Sudirman Said Luncurkan Pusat Studi Keberlanjutan UHN untuk Jawab Tantangan Krisis Iklim

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:47 WIB
Sudirman Said Luncurkan Pusat Studi Keberlanjutan UHN untuk Jawab Tantangan Krisis Iklim
Rektor UHN, Sudirman Said. (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Universitas Harkat Negeri (UHN) mendirikan Center of Sustainability Studies sebagai pusat implementasi riset keberlanjutan.
  • Studi ini bertujuan memperkuat hubungan antara pengetahuan, kebijakan, dan implementasi nyata isu-isu krisis keberlanjutan.
  • Lembaga ini fokus mengatasi kesenjangan kapabilitas manusia dan keahlian dalam merespons isu sustainabilitas di Indonesia.

Suara.com - Universitas Harkat Negeri (UHN) mendirikan studi keberlanjutan atau UHN Center of Sustainability Studies sebagai pusat penelitian dan studi dengan mandat yang berorientasi pada implementasi.

Studi ini dirancang untuk memperkuat hubungan antara pengetahuan keberlanjutan, proses kebijakan, dan implementasi di dunia nyata.

Rektor UHN, Sudirman Said, mengatakan kata sustainabilitas digunakan sebagai jenama dan terminologi baru membawa semangat baru yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan keberlanjutan.

Center of Sustainability Studies berorientasi memperkuat hubungan antara pengetahuan dan riset, dengan proses pembuatan kebijakan yang dapat mempercepat kerja sama lintas sektor pada implementasi nyata,” kata Sudirman Said, di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Lembaga yang memiliki jargon menempa besi saat panas ini, lanjut Sudirman, dibentuk untuk menjawab isu keberlanjutan, di antaranya banjir, kekeringan, kebakaran hutan, naiknya permukaan air laut yang mengancam kehidupan adalah krisis nyata yang memanggil semua pihak untuk berpartisipasi menjawab tantangan ini.

“Seiring dengan tingginya semangat praktisi keberlanjutan, para ahli, city planner, pelaku dan masyarakat yang peduli dan bersedia menyumbangkan tenaga, keahlian serta pengalaman sebagai aksi nyata menjawab tantangan demi keberlanjutan kehidupan,” ucapnya.

Sudirman menilai, isu sustainabilitas sering terjebak pada narasi menara gading yang kurang mampu menyentuh realitas, dan kesenjangan membuat upaya perubahan tidak terasa berdampak pada lini kehidupan nyata.

Lembaga ini mewadahi ahli dan profesional dengan kredensial yang baik untuk bersama sama menjalankan program sustainabilitas dengan tata kelola yang baik melalui pemimpin atau calon pemimpin-pemimpin yang beretika.

“Visi kami menjadikan lembaga ini sebagai penggerak strategis dan simpul integrasi penanganan program sustainabilitas,” jelasnya.

Baca Juga: Kejagung Periksa Eks Menteri ESDM Sudirman Said Terkait Kasus Korupsi Petral

Sementara itu, Direktur Center of Sustainability Studies, Wiliam Sabandar mengatakan, bahwa lembaga ini hadir dalam masa transisi keberlanjutan Indonesia dengan cara menjembatani gap dari sumber daya dan tenaga penggerak sustainabilitas.

Indonesia sejauh ini dinilai kekurangan kapabilitas dalam menjawab isu-isu sustainabilitas.

"Inilah paradoks sustainabilitas di Indonesia. Kita terkenal sangat kaya dengan aset alam, hutan, mangrove, lautan, keanekaragaman hayati, mineral kritis, potensi energi terbarukan,” jelasnya.

“Namun kita masih kekurangan sumber daya yang paling menentukan, keahlian manusia. Menjawab kesenjangan itu, lembaga ini hadir dengan fokus pembentukan kepemimpinan, kompetensi kebijakan, dan aksi yang benar-benar berjalan,” imbuh William.

Agar lembaga ini bisa mencapai targetnya, William menyebut pentingnya peran 3 pilar utama, yakni kepemimpinan, kebijakan, dan aksi nyata yang mampu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI