- Pemimpin Kartel CJNG, El Mencho, tewas tertembak saat operasi militer di Tapalpa, Jalisco, pada Minggu dini hari.
- Kematiannya memicu anggota kartel membalas dendam dengan membakar kendaraan dan memblokir jalan di enam negara bagian.
- Kerusuhan ini melumpuhkan Kota Guadalajara, menghentikan penerbangan internasional, serta memicu peringatan perjalanan dari AS dan Kanada.
Diketahui wilayah-wilayah yang terdampak langsung oleh aksi anarkis berupa blokade jalan raya dan pembakaran kendaraan ini mencakup Negara Bagian Jalisco sebagai episentrum konflik, yang kemudian merambat dengan cepat hingga melumpuhkan Colima, Michoacan, Nayarit, Guanajuato, dan kawasan Tamaulipas.
4. Guadalajara Berubah Bak Kota Mati
Kondisi mencekam juga menyelimuti Ibu Kota Negara Bagian Jalisco, yakni Guadalajara. Kota metropolitan yang saat ini tengah sibuk dipersiapkan untuk menjadi salah satu tuan rumah ajang sepak bola bergengsi FIFA World Cup tersebut, secara mendadak berubah menjadi 'kota mati' yang lumpuh total dan sepi dari segala aktivitas warganya.
Demi meminimalisir jatuhnya korban jiwa sipil di tengah ancaman nyata dari serangan bersenjata milik kartel, otoritas setempat terpaksa mengambil langkah serius. Seluruh armada layanan transportasi umum dihentikan pengoperasiannya secara total tanpa terkecuali, sementara kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang tersebar di sejumlah wilayah juga diinstruksikan untuk diliburkan secara mendadak hingga batas waktu yang belum ditentukan.
5. Pemerintah Umumkan Status "Kode Merah"
Sebagai langkah antisipasi dan respons cepat terhadap eskalasi kekacauan yang semakin tidak terkendali, Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, secara resmi memberlakukan status darurat keamanan tertinggi berupa peringatan 'Kode Merah'.
Melalui pengumuman darurat tersebut, ia secara tegas mendesak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berlindung di dalam rumah dan menghindari segala bentuk aktivitas di luar ruangan demi melindungi keselamatan nyawa dari ancaman konflik bersenjata.
Di tingkat nasional, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum turut angkat bicara dengan menyerukan pesan ketenangan kepada publik yang tengah dilanda kepanikan. Kepala negara tersebut juga memberikan jaminan penuh bahwa seluruh elemen aparat keamanan dan militer terus dikerahkan di lapangan untuk mengembalikan ketertiban umum serta menjaga stabilitas.
6. Kelumpuhan Sektor Penerbangan Internasional
Kekacauan di darat rupanya merembet dengan cepat hingga melumpuhkan langit Meksiko. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi akibat aksi pembakaran massal kendaraan oleh anggota kartel, ditambah dengan parahnya blokade di berbagai ruas jalan utama, secara langsung memutus akses vital operasional bandara dan transportasi udara.
Merespons risiko keamanan yang sangat tinggi, deretan maskapai penerbangan raksasa yang berbasis di Amerika Serikat seperti United Airlines, American Airlines, Southwest, dan Alaska Airlines, serta maskapai terkemuka asal Kanada yakni Air Canada dan WestJet, mengambil keputusan darurat untuk membatalkan seluruh jadwal penerbangan mereka menuju destinasi sibuk seperti Guadalajara, Puerto Vallarta, dan pesisir Manzanillo.
Puncak ketegangan di sektor penerbangan ini terjadi ketika maskapai Southwest terpaksa mengambil tindakan drastis dengan memutar balik arah sedikitnya empat pesawat komersial mereka yang posisinya sudah terlanjur lepas landas dan mengudara menuju wilayah perbatasan Meksiko.
7. Travel Warning Darurat dari AS dan Kanada
Menanggapi eskalasi kekerasan dan kerusuhan massal yang melibatkan insiden baku tembak serta ledakan di sejumlah wilayah, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan Pemerintah Kanada secara serentak merilis peringatan perjalanan (travel warning) tingkat tinggi.
Melalui pengumuman tersebut, diinstruksikan secara darurat kepada setiap warga negara dari kedua negara tersebut yang sedang berada di negara bagian Jalisco, Michoacan, Guerrero, Tamaulipas, dan Nuevo Leon, untuk mengamankan diri sesegera mungkin.