Hapus Budaya Seremonial dan Pangkas Perjalanan Dinas, Prabowo Klaim Hemat Rp 280 T dalam 3 Bulan

Vania Rossa | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:12 WIB
Hapus Budaya Seremonial dan Pangkas Perjalanan Dinas, Prabowo Klaim Hemat Rp 280 T  dalam 3 Bulan
Presiden Prabowo Subianto. (Foto dok. tim media presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penghematan anggaran negara sebesar 18 miliar dolar AS dalam beberapa bulan awal kepemimpinannya.
  • Penghematan dicapai melalui penghapusan inefisiensi, proyek tidak produktif, serta membatalkan anggaran seremonial dan perjalanan dinas.
  • Kebijakan efisiensi ini mendapat demonstrasi penolakan, namun Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemangkasan anggaran yang tidak perlu.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keberhasilannya dalam menghemat anggaran negara dengan kebijakam efisiensi. Total anggatan yang dapat dihemat sekitar 18 miliar dolar AS.

"Dalam beberapa bulan pertama memimpin administrasi ini, saya telah menghemat anggaran negara sekitar 18 miliar dolar AS secara tunai," kata Prabowo dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington D.C., Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Prabowo menjelaskam penghematan anggaran  berasal dari inefisiensi dan proyek-proyek yang tidak produktif. Menurutnya efisiensi yang ia lakukan serupa dengan kebijakan yang sedang diupayakan di Amerika Serikat melalui DOGE (Department of Government Efficiency).

"Namun, harus saya katakan bahwa saya memulainya lebih dulu beberapa bulan sebelumnya, dan saya merasa berhasil. Saya merasa diberdayakan. Saya rasa saya adalah salah satu dari sedikit Presiden Indonesia yang dalam tiga bulan pertama pemerintahannya berhasil menghemat 18 miliar dolar AS secara tunai," kata Prabowo.

Prabowo mengakui penerapan efisiensi anggaran tidak mudah. Ia bercerita turut didemo karena kebijakannya tersebut.

"Memang tidak mudah di awal. Bahkan ada demonstrasi yang menentang saya," kata Prabowo.
Menurut Prabowo demonstrasi menentang efesiensi anggaran mungkin pertama kali terjadi. Ia menyinggung pihak-pihal yang kemungkinan ada di baliknya.

"Tapi menurut saya, itu mungkin pertama kalinya dalam sejarah dunia, ada demonstrasi yang menentang efisiensi pemerintah. Saya tidak tahu siapa yang membayar demonstrasi itu, tapi itu cukup menyedihkan," kata Prabowo.

Kendati mendapat penentangan, Prabowo menekankan akan terus melakukan pemangkasan terhadap anggaram yang inefisiensi dan tidak produktif.

"Kami harus melakukannya dengan segala cara karena menurut pendapat saya sebagai orang yang juga pernah menjadi investor asing di negara ini, tidak ada yang mau masuk ke dalam ekonomi yang penuh ketidakpastian, atau yang tidak memiliki kepercayaan pada proses hukum dan penegakan hukum. Ini adalah salah satu hal terpenting," kata Prabowo.

Hapus Budaya Seremonial dan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas 

Melalui kebijakan efisiensi anggaran, Prabowo menyampaikan ia telah membatalkan sejumlah anggaran yang dinilai hanya menghambur-hamburkan.

Terlebih anggaran tersebut diperuntukan untuk kegiatan tidak produktif, semisal anggaran untuk pelaksanaan upacara atau seremonial.

"Jika itu adalah budaya kita, kita harus mengakui bahwa itu adalah kelemahan; kita menghabiskan banyak uang untuk hari ulang tahun. Setiap kementerian punya hari ulang tahun, setiap pemerintah provinsi, setiap kabupaten memiliki hari ulang tahun. Bisa Anda bayangkan berapa ratus upacara yang kita adakan setiap minggu dan setiap bulan di seluruh Indonesia? Jadi, saya batalkan saja itu semua," kata Prabowo.

Sebagai gantinya, Prabowo meminta perayaan ulang tahun cukup dirayakan di dalam kantor.

"Mungkin dengan makan siang kecil atau makanan bungkus saja, untuk menjaga rasionalitas," ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Damai dan Ekonomi di Washington: Prabowo Sebut RI Teman Sejati AS

Misi Damai dan Ekonomi di Washington: Prabowo Sebut RI Teman Sejati AS

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:03 WIB

Cari Mitra Jangka Panjang di Washington, Prabowo Garansi Good Governance dan Supremasi Hukum

Cari Mitra Jangka Panjang di Washington, Prabowo Garansi Good Governance dan Supremasi Hukum

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:41 WIB

Prabowo Beberkan Masalah Negeri: Salah Urus Ekonomi sampai Kartel Ilegal

Prabowo Beberkan Masalah Negeri: Salah Urus Ekonomi sampai Kartel Ilegal

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:50 WIB

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:40 WIB

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:46 WIB

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB