- Kementan pastikan kasus korupsi mantan pejabat Rp27 miliar bukan fitnah, didukung bukti audit investigatif.
- Kasus korupsi ini terungkap berkat pengakuan Deni, bawahan Indah Megahwati, mengenai proyek fiktif.
- Dua tersangka, Indah dan Deni, telah ditetapkan dan berkas perkara korupsi telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI.
Dalam keterangan berbeda, Mentan Amran menegaskan dua pejabat internal telah dicopot dan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum karena menjanjikan proyek dengan imbalan uang.
“Modus yang digunakan adalah menjanjikan proyek pengadaan kepada pihak luar dengan imbalan sejumlah uang,” ungkap Mentan di Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025).
Sentil Narasi Podcast Indah Megahwati
Klarifikasi resmi Kementan ini sekaligus merespons pernyataan Indah Megahwati dalam sebuah podcast yang viral, di mana ia mengeklaim dirinya adalah korban fitnah.
Kementan mengimbau agar pihak-pihak yang terlibat tidak membentuk opini publik yang menyesatkan di luar jalur persidangan.
“Kami mengimbau yang bersangkutan tidak membuat narasi pembelaan di luar pengadilan dan membuat fitnah lain yang berpotensi kasus hukum baru,” pungkas Arief.
Kini, publik menunggu kelanjutan persidangan untuk melihat sejauh mana gurita proyek fiktif ini telah merugikan negara. Kementan pun menegaskan akan terus kooperatif dengan aparat penegak hukum demi transparansi total. (Antara)