Pilkada Lewat DPRD, Lemhannas Sudah Serahkan Kajian Rahasia ke Prabowo

Bangun Santoso

Selasa, 13 Januari 2026 | 14:51 WIB
Pilkada Lewat DPRD, Lemhannas Sudah Serahkan Kajian Rahasia ke Prabowo
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily saat jumpa pers di gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026) ANTARA/Walda Marison.
baca 10 detik
  • Lemhannas menyerahkan kajian rahasia mengenai Pilkada kepada Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (13/1/2026).
  • Kajian tersebut bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem Pilkada langsung yang sudah berjalan selama hampir dua dekade.
  • Dasar kajian adalah perlunya perbaikan sistem demi menghasilkan kepala daerah berkualitas dan efektif melayani publik.

Suara.com - Wacana untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kini memasuki babak baru yang lebih serius.

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) secara resmi mengonfirmasi telah menyerahkan sebuah kajian komprehensif terkait isu ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Langkah strategis dari lembaga think tank pemerintah ini sontak menjadi sinyal kuat bahwa evaluasi terhadap sistem Pilkada langsung yang telah berjalan selama belasan tahun kini menjadi prioritas di tingkat tertinggi pemerintahan.

Namun, isi dari kajian tersebut masih menjadi misteri yang rapat tertutup.

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa dokumen tersebut bersifat rahasia dan merupakan masukan strategis yang ditujukan khusus untuk Presiden.

"Kajian itu sesuai dengan tupoksinya, telah kami serahkan ke Bapak Presiden. dan itu sifatnya rahasia, kami tidak bisa ungkapkan terkait kajian tersebut," kata Ace Hasan Syadzily saat konferensi pers di gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Meskipun enggan membeberkan detail rekomendasi yang diberikan kepada Presiden Prabowo, Ace memberikan gambaran besar mengenai landasan pemikiran di balik kajian tersebut.

Menurutnya, sudah saatnya Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem Pilkada langsung yang telah diimplementasikan selama hampir dua dekade.

Evaluasi ini, kata Ace, menjadi sebuah keniscayaan untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan dampak yang dihasilkan dari sistem pemilihan yang menyedot anggaran besar dan kerap menimbulkan polarisasi sosial di tingkat lokal.

baca juga

"Sudah hampir berlangsung 15 tahun kita melakukan pilkada secara langsung, rasanya memang perlu untuk dilakukan perbaikan dari aspek, prosedur, sistem maupun nanti hasilnya sehingga nanti kita bisa menghasilkan kepala daerah yang baik," jelas Ace sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Hasil dari evaluasi mendalam inilah yang akan menjadi penentu, apakah sistem pemilihan langsung oleh rakyat layak dipertahankan dengan perbaikan, atau justru kembali ke mekanisme pemilihan melalui DPRD adalah opsi yang lebih rasional.

Lebih jauh, Ace Hasan menepis kekhawatiran bahwa kembalinya Pilkada ke DPRD akan mencederai atau bahkan membunuh demokrasi.

Ia berpandangan bahwa esensi demokrasi adalah menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas dan mampu melayani publik dengan baik. Jika perubahan sistem dapat mencapai tujuan tersebut, maka nilai demokrasinya tidak akan tergerus.

"Evaluasi ini dilakukan upaya kualitas kepemimpinan termasuk di antaranya kepala daerah, itu betul betul bisa dihasilkan dari proses demokrasi yang baik," jelas Ace.

Wacana ini sendiri bukanlah hal baru, namun dengan adanya kajian resmi dari Lemhannas yang kini berada di meja Presiden Prabowo, perdebatan publik diprediksi akan kembali memanas.

Di satu sisi, pendukung Pilkada via DPRD kerap menyoroti penghematan anggaran negara yang fantastis dan potensi meredam konflik horizontal di masyarakat.

Di sisi lain, penentangnya khawatir akan hilangnya kedaulatan rakyat dan kembalinya praktik politik transaksional di kalangan elite partai politik di DPRD, yang berisiko menjauhkan pemimpin dari pemilihnya. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah untuk menindaklanjuti kajian rahasia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen

Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Mulai Lobi Fraksi Lain di Parlemen

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:40 WIB

Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sikap PDIP Dinilai Tak akan Banyak Mengubah Arah

Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Sikap PDIP Dinilai Tak akan Banyak Mengubah Arah

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:24 WIB

Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada

Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:58 WIB

Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen

Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:11 WIB

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi

News | Senin, 12 Januari 2026 | 20:57 WIB

Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!

Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!

News | Senin, 12 Januari 2026 | 19:33 WIB

Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting

Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting

News | Senin, 12 Januari 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:58 WIB

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:38 WIB

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19 WIB

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:11 WIB

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang

Jogja | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:59 WIB

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

×