Insiden Memalukan, Kampus India Ketahuan Klaim Robot Palsu Buatan China

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:38 WIB
Insiden Memalukan, Kampus India Ketahuan Klaim Robot Palsu Buatan China
Robot Go2 [Unitree]
  • Universitas Galgotias dikritik karena klaim palsu robot anjing buatan Tiongkok adalah hasil temuan orisinal mereka di KTT AI India.
  • Pernyataan profesor universitas tersebut viral setelah disiarkan DD News, memicu identifikasi publik terhadap robot Unitree Robotics Go2 Tiongkok.
  • Setelah insiden, stan universitas di KTT AI Impact India dilaporkan sepi dan aliran listriknya diputus karena kontroversi tersebut.

Suara.com - Sebuah insiden memalukan mewarnai gelaran bergengsi KTT AI Impact India di Delhi. Sebuah universitas terkemuka di India, Universitas Galgotias, menjadi pusat kecaman publik setelah salah satu pejabatnya mengeklaim bahwa robot anjing buatan perusahaan China adalah hasil temuan orisinal mereka.

Kontroversi ini bermula ketika Neha Singh, seorang profesor dari universitas tersebut, memberikan pernyataan kepada penyiar negara, DD News.

Ia menyebut robot bernama "Orion" tersebut "dikembangkan" di Pusat Unggul (Centre of Excellence) universitas mereka. Rekaman wawancara itu pun viral dan memicu penyelidikan instan oleh warganet.

Para pengguna internet dengan cepat mengidentifikasi bahwa mesin yang dipamerkan bukanlah produk inovasi universitas, melainkan model Go2 yang diproduksi oleh perusahaan asal China, Unitree Robotics.

Robot tersebut dijual secara komersial dengan harga mulai dari 200.000 rupee (sekitar Rp37 juta).

Kronologi Kejadian:

  • Video Viral: Pernyataan profesor universitas menyebar luas dan awalnya sempat dibagikan oleh Menteri IT India, Ashwini Vaishnaw, melalui akun X resminya sebelum akhirnya dihapus karena banjir kritik.
  • Pembelaan Universitas: Dalam keterangan resminya pada Rabu, pihak universitas membantah telah mengeklaim membangun robot tersebut dari nol. Mereka menyebut serangan publik sebagai "kampanye propaganda".
  • Klarifikasi Profesor: Neha Singh berdalih bahwa pernyataannya telah disalahpahami oleh media dan publik. "Mungkin saya tidak menyampaikannya dengan baik, atau Anda yang tidak menangkap maksud saya dengan benar," tuturnya kepada wartawan, dikutip via BBC.

Buntut dari kisruh ini, stan Universitas Galgotias di Bharat Mandapam dilaporkan langsung sepi. Meski staf pengajar mengaku tidak menerima surat perintah pengosongan secara resmi, kantor berita Press Trust of India melaporkan bahwa aliran listrik ke stan tersebut diputus secara sengaja tak lama setelah kontroversi memuncak.

Seorang reporter BBC di lokasi mengonfirmasi bahwa lampu di stan tersebut telah padam dan tidak ada lagi staf universitas yang berjaga.

Insiden ini sangat memalukan bagi penyelenggara KTT, mengingat acara ini dirancang sebagai panggung utama untuk memposisikan India sebagai pusat AI global.

Sekretaris IT India, S Krishnan, sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa perilaku semacam ini tidak boleh membayangi kerja keras peserta lain dari ratusan negara yang hadir.

"Ide dari acara ini bukan menggunakan kesempatan untuk menjadi 'sesuatu yang lain' atau menciptakan kebisingan yang tidak perlu. Sangat penting bagi setiap peserta untuk mengikuti kode etik yang benar," tegas Krishnan.

KTT AI Impact India sendiri merupakan acara berskala internasional yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Delegasi dari 100 negara lebih, termasuk pemimpin industri global seperti CEO Google, Sundar Pichai, hadir dalam pertemuan lima hari yang membahas tata kelola dan inovasi kecerdasan buatan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis Bhabiji Ghar Par Hain, Film Terbaru Ravi Kishan dan Aasif Sheikh

Sinopsis Bhabiji Ghar Par Hain, Film Terbaru Ravi Kishan dan Aasif Sheikh

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 18:30 WIB

Ulasan Film Three Kingdoms: Starlit Heroes, Animasi Sejarah yang Memukau!

Ulasan Film Three Kingdoms: Starlit Heroes, Animasi Sejarah yang Memukau!

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:29 WIB

Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal

Purbaya Prihatin 99% Busana Muslim RI Produk Impor China, Siap Kasih Insentif Pengusaha Lokal

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:14 WIB

Kisah Lung Lung Sang Peramal di Sudut Glodok: Membaca Waktu dan Harapan

Kisah Lung Lung Sang Peramal di Sudut Glodok: Membaca Waktu dan Harapan

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:00 WIB

Live Streaming: Kemeriahan Tahun Baru Imlek dari Petak Sembilan

Live Streaming: Kemeriahan Tahun Baru Imlek dari Petak Sembilan

Video | Selasa, 17 Februari 2026 | 09:57 WIB

Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap DJ China dan Penari Thailand di Tempat Hiburan Malam

Imigrasi Jakarta Selatan Tangkap DJ China dan Penari Thailand di Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 07:08 WIB

Terkini

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 10:26 WIB

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

News | Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:24 WIB

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB