Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit

Dwi Bowo Raharjo | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:44 WIB
Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta Pusat. [Suara.com/Adiyoga]
  • Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung ke Rorotan pada Jumat (30/1/2026) merespons keluhan bau menyengat warga.
  • Pangkal persoalan bau bukan pada pengolahan RDF, melainkan pada cairan lindi yang tercecer dari truk pengangkut sampah.
  • Pemprov DKI menghentikan sementara armada lama dan memperbarui unit transportasi untuk memastikan perbaikan teknis maksimal.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan respons tegas terkait polemik bau menyengat yang ditimbulkan oleh operasional Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan.

Warga di kawasan Jakarta Utara tersebut sempat melontarkan protes keras lantaran aroma tidak sedap dan ancaman penyakit yang menghantui permukiman mereka.

Pramono, yang datang langsung ke Rorotan pada Jumat (30/1/2026), bahkan sempat dihadapkan langsung pada tangis warga yang sudah berulang kali mengeluhkan hal itu.

Orang nomor satu di Jakarta ini kemudian mengungkapkan bahwa pangkal persoalan sebenarnya bukan terletak pada proses pengolahan, melainkan pada aspek transportasi sampah.

Cairan lindi yang tercecer dari truk pengangkut disebut menjadi biang keladi aroma busuk yang menyeruak di sepanjang jalur menuju pabrik pengolahan sampah tersebut.

"Untuk RDF Rorotan, memang problem utamanya adalah angkutan. Jadi, sekarang ini begitu angkutan dilakukan, ada air lindinya jatuh, netes-netes," papar Pramono.

"Inilah yang kemudian menyebabkan protes masyarakat. Sedangkan Rorotan sendiri sudah berulang kali dilakukan commissioning sampai dengan 200, 300, 500 per hari, itu relatif tidak masalah," katanya menambahkan.

Guna meredam gejolak, Pramono mewakili Pemprov DKI Jakarta telah mengambil langkah konkret dengan memperbarui armada pengangkut sampah.

Pramono menegaskan bahwa dirinya telah melarang penggunaan unit transportasi lama yang tidak memenuhi standar kelayakan.

Keputusan untuk menghentikan sementara operasional ini diambil sebagai bentuk diskresi demi memastikan perbaikan teknis berjalan maksimal.

Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Untuk itu, saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan. Maka kami di tahun 2025 kemarin membeli alat transportasi untuk mengangkut sampah yang baru. Yang lama saya tidak izinkan untuk digunakan, untuk sementara ini saya minta untuk di-stop. Mudah-mudahan ini akan bisa mengatasi persoalan," kata dia.

Meski desakan penutupan sempat mencuat dari warga terdampak, Pramono menyatakan bahwa fasilitas tersebut tidak mungkin dihentikan secara permanen.

Pertimbangan mengenai besarnya investasi pembangunan serta keberlanjutan program menjadi alasan utama mengapa RDF Rorotan tetap dipertahankan.

"RDF ini, terus terang, kan dibangun bukan di era saya. Biayanya cukup tinggi. Kalau kemudian saya tutup, ini problemnya lebih rumit lagi, nggak mungkin," tegas Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet itu sekali lagi memilih fokus mengoptimalkan sarana pendukung agar teknologi pengolahan sampah ini dapat beroperasi tanpa mengorbankan kenyamanan warga sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Foto | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:28 WIB

Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta

Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke

Pramono Anung Putuskan Bangun Waduk Demi Tekan Luapan Kali Angke

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:02 WIB

Heboh  Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola

Heboh Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK, Begini Penjelasan Pihak Pengelola

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 16:07 WIB

Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek

Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB