Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Kamis, 22 Januari 2026 | 17:54 WIB
Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan
Tragedi Macet Horor Banjir Jelambar, Pengemudi Mobil Tewas di Dalam Kendaraan. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Pengemudi mobil ditemukan meninggal di Jelambar, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1/2026) akibat diduga kelelahan saat macet.
  • Peristiwa ini dipicu kemacetan parah akibat banjir yang melumpuhkan total lalu lintas di Jalan Prof Dr Latumeten.
  • Anggota DPRD Kevin Wu mengkritik Pemprov DKI karena kegagalan melindungi warga meskipun klaim penanganan banjir sudah membaik.

Suara.com - Seorang pengemudi mobil ditemukan tewas di Jelambar, Jakarta Barat, diduga akibat kelelahan setelah terjebak macet total yang disebabkan oleh banjir

Jakarta kembali berduka di tengah kepungan banjir. Seorang pengemudi mobil ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya setelah terjebak kemacetan parah di Jalan Prof Dr Latumeten, Jelambar, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1/2026).

Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh kelelahan akibat terjebak dalam lalu lintas yang lumpuh total buntut dari banjir yang merendam kawasan tersebut.

Kabar duka ini pertama kali menyebar dan menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh sebuah akun Instagram dengan nama pengguna @ijoeel.

Dalam video singkat yang beredar, tampak sejumlah petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap mobil dan korban.

Suasana tegang dan haru menyelimuti lokasi kejadian, di mana kemacetan panjang menjadi saksi bisu akhir hayat sang pengemudi. Korban yang dievakuasi dari lokasi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.

“Orang meninggal dunia saat macet stuk di Jelambar. Dievakuasi ke RSCM,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya, Kamis (22/1/2026).

Insiden memilukan ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai pihak, salah satunya datang dari Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu.

Ia menyuarakan keprihatinan mendalam dan menyebut insiden ini sebagai bukti kegagalan pemerintah provinsi dalam melindungi warganya saat bencana datang.

baca juga

“Sekali lagi, nyawa seseorang harus terenggut di tengah-tengah banjir yang mengenang Jakarta. Padahal belum lama ini, ada juga korban yang jatuh karena tersengat listrik korsleting ketika terjadi banjir,” kata Kevin, dalam keterangan resminya, Kamis.

Kevin menegaskan bahwa kasus kematian yang berkaitan dengan banjir tidak bisa lagi dianggap sebagai kejadian biasa.

Menurutnya, ini adalah alarm darurat yang menuntut keseriusan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Terjadinya kematian terkait dengan banjir ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. Pemprov DKI harus bisa melindungi nyawa penduduknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kevin Wu secara terbuka mengkritik pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang sebelumnya sempat mengklaim bahwa penanganan banjir di ibu kota sudah membaik dengan genangan yang bisa surut dalam waktu singkat.

Menurut Kevin, klaim tersebut menjadi tidak berarti ketika masih ada nyawa yang melayang.

“Pemprov DKI harus sadar bahwa yang lebih penting daripada kecepatan menyurutkan air dan lain-lain adalah keselamatan nyawa orang,” katanya dengan tegas.

“Jadi, saya pikir Pemprov DKI tidak perlu terlalu bangga dengan kemampuan menangani air kalau ternyata masih ada korban yang berjatuhan juga,” imbuhnya.

Ia pun mendorong agar Pemprov DKI Jakarta lebih responsif dan proaktif dalam mengantisipasi dampak turunan dari banjir, seperti kemacetan total yang bisa membahayakan keselamatan warga. Koordinasi cepat untuk mengurai kemacetan seharusnya menjadi prioritas utama dalam situasi darurat.

“Seperti dalam kasus kematian ini kan terjadi dalam kondisi jalanan yang macet, harusnya Pemprov DKI bisa gercep berkoordinasi dengan pihak-pihak bersangkutan untuk mengurai kemacetan dan membuat jalanan jadi lancar kembali,” jelasnya

Kevin berharap insiden di Jelambar menjadi pelajaran pahit yang terakhir kalinya bagi Jakarta.

“Semoga ini jadi insiden yang terakhir kalinya, tidak boleh terulang ke depannya,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute Imbas Banjir, Cek Daftar Jalur Terdampak

Transjakarta Pangkas Sejumlah Rute Imbas Banjir, Cek Daftar Jalur Terdampak

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:46 WIB

Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur

Jalan DI Panjaitan Cawang Masih Banjir, Macet Mengular Akibat Penyempitan Jalur

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:20 WIB

Banjir Jakarta, Polda Metro Siagakan Anggota di Jalan hingga Permukiman Warga

Banjir Jakarta, Polda Metro Siagakan Anggota di Jalan hingga Permukiman Warga

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:42 WIB

Banjir Bikin Daan Mogot Macet Horor 9 Km, Motor Mogok Berjamaah

Banjir Bikin Daan Mogot Macet Horor 9 Km, Motor Mogok Berjamaah

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:33 WIB

Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih

Banjir 30 Cm Genangi Ruas Jalan di Cempaka Putih

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:14 WIB

Banjir Jakarta Kian Luas: Rendam 45 RT, 22 Ruas Jalan Tergenang

Banjir Jakarta Kian Luas: Rendam 45 RT, 22 Ruas Jalan Tergenang

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:12 WIB

Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel

Sejumlah Motor Mogok Akibat Nekat Terobos Banjir di Jalan Prapanca 5 Jaksel

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 16:08 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×