Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 10 Februari 2026 | 19:14 WIB
Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf
Ilustrasi penganiayaan [Antaranews/Ist]
Baca 10 detik
  • Kasus penganiayaan oknum anggota TNI terhadap pengemudi ojek online (Hasan) di Kembangan, Jakarta Barat, diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi di Kepolisian pada Senin malam.
  • Pelaku telah mengakui memukul Hasan menggunakan benda tumpul, meminta maaf, serta memberikan ganti rugi dan biaya pengobatan kepada korban.
  • Pemicu utama insiden adalah emosi pelaku karena kelelahan dan menunggu tukang pijat langganan istrinya yang salah lokasi akibat kendala aplikasi.

Fakta ini terungkap dalam proses klarifikasi saat kedua belah pihak bertemu untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Namun, kedatangan Nur terhambat karena titik lokasi yang dipesan di aplikasi tidak akurat. Kendala teknis pada aplikasi ojek online ini seringkali menjadi persoalan di lapangan, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kembangan.

"Bapaknya pulang kerja capek juga, makanya bapaknya emosi karena istrinya sedang sakit tapi tukang pijitnya enggak datang-datang karena salah alamat," kata Hasan.

Ketidakakuratan lokasi tersebut memicu rasa tidak sabar dari pihak pelaku yang sudah menunggu lama dalam kondisi lelah.

Hasan pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah memviralkan kasus ini sehingga mempercepat penyelesaian masalah penganiayaan tersebut.

Kekuatan media sosial terbukti efektif dalam memberikan tekanan publik agar kasus-kasus yang melibatkan oknum aparat mendapatkan penanganan yang lebih cepat.

Hasan sempat mengeluhkan lambatnya respon aparat karena status pelaku sebagai aparat. Namun, setelah kasus ini menjadi sorotan publik, mediasi pun segera terlaksana.

Respon cepat dari pihak kepolisian dan instansi terkait setelah viralnya video kejadian membantu Hasan mendapatkan keadilan yang diinginkannya.

"Yang jelas pertama saya mengucapkan terima kasih berkat semua yang bantu menyuarakan, berkat media juga akhirnya bisa selesai masalahnya," ujar Hasan.

Baca Juga: Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?

Ia mengapresiasi peran netizen dan media massa yang terus mengawal kasus ini hingga mencapai kesepakatan damai.

Hasan pun menekankan pentingnya fungsi aparat negara menjadi pelindung, bukan ancaman bagi warga. Harapan ini ia sampaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali kepada rekan-rekan pengemudi ojek online lainnya maupun masyarakat umum.

"Ya pesan saya semoga enggak ada lagi kekerasan kepada warga, apalagi dilakukan oleh pihak aparat. Negara harus lebih mengayomi, menjaga sesama warga negara juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI