarak demokrasi yang menyebabkan rakyat sebagai pemilik kedaulatan diwakili. Hal ini dapat memicu manipulasi dan pembelokan, sehingga akuntabilitas pertanggungjawaban kepala daerah tidak lagi langsung kepada konstituennya.

Terkait hal tersebut, Bivitri menekankan bahwa demokrasi pada akhirnya adalah soal akuntabilitas kepada demos (rakyat).

“Demokrasi itu soal akuntabilitas. Akuntabilitas ke demosnya ini bagaimana kalau misalnya ternyata demosnya bahkan enggak punya urusan langsung dengan si kepala daerah itu?” pungkas Bivitri.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Hukum Lewat Komedi: Mengapa Mens Rea Lebih Kena dibanding Seminar?

Belajar Hukum Lewat Komedi: Mengapa Mens Rea Lebih Kena dibanding Seminar?

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 11:14 WIB

Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?

Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?

News | Minggu, 11 Januari 2026 | 13:47 WIB

PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya

PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 23:34 WIB

Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara

Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 23:29 WIB

Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi

Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 23:10 WIB

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:42 WIB

Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!

Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!

News | Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:32 WIB

Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos

Pidato Presiden: Soroti Keberhasilan Pangan dan Sikap Elite Politik di Medsos

Video | Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:00 WIB

Peta Dukungan Pilkada Lewat DPRD di Senayan, Siapa Ingin Ganti Suara Rakyat?

Peta Dukungan Pilkada Lewat DPRD di Senayan, Siapa Ingin Ganti Suara Rakyat?

Liks | Jum'at, 09 Januari 2026 | 22:46 WIB

Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional

Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional

News | Jum'at, 09 Januari 2026 | 19:38 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:30 WIB

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:28 WIB

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:27 WIB

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:22 WIB

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:21 WIB

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:13 WIB

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Moisturizer Sariayu Mawar untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:10 WIB

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Keraton Surakarta Bersolek, 11 Kawasan Bersejarah Dipugar Mulai Agustus

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:08 WIB

×