Trump Turunkan Prioritas Energi Bersih: Apakah Proyek CCS Indonesia Terpengaruh?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:24 WIB
Trump Turunkan Prioritas Energi Bersih: Apakah Proyek CCS Indonesia Terpengaruh?
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
baca 10 detik
  • Trump mengumumkan rencana menarik AS dari 66 organisasi PBB dan lembaga internasional terkait iklim, energi, kemanusiaan, perdamaian, dan demokrasi.
  • Fokus proyek CCS Indonesia adalah negara-negara Asia, yang menghadapi dampak perubahan iklim
  • Proyek Carbon Capture and Storage (CCS) Indonesia tetap berjalan.

     

Suara.com - Kebijakan iklim Presiden AS Donald Trump yang menurunkan prioritas energi bersih memunculkan pertanyaan global: apakah langkah ini akan mengganggu proyek energi bersih di negara lain?

Director of Strategic Development and Operation ICCSC, Rizky Muhammad Kahfie, menegaskan proyek Carbon Capture and Storage (CCS) Indonesia tetap berjalan.

“Apa yang terjadi di luar sana, bahkan beberapa negara tidak lagi memprioritaskan CCS, tidak akan berpengaruh pada proyek di Indonesia,” ujarnya dalam peluncuran IICCS Forum 2026 seperti dikutip dari ANTARA. 

Rizky menjelaskan fokus proyek CCS Indonesia adalah negara-negara Asia, yang menghadapi dampak perubahan iklim serupa dan memiliki komitmen dekarbonisasi sejalan dengan Indonesia.

Ilustrasi emisi karbon di langit (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi emisi karbon di langit (Pexels/Pixabay)

Persetujuan bilateral dengan Singapura, Jepang, dan Korea Selatan sudah berjalan, sehingga proyek CCS tetap bisa berkembang.

Forum IICCS 2026, hasil kolaborasi ICCSC dan On Us Asia, menjadi platform bagi pemerintah, industri, akademisi, dan mitra internasional untuk memperkuat ekosistem CCS nasional.

Forum ini juga menegaskan bahwa solusi iklim tidak hanya retorika global, tetapi bisa diterjemahkan ke proyek konkret dengan manfaat nyata bagi ekonomi dan lingkungan di Asia Tenggara.

Sementara itu, Trump mengumumkan rencana menarik AS dari 66 organisasi PBB dan lembaga internasional terkait iklim, energi, kemanusiaan, perdamaian, dan demokrasi. Menurut memorandum Gedung Putih, keputusan ini diambil setelah meninjau “organisasi, konvensi, dan perjanjian yang dianggap bertentangan dengan kepentingan AS.”

Di tengah gejolak kebijakan global, Indonesia menunjukkan bahwa langkah-langkah praktis untuk mitigasi karbon dan transisi energi tetap bisa dilakukan, menempatkan negara dan masyarakat Asia pada posisi yang relevan dan berdampak nyata.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026

Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:18 WIB

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB