Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:59 WIB
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan. (ist)
  • Seorang warga di Cengkareng Jakarta Barat terluka sayatan pisau setelah memergoki pencurian kabel Selasa malam.
  • Pelaku berinisial L menyerang korban menggunakan pisau kater setelah dipergoki saat hendak mencuri kabel digulung.
  • Warga menangkap pelaku pencurian di lokasi kejadian sebelum akhirnya diserahkan dan dibawa oleh pihak kepolisian.

Suara.com - Seorang warga mengalami luka akibat sayatan pisau usai memergoki aksi pencurian kabel di Jalan Cenderawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (27/1/2026) malam.

Salah seorang warga, Yohanes mengatakan peristiwa bermula ketika korban memergoki pelaku masuk mengendap-endap masuk ke dalam rumah warga.

Korban yang curiga dengan aktivitas pelaku, langsung menegurnya. Namun, akibatnya pelaku langsung menyerang korban.

"Pas dipergokin, (pelakunya) tiba-tiba nyerang salah satu warga, akhirnya korban luka ditangan kena senjata tajam," kata Yohanes, saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Melihat penyerangan tersebut, warga lainnya langsung menangkap pelaku dan membawa ke pos RW untuk diinterogasi hingga akhirnya warga menghubungi kepolisian dan pelaku langsung dibawa ke Polsek.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin membenarkan adanya pelaku pencurian yang ditangkap warga dan membuat salah satu warga terluka terkena sajam itu.

"Iya, jadi semalem mungkin Pak RW datang, laporan, karena waktu itu infonya belum jelas. Begini infonya sih, ada yang masuk ke rumah warga, terus karena ketahuan, dikejar," kata Aang.

Pelaku, kata Aang, melukai korban dengan menggunakan pisau kater setelah dipergoki saat akan mencuti kabel di gulung di rumah warga tersebut.

"Kalau keterangannya sih, dia (pelaku) mau ngambil (kabel) cuma ketahuan," ujar Aang.

Pelaku diketahui berinisial L, namun masih dalam pemeriksaan penyidik. Sehingga, saat ini Aang mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci.

"Saat ini kami masih melakukan interogasi," ucap Aang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?

Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?

Tekno | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:37 WIB

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Tekno | Rabu, 21 Januari 2026 | 10:46 WIB

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 27 WNA Diamankan

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 27 WNA Diamankan

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 18:34 WIB

Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus

Polda Metro Jaya Catat Laporan Kejahatan Terbanyak Sepanjang 2025, Capai 74 Ribu Kasus

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 13:23 WIB

Kejahatan Siber Serang Industri Pasar Modal, OJK Minta Jaga Data Pribadi

Kejahatan Siber Serang Industri Pasar Modal, OJK Minta Jaga Data Pribadi

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 08:06 WIB

Terkini

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:59 WIB

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:47 WIB

Sadis! Pemuda Mabuk Lempar Kucing dari Balkon Setinggi 6 Meter Cuma Disanksi Ringan

Sadis! Pemuda Mabuk Lempar Kucing dari Balkon Setinggi 6 Meter Cuma Disanksi Ringan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:30 WIB

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:26 WIB

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:17 WIB

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:16 WIB

KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA

KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:10 WIB

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:06 WIB

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB