Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung

Bangun Santoso

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:52 WIB
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
ilustrasi mayat. [pixabay]
  • Seorang lansia berinisial SP (70) ditemukan tewas bersimbah luka tusuk di leher di rumahnya, Desa Gandekan, Blitar.
  • Peristiwa tragis itu terungkap pada Senin malam ditemukan oleh anak korban, yang merupakan suami terduga pelaku.
  • Polres Blitar Kota menangkap terduga pelaku pembunuhan, menantu korban, yang bersembunyi di sebuah hotel Tulungagung.

Suara.com - Sebuah tragedi keluarga yang menggemparkan terjadi di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Seorang lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas secara mengenaskan di dalam rumahnya. Mirisnya, terduga pelaku pembunuhan sadis ini adalah menantu perempuannya sendiri.

Peristiwa kelam ini terungkap setelah anak kandung korban, yang juga merupakan suami dari terduga pelaku, menemukan ibunya sudah tak bernyawa pada Senin (26/1) malam.

Penemuan itu sontak menjadi pukulan telak baginya, mendapati sang ibu tewas di tangan istrinya sendiri.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan kronologi penemuan jasad korban yang penuh ironi tersebut. Luka fatal di bagian leher menjadi bukti kuat adanya tindak kekerasan.

"Pertama yang menemukan korban itu meninggal dunia anak korban. Ini suami dari menantu. Di tubuh korban ditemukan luka tusuk pada bagian leher," katanya di Blitar, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (27/1/2026).

Pelaku Ditangkap di Hotel

Mendapat laporan dugaan pembunuhan, tim dari Satreskrim Polres Blitar Kota langsung bergerak cepat. Dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar Kota, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi di sekitar lokasi.

"Tim dari reskrim yang dipimpin bapak Kapolres (Kapolres Blitar Kota) melaksanakan olah TKP dan melaksanakan pemeriksaan beberapa saksi di sekitar tempat kejadian perkara," ujar Rudi.

Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kecurigaan kuat langsung mengarah kepada sang menantu. Polisi mendapati informasi bahwa terduga pelaku telah melarikan diri ke luar kota, tepatnya ke wilayah Tulungagung.

Tanpa membuang waktu, Polres Blitar Kota segera berkoordinasi dengan Polres Tulungagung untuk melacak keberadaan pelaku.

Perburuan pun membuahkan hasil. Pelaku terdeteksi sedang bersembunyi dan menginap di salah satu hotel di Tulungagung.

Penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan berarti. Kecepatan aparat dalam meringkus pelaku menjadi bukti keseriusan dalam menangani kasus yang menyita perhatian publik ini.

"Dalam hitungan hanya beberapa jam kami telah berhasil menangkap terduga tersangka. Untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait dengan motif dan lain sebagainya. Kemudian kami juga masih akan melaksanakan autopsi," ujar dia.

Motif Masih Misteri, Warga Penasaran

Saat ini, jenazah korban SP telah dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian dan detail luka yang dialami. Hasil autopsi ini akan menjadi salah satu bukti kunci dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, lokasi kejadian di Desa Gandekan masih dipasangi garis polisi. Warga sekitar yang penasaran tampak berkerumun di luar garis batas, mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumah tetangga mereka.

Terduga pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Blitar Kota. Polisi terus menggali keterangan untuk mengungkap motif di balik tindakan nekat yang mengakhiri nyawa mertuanya sendiri.

Misteri mengenai apa yang memicu pertikaian hingga berujung pembunuhan ini menjadi fokus utama penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah

Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 11:25 WIB

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 23:10 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?

Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 20:00 WIB

Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan

Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:28 WIB

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

Dua Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi Ditangkap, Polisi Sebut Teman Lama Korban!

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:43 WIB

Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet

Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet

News | Senin, 12 Januari 2026 | 11:42 WIB

Kronologis Ancaman Pembunuhan Keluarga Thom Haye

Kronologis Ancaman Pembunuhan Keluarga Thom Haye

Bola | Senin, 12 Januari 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:50 WIB