Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 13 Januari 2026 | 07:11 WIB
Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, PDIP Intens Lobi Partai Lain di Parlemen
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut partainya tolak wacana Pilkada lewat DPRD. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • PDIP menolak Pilkada melalui DPRD dan intensif berkomunikasi dengan fraksi lain di DPR RI.
  • Sikap penolakan ini merupakan amanat resmi dari keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP.
  • PDIP meyakini kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin adalah nilai substansial demokrasi.

Suara.com - PDIP secara tegas menolak wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah gencar membangun komunikasi intensif dengan pimpinan fraksi-fraksi partai politik lain di DPR RI guna memastikan Pilkada tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.

Ia menjelaskan bahwa sikap PDIP ini merupakan amanat resmi dari hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai. 

Menurutnya, meskipun wacana Pilkada lewat DPRD mulai bergulir, PDIP percaya bahwa kedaulatan rakyat adalah hal yang paling substansial dalam demokrasi.

"Kami intens berdialog dengan pimpinan-pimpinan fraksi, dengan partai politik. Karena pada dasarnya kan semua gagasan itu untuk Indonesia, untuk rakyat," ujar Hasto dalam konferensi persnya usai Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2025) malam.

Hasto menepis anggapan bahwa PDIP berjuang sendirian dalam mempertahankan mekanisme Pilkada langsung. 

Ia menegaskan bahwa komunikasi lintas fraksi terus berjalan untuk mencari kesamaan pandangan terkait fungsi-fungsi penyeimbang di parlemen.

"Sangat tidak benar kalau dikatakan kami sendirian, karena kami terus membangun komunikasi. Kami memberikan penjelasan tentang fungsi-fungsi penyeimbang. Di dalam demokrasi yang sehat, penyeimbang itu ada dialog, ada data, dan ada argumen," jelasnya.

Melalui komunikasi tersebut, PDIP berupaya menyampaikan hasil-hasil Rakernas kepada fraksi-fraksi lain dan sesama kader partai politik di DPR. 

Tujuannya adalah mencapai satu kesepahaman bahwa proses demokrasi tidak boleh mundur dengan meniadakan hak pilih rakyat.

baca juga

"Kami mengkomunikasikan hasil Rakernas ini dengan fraksi-fraksi, dengan sesama kader partai lain, sehingga akan tercapai suatu kesepahaman. Kami meyakini, pada dasarnya semua ingin menjaga bahwa rakyatlah yang berdaulat," tegas Hasto.

Bagi PDIP, kata Hasto, membiarkan rakyat memilih pemimpinnya secara langsung adalah bentuk nyata dari penghormatan terhadap kedaulatan rakyat sesuai nilai-nilai demokrasi.

"Itu makna yang sangat substansial dari demokrasi. Itulah yang kami komunikasikan agar semua pihak memiliki semangat yang sama dalam menjaga hak rakyat di Pilkada mendatang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal

Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal

News | Senin, 12 Januari 2026 | 21:49 WIB

Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi

News | Senin, 12 Januari 2026 | 21:16 WIB

Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi

Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi

News | Senin, 12 Januari 2026 | 21:09 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×