Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:39 WIB
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
Polres Metro Jakarta Barat menyita senjata tajam sebagai barang bukti dari remaja pelaku tawuran yang menyebabkan seorang pelajar tewas. [Suara.com/Faqih]
baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Barat menangkap 10 remaja pelaku tawuran maut yang menewaskan satu pelajar.
  • Tawuran dipicu saling tantang via media sosial antara kelompok Zentrum dan Yadika28 di Kebon Jeruk.
  • Pelaku dijerat pasal berlapis UU KUHP Baru dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat menciduk 10 orang remaja pelaku tawuran yang menyebabkan seorang pelajar tewas.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedy Bennyahdi, mengatakan korban tewas berinisial BMA, berusia 16 tahun.

“Korban tewas akibat sabetan senjata tajam di bagian leher dan tangan,” kata Twedy di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (30/1/2026).

Dalam perkara ini, polisi menciduk seorang tersangka berinisial FS (19) dan sembilan orang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) karena masih berusia di bawah 17 tahun.

Peristiwa ini bermula ketika korban BMA membuat janji akan melakukan tawuran dengan kelompok lawan melalui media sosial. BMA diketahui merupakan pemegang akun admin media sosial kelompok Zentrum.

Saat itu, kelompok Zentrum berjanjian untuk melakukan tawuran dengan akun Yadika28 yang dikelola oleh HMI, salah satu anak yang berhadapan dengan hukum, pada Selasa (20/1).

Aksi tawuran terjadi sehari setelah mereka membuat janji, yakni pada Rabu (21/1/2026) di Perumahan Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat bentrokan terjadi, korban tewas akibat terkena sabetan senjata tajam.

Dalam perkara ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, tujuh bilah senjata tajam, dan sembilan unit telepon genggam milik anak yang berhadapan dengan hukum.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 262 ayat 4 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, mengenai kekerasan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

baca juga

Para pelaku juga dilapisi dengan Pasal 466 ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 307 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan senjata tajam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawuran Pelajar dan Kegagalan Kota Membaca Generasi Muda: Bagaimana Memutus Akarnya?

Tawuran Pelajar dan Kegagalan Kota Membaca Generasi Muda: Bagaimana Memutus Akarnya?

Your Say | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:30 WIB

Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

Genangan Surut, Jalan Daan Mogot Sudah Bisa Dilintasi Kendaraan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 22:02 WIB

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

Banjir Jakarta Meluas Kamis Malam: 46 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

×