Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:43 WIB
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memaparkan laporan komprehensif mengenai dampak kerusakan sektor pertanian akibat bencana banjir di wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (Tangkapan layar)
baca 10 detik
  • Mentan Amran Sulaiman melaporkan kerusakan pertanian di Sumatera akibat banjir pada rapat bersama Komisi IV DPR RI.
  • Banjir menyebabkan gagal panen 44,6 ribu hektare padi/jagung, 29,3 ribu hektare perkebunan, dan kematian 820.000 ternak.
  • Kementan siap alokasikan Rp1,49 triliun dan mengusulkan tambahan Rp5,1 triliun untuk pemulihan sektor pertanian terdampak.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memaparkan laporan komprehensif mengenai dampak kerusakan sektor pertanian akibat bencana banjir di wilayah Sumatra (Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat).

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Amran mengungkapkan bahwa kerusakan lahan pertanian sangat masif, dengan puluhan ribu hektare lahan padi dan jagung mengalami gagal panen atau puso.

"Secara ringkas kami laporkan dampak bencana di Sumatra terhadap sektor pertanian dan upaya pemulihan akan dilakukan sebagai berikut: Pertama, berdasarkan data per tanggal 13 Januari 2026, sawah yang terdampak bencana di ketiga provinsi mencapai 107,4 ribu hektare yang terdiri atas sawah rusak ringan 56,1 ribu hektare, rusak sedang 22,2 ribu hektare, dan rusak berat 29,1 ribu hektare. Dari lahan sawah yang terdampak tersebut, luas areal tanaman padi dan jagung yang mengalami gagal panen mencapai 44,6 ribu hektare,” kata Amran.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada lahan pangan, tetapi juga menyentuh sektor perkebunan, hortikultura, hingga peternakan dengan angka kematian ternak yang mencapai ratusan ribu ekor.

“Pada lahan perkebunan, luas areal terdampak pada tanaman kopi, kakao, kelapa dalam, dan lain-lain di luar lahan sawit mencapai 29,3 ribu hektare. Lahan hortikultura yang terdampak untuk tanaman sayuran, buah, dan tanaman obat mencapai 1.800 hektare, sedangkan jumlah ternak mati dan hilang untuk jenis ternak sapi, kerbau, kambing, domba, dan unggas mencapai lebih dari 820.000 ekor,” tambahnya.

Selain kehilangan komoditas, banjir juga menghancurkan berbagai infrastruktur penunjang pertanian, termasuk alat mesin pertanian (alsintan), jalan produksi, hingga jaringan irigasi. Mentan mencatat 2.300 unit alsintan hilang dan 152 kilometer jaringan irigasi mengalami kerusakan.

Guna menangani dampak tersebut, Kementerian Pertanian menyiapkan skema pemulihan melalui dana APBN 2026 yang sudah tersedia maupun usulan anggaran tambahan.

"Kementan berupaya untuk membantu memulihkan sektor pertanian tiga provinsi terdampak pascabencana yang terjadi, baik dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia di tahun 2026 maupun dengan mengusulkan anggaran tambahan apabila memungkinkan. Alokasi anggaran APBN Kementan 2026 yang siap digulirkan untuk pemulihan pascabencana mencapai Rp1,49 triliun,” kata Amran.

baca juga

Namun, Amran menegaskan bahwa dana Rp1,49 triliun tersebut belum mencukupi untuk pemulihan total, terutama karena agenda swasembada pangan nasional harus tetap berjalan. Ia pun secara resmi mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun kepada Komisi IV DPR RI.

"Selain dengan mengoptimalkan alokasi anggaran yang tersedia saat ini, kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan sebesar Rp5,1 triliun. Perhitungan tersebut berasal dari kebutuhan pemulihan di sektor pertanian di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang perlu dilakukan secara komprehensif dan meliputi seluruh lokasi pertanian terdampak. Untuk itu, diperlukan dukungan tambahan anggaran di luar kapasitas yang ada saat ini, mengingat program-program prioritas lainnya dalam rangka mencapai dan menjaga swasembada pangan berkelanjutan harus tetap berjalan,” jelasnya.

Amran merinci, usulan Rp5,1 triliun tersebut akan difokuskan untuk rehabilitasi sawah (Rp3,4 triliun), kawasan perkebunan (Rp456,4 miliar), pakan ternak (Rp262,8 miliar), hingga perbaikan sarana dan prasarana lainnya.

“Untuk itu, pada kesempatan ini kami mohon dukungan dari pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI untuk mendukung adanya alokasi tambahan anggaran,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera

Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:36 WIB

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31 WIB

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

KKP Kerahkan 1.142 Taruna ke AcehSumatra, Fokus Bersihkan Lumpur Pascabencana

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09 WIB

KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra

KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:06 WIB

5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan

5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan

Otomotif | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:30 WIB

Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir

Belajar dari Peristiwa Cilincing, DPRD DKI Imbau Warga Mandiri Matikan Sakelar Listrik Saat Banjir

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:24 WIB

Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang

Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:57 WIB

Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik

Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:16 WIB

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 07:58 WIB

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:38 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×