Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:02 WIB
Ketua Komisi II DPR RI Tak Setuju Usulan Penghapusan Ambang Batas Parlemen: Izinkan Kami Nanti...
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (19/1/2026). (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, menolak usulan PAN penghapusan ambang batas parlemen demi institusionalisasi partai sehat.
  • Ambang batas parlemen diperlukan untuk memaksa partai membenahi struktur internal dan mencegah efektivitas pemerintahan terganggu akibat terlalu banyak partai.
  • Partai NasDem justru mendorong kenaikan ambang batas parlemen menjadi 5-7% dan penerapannya di tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

Suara.com - Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memberikan respons tegas terkait adanya usulan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendorong penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT). 

Ia menegaskan bahwa keberadaan ambang batas parlemen merupakan sebuah keniscayaan untuk menciptakan institusionalisasi partai politik yang sehat di Indonesia.

Menurutnya, partai politik yang kuat harus memiliki kelembagaan yang mapan, basis akar rumput yang jelas, serta ideologi yang kokoh. Keberadaan parliamentary threshold dinilai sebagai instrumen pemaksa agar partai politik terus membenahi struktur internalnya demi meraih simpati publik yang signifikan.

"Partai politik yang sehat itu adalah partai politik yang terinstitusionalisasi atau terlembaga. Dengan adanya parliamentary threshold, partai-partai politik dipaksa untuk membenahi dirinya agar mereka memperkuat strukturnya dan mendapatkan suara yang cukup signifikan di dalam setiap pemilu," ujar Rifqinizamy kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Selain soal kelembagaan partai, politisi NasDem ini menyoroti aspek efektivitas pemerintahan (government effectiveness). 

Ia menilai jumlah partai yang terlalu banyak di parlemen berisiko mengganggu stabilitas pemerintahan dan menciptakan mekanisme checks and balances yang tidak sehat.

"Terlalu banyak partai itu juga akan menghadirkan checks and balances yang tidak terlalu sehat dan pada akhirnya pemerintahan berjalan kurang efektif," imbuhnya.

Meskipun ia mengakui adanya konsekuensi berupa suara pemilih yang terbuang karena tidak terkonversi menjadi kursi, Rifqinizamy menganggap hal tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi keterwakilan.

Berseberangan dengan usulan penghapusan, Rifqinizamy mengungkapkan bahwa Partai NasDem justru mendorong kenaikan angka ambang batas parlemen dari yang berlaku saat ini sebesar 4 persen. Ia menyebut angka moderat di kisaran 5 hingga 7 persen sebagai target ideal.

baca juga

Bahkan, ia mengusulkan agar sistem ambang batas ini tidak hanya diterapkan di tingkat nasional, tetapi juga diberlakukan pada pemilihan legislatif di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Dalam pandangan Partai NasDem, parliamentary threshold itu dibutuhkan, mutlak adanya. Bahkan kami mengusulkan di atas ambang batas parlemen yang ada sekarang, angka moderatnya mungkin di atas 5, 6, atau 7 persen. Dan itu bisa kita exercise-kan bukan hanya pada tingkat nasional, tapi juga pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota," tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memicu penyederhanaan jumlah partai politik secara alamiah melalui sistem dan mekanisme pemilu yang ketat.

Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPR ini menjelaskan bahwa besaran ambang batas parlemen akan menjadi salah satu poin krusial dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) pada pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu mendatang.

Ia juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah menyerahkan kewenangan penentuan besaran PT dan district magnitude kepada pembentuk undang-undang.

"Izinkan kami nanti mensimulasikan, meng-exercise-kan soal parliamentary threshold ini dalam pembahasan RUU Pemilu di Komisi II DPR RI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi

PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Dihapus Hingga Usul Fraksi Dibatasi

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:11 WIB

Buka Rakernas Hari Ini, PSI Bakal Umumkan Kader-kader Baru, Salah Satunya Bekas Elit NasDem?

Buka Rakernas Hari Ini, PSI Bakal Umumkan Kader-kader Baru, Salah Satunya Bekas Elit NasDem?

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 12:36 WIB

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:44 WIB

Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua

Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua

News | Senin, 26 Januari 2026 | 19:52 WIB

Rusdi Masse Dikabarkan Mundur dari NasDem, Bakal Merapat ke PSI?

Rusdi Masse Dikabarkan Mundur dari NasDem, Bakal Merapat ke PSI?

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04 WIB

DPR Gelar Fit and Proper Test 18 Calon Anggota Ombudsman RI 26 Januari, Cari 9 Nama Terbaik

DPR Gelar Fit and Proper Test 18 Calon Anggota Ombudsman RI 26 Januari, Cari 9 Nama Terbaik

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:39 WIB

Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!

Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:55 WIB

Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu

Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:40 WIB

Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas

Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Sebut Wacana Pilkada Lewat DPRD Belum Dibahas

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:52 WIB

Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada

Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 13:58 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×