4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai

Bangun Santoso

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:06 WIB
4 Anggota KKB Elkius Kobak Diringkus di Yahukimo, Dua Teridentifikasi Pembakar SMAN 2 Dekai
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap anggota TPNPB-OPM, Male Telenggen di Puncak Jaya, Papua Tengah. [Dok Satgas Damai Cartenz]
baca 10 detik
  • Satgas Damai Cartenz mengamankan empat terduga anggota KKB pimpinan Elkius Kobak di Dekai, Yahukimo.
  • Dua dari empat yang ditangkap diduga terlibat pembakaran ruang kelas SMAN 2 Dekai pada Sabtu (14/2).
  • Otoritas keamanan sedang menyelidiki keterlibatan kelompok tersebut dalam penembakan pesawat Smart Air di Boven Digoel.

Suara.com - Satgas Damai Cartenz melakukan operasi penegakan hukum di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Keempat individu tersebut diketahui merupakan bagian dari kelompok yang dipimpin oleh Elkius Kobak, sosok yang selama ini masuk dalam pantauan otoritas keamanan karena serangkaian aksi kekerasan di wilayah tersebut.

Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo memberikan konfirmasi mengenai rincian penangkapan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dari empat orang yang ditangkap, dua di antaranya telah teridentifikasi memiliki peran langsung dalam aksi kriminalitas yang merugikan fasilitas publik. Kedua pelaku tersebut diduga terlibat dalam pembakaran ruang kelas di SMAN 2 Dekai.

Insiden pembakaran sekolah tersebut terjadi pada Sabtu (14/2) dan sempat mengganggu aktivitas pendidikan di wilayah Yahukimo.

"Dua orang yang teridentifikasi terlibat dalam aksi kekerasan yaitu GW dan EH," kata Kombes Yusuf di Jayapura, Selasa (17/2/2026).

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap profil dua anggota KKB lainnya yang juga turut diamankan dalam operasi di Dekai.

Kedua pria tersebut diketahui berinisial BW yang berusia 25 tahun dan HM yang berusia 23 tahun.

Meskipun sudah berada dalam pengamanan Satgas Damai Cartenz, penyidik masih memerlukan waktu untuk memverifikasi rekam jejak serta keterlibatan mereka dalam berbagai aksi teror atau tindak pidana lainnya yang terjadi di wilayah hukum Papua Pegunungan.

baca juga

"Penyidik masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan mereka terlibat dalam kasus apa saja," kata Kombes Yusuf sebagaimana dilansir Antara.

Selain fokus pada kasus pembakaran sekolah di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz juga memberikan perhatian serius pada insiden penembakan pesawat Smart Air yang terjadi di Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Serangan terhadap moda transportasi udara tersebut menjadi catatan kelam karena mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dari pihak kru pesawat. Namun, hingga saat ini, otoritas keamanan menyatakan bahwa belum ada pelaku dari kasus penembakan pesawat tersebut yang berhasil diringkus.

Tim penegakan hukum masih terus melakukan pengejaran guna menangkap para pelaku yang juga anggota KKB, kata Kombes Yusuf Sutejo.

Berdasarkan data kepolisian, aksi penembakan terhadap pesawat Smart Air di Korowai Batu tersebut juga terafiliasi dengan kelompok yang sama.

KKB pimpinan Elkius Kobak diduga kuat menjadi dalang di balik serangan yang menewaskan dua orang kru pesawat, yakni Kapten Enggo dan Kapten Baskoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI

Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 10:27 WIB

Kekuatan KKB Yahukimo 200 Orang, Pola Serangan Disebut Sasar Pilot dan Warga Sipil

Kekuatan KKB Yahukimo 200 Orang, Pola Serangan Disebut Sasar Pilot dan Warga Sipil

News | Senin, 16 Februari 2026 | 17:51 WIB

Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua

Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 17:04 WIB

Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga

Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga

Bola | Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:05 WIB

Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB

Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:56 WIB

Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:47 WIB

Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat

Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 22:43 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×