BMKG Gandeng Teknologi AI untuk Prediksi Hujan, Akurasi Diklaim Makin Tinggi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 19 Januari 2026 | 11:43 WIB
BMKG Gandeng Teknologi AI untuk Prediksi Hujan, Akurasi Diklaim Makin Tinggi
Ilustrasi prakiraan cuaca. [Suara.com/ANTARA/HO-BMKG NTB]
baca 10 detik
  • BMKG menggunakan pemodelan kecerdasan buatan melalui kerja sama dengan Tomorrow Indonesia untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca jangka pendek.
  • Sistem AI terintegrasi menggabungkan data radar BMKG dan satelit global menghasilkan prediksi curah hujan lebih rinci dari model standar.
  • Meskipun menggunakan mitra teknologi, BMKG menegaskan tetap memegang otoritas penuh atas tata kelola data dan penyampaian informasi publik.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai mengandalkan pemodelan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan akurasi prakiraan cuaca jangka pendek atau nowcasting, khususnya prediksi hujan hingga tiga jam ke depan. 

Langkah ini ditempuh melalui kerja sama dengan PT Environmental Intelligence Indonesia (Tomorrow Indonesia), perusahaan teknologi cuaca berbasis data dan AI.

Kerja sama tersebut didasarkan pada hasil studi kelayakan (feasibility study/FS) yang menyebutkan bahwa modernisasi layanan meteorologi dengan dukungan AI mampu meningkatkan akurasi prediksi hujan secara signifikan, terutama di wilayah dengan dinamika cuaca tinggi seperti Jakarta dan Jawa Barat.

Presiden Direktur PT Environmental Intelligence Indonesia, Muhamad Fitriansyah, mengatakan sistem Unified Precipitation (UP) yang dikembangkan perusahaannya menggabungkan data radar BMKG dengan satelit cuaca global. 

Integrasi itu menghasilkan resolusi spasial hingga 0,5 kilometer, jauh lebih rinci dibanding model prediksi cuaca numerik (Numerical Weather Prediction/NWP) yang selama ini digunakan.

“Sistem ini mampu meningkatkan performa prediksi presipitasi atau curah hujan dibanding model NWP standar untuk periode tiga jam ke depan,” kata Fitriansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Menurut Fitriansyah, pembaruan data yang lebih sering membuat respons terhadap potensi cuaca ekstrem bisa dilakukan lebih cepat. Klaim tersebut menjadi penting di tengah meningkatnya kejadian hujan ekstrem yang kerap memicu banjir mendadak di wilayah perkotaan padat.

Namun, masuknya perusahaan swasta dalam ekosistem layanan cuaca nasional juga menimbulkan pertanyaan soal tata kelola data dan otoritas informasi publik. Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menegaskan BMKG tetap memegang kendali penuh sebagai otoritas nasional.

“BMKG tetap menjadi otoritas nasional dalam tata kelola data, validasi ilmiah, dan penyampaian informasi publik resmi,” ujar Guswanto.

baca juga

Ia memastikan kerja sama dengan Tomorrow Indonesia bersifat non-komersial dan dijalankan secara transparan. Peran Tomorrow Indonesia, kata dia, dibatasi sebagai mitra teknologi dan fasilitator teknis, tanpa kewenangan regulasi maupun otoritas publik.

Guswanto menilai penguatan sistem nowcasting ini bukan sekadar peningkatan teknis, melainkan bagian dari upaya membangun ketahanan nasional terhadap cuaca ekstrem. Ia menyebut sektor-sektor strategis seperti kebencanaan, pertanian, penerbangan, maritim, hingga energi sangat bergantung pada akurasi prakiraan cuaca jangka pendek.

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengungkapkan kolaborasi ini ke depan akan diperluas ke wilayah Sumatra dan Sulawesi, serta diarahkan pada kebutuhan sektoral yang lebih spesifik, seperti perencanaan tanam petani, keselamatan penerbangan, dan pengelolaan jaringan listrik berbasis energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan di Jakarta, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim

Awal Pekan di Jakarta, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Jaksel dan Jaktim

News | Senin, 19 Januari 2026 | 07:26 WIB

MediaTek Ungkap Cara Agentic AI Mempermudah Kehidupan dan Produktivitas

MediaTek Ungkap Cara Agentic AI Mempermudah Kehidupan dan Produktivitas

Tekno | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:41 WIB

Dibalik Pemblokiran Grok: Mengapa Regulasi AI Sangat Penting bagi Keamanan Digital?

Dibalik Pemblokiran Grok: Mengapa Regulasi AI Sangat Penting bagi Keamanan Digital?

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:19 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×