Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan

M Nurhadi

Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Jeffrey Epstein [DOJ]

Suara.com - Rangkaian dokumen rahasia yang baru saja dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada awal 2026 membuka tabir mengerikan mengenai ambisi pribadi Jeffrey Epstein.

Di balik jaringan kejahatan seksualnya yang menyasar anak di bawah umur, Epstein ternyata memiliki obsesi untuk menciptakan "pabrik bayi" atau generasi manusia unggul melalui teknologi rekayasa genetika dan kecerdasan buatan.

Melansir laporan The Guardian, Epstein berencana menghamili banyak perempuan di peternakan luas miliknya di New Mexico untuk melahirkan keturunan yang memiliki DNA-nya.

Gagasan ini memandang tubuh perempuan hanya sebagai alat produksi biologis, sebuah ideologi ekstrem yang menghapus unsur persetujuan dan kemanusiaan.

Belajar dari Kekejaman "Lebensborn" Era Nazi

Obsesi Epstein terhadap rekayasa manusia ini memiliki kemiripan yang mengkhawatirkan dengan program Lebensborn yang dijalankan oleh rezim Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.

Menurut data United States Holocaust Museum, pada tahun 1935, organisasi elit SS pimpinan Heinrich Himmler mendirikan program Lebensborn (berarti "Sumber Kehidupan").

Tujuannya adalah memproduksi secara massal generasi ras "Arya" yang dianggap paling unggul secara biologis.

  • Seleksi Brutal: Anggota SS dipaksa menjadi sumber bibit generasi masa depan, sementara perempuan yang terlibat harus membuktikan kemurnian ras mereka hingga beberapa generasi.
  • Penculikan Anak: Saat Perang Dunia II, Nazi bahkan menculik anak-anak dari wilayah pendudukan yang dianggap memenuhi kriteria fisik "Arya" untuk dipaksa menjadi warga Jerman.
  • Tragedi Kemanusiaan: Sekitar 10.000 anak menjadi korban eksperimen sosial ini, di mana mereka kehilangan identitas asli dan terputus dari keluarga mereka selamanya.


Jaringan Kekuasaan dan Kegagalan Sistem Hukum

baca juga

Kasus Epstein bukan sekadar tentang predator seksual, melainkan tentang kegagalan sistem yang melindungi orang-orang berpengaruh.

Senator AS, Ben Sasse, sebelumnya mengecam kesepakatan hukum Epstein pada 2008 sebagai "kegagalan sistem yang menjijikkan."

Nama-nama besar seperti Pangeran Andrew, Bill Gates, Donald Trump, hingga Bill Clinton terus terseret dalam pusaran dokumen ini karena interaksi mereka dengan Epstein.

Meski masing-masing tokoh tersebut membantah terlibat dalam tindakan ilegal, kehadiran mereka dalam arsip jutaan halaman ini menunjukkan bagaimana Epstein memposisikan dirinya sebagai perantara kekuasaan global.

Sosok diduga Jeffrey Epstein yang melihat atraksi anak saat berada di hotel tersebar di media sosial [X/saras76]
Sosok diduga Jeffrey Epstein yang melihat atraksi anak saat berada di hotel tersebar di media sosial [X/saras76]

Skandal Inteljen "Kompromat" dan Pengaruh Geopolitik

Salah satu fakta paling krusial yang sedang didalami penyelidik adalah dugaan keterkaitan Epstein dengan intelijen Israel. Rekan terdekatnya, Ghislaine Maxwell, adalah putri dari konglomerat media Robert Maxwell yang diketahui memiliki hubungan erat dengan Mossad.

Para ahli intelijen menduga operasi Epstein merupakan skema kompromat klasik:

Menjebak tokoh berpengaruh (bangsawan, duta besar, hingga pengusaha) ke dalam situasi yang memalukan.

Merekam kejadian tersebut secara diam-diam.

Menggunakan rekaman tersebut sebagai alat tawar (leverage) dalam negosiasi diplomatik, perdagangan, atau kesepakatan keamanan.

Jika Epstein memang beroperasi sebagai aset intelijen, maka pengaruhnya melampaui keuntungan pribadi, melainkan merambah ke wilayah manipulasi geopolitik yang mampu mengubah keseimbangan kekuasaan di berbagai kawasan dunia.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein

Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:13 WIB

Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:25 WIB

Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?

Epstein Files Ungkap Investasi Bitcoin Jefrey Sejak Belasan Tahun Lalu, Elite Global Visioner?

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:43 WIB

Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein

Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:21 WIB

Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!

Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:15 WIB

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya

Tekno | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Jember Ingatkan Taisei Marukawa Keputusan John Herdman Soal Pemain Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 15:09 WIB

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

Geger Isu Sejumlah Jenderal Polisi Ditangkap Brimob, Diduga Terlibat Pengerahan Massa di Yogyakarta?

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:08 WIB

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Kritik Pemerintah Lewat Lagu, Aviwkila Diteror Komentar Jahat dan Dipaksa Hengkang dari Medsos

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Segera Dipanggil KPK Kasus Suap HGB

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:06 WIB

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

7 Perbedaan Walking Shoes VS Running Shoes, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Jauh?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:03 WIB

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

×