Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil

Vania Rossa

Jum'at, 27 Februari 2026 | 19:42 WIB
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Polisi Berpeci dan Sorban Siap Bagi Takjil. (Suara.com/Tsabita Aulia)
  • Demo mahasiswa sekitar Mabes Polri pada Jumat (27/2/2026) dihadiri 350 massa dengan tuntutan lima poin krusial.
  • Polisi melakukan pengamanan ketat dengan 1.500 personel, beberapa mengenakan atribut religius selama Ramadan.
  • Aparat berencana membagikan takjil gratis menjelang berbuka puasa, Polwan bertugas membagikan sementara polisi berjaga.

Suara.com - Pemandangan berbeda terlihat saat terjadinya aksi demo oleh mahasiswa di sekitar Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) sore.

Di tengah pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa, sejumlah personel kepolisian nampak berjaga dengan mengenakan atribut keagamaan berupa peci dan sorban berwarna putih.

Penampilan religius para personel ini bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan. Tak hanya berjaga, aparat kepolisian juga berencana untuk berbagi kebaikan menjelang waktu berbuka puasa.

"Karena nanti mau buka bersama dan berbagi takjil setelah ini," ujar Pimpinan Tim Nego, Nurma, pada Jumat (27/2/2026).

Nurma juga menambahkan bahwa dalam pembagian tugasnya, personel polisi pria akan melakukan penjagaan, sementara sejumlah Polisi Wanita (Polwan) akan membagikan takjil gratis di sekitar Mabes Polri.

"Nanti kita bagi tugas, Polwan yang bagi takjil, polisi yang penjagaan," ungkapnya.

Aksi demonstrasi kali ini diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa yang tergabung dalam berbagai aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), di antaranya BEM UI, UPN Veteran Jakarta, PNJ, dan UNJ.

Meski jumlah massa mencapai ratusan, pihak kepolisian menyiagakan pengamanan yang cukup ketat dengan mengerahkan sekitar 1.500 personel di titik-titik strategis.

Adapun lima poin tuntutan massa aksi hari ini yang disampaikan oleh Koordinator Sosial Politik BEM UI, Hafidz.

Pertama, mendesak penjatuhan hukuman pidana seberat-beratnya kepada oknum polisi pelaku pembunuhan terhadap siswa MTsN 1 Maluku Tenggara berinisial AT (14), serta seluruh aparat yang terlibat dalam tindakan represivitas terhadap warga sipil.

Kedua, mendesak pencopotan Listyo Sigit dari jabatan Kapolri dan Irjen Pol. Dadang Hartanto dari jabatan Kapolda Maluku.

Ketiga, menuntut pembebasan segera bagi seluruh tahanan politik yang dinilai dikriminalisasi oleh negara.

Keempat, menuntut penegakan batasan kewenangan Polri dan mendesak penarikan anggota Polri dari jabatan-jabatan sipil.

Kelima, menuntut hasil konkret dari Komisi Percepatan Reformasi Polri terkait reformasi secara struktural, kultural, dan instrumental di tubuh Korps Bhayangkara.

Hingga menjelang waktu berbuka puasa, massa aksi masih bertahan di lokasi dengan penjagaan dari personel kepolisian yang masih mengenakan peci dan sorban.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:57 WIB

Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri

Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:19 WIB

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:02 WIB

Jalan Amblas di Lenteng Agung, Transjakarta Terpaksa Pangkas Rute Menuju UI

Jalan Amblas di Lenteng Agung, Transjakarta Terpaksa Pangkas Rute Menuju UI

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:32 WIB

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

Haji 2026 Lebih Sat-set dan Tertib, Gus Jazil Tetap Beri Catatan Pedas Soal Fasilitas Tenda

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:13 WIB

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

Truk Dinas SDA Pengangkut Tanah Ikut Terjeblos di Jalan Amblas Lenteng Agung

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:12 WIB

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Buka Jalur Alternatif Lewat Antasari dan Cinere

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 12:06 WIB

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:56 WIB

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:52 WIB

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

Komisi X Bakal Minta Penjelasan Pemerintah Soal Kebijakan Prabowo Wajib Bahasa Prancis di Sekolah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

Bantah Komnas HAM, Kemen HAM: Revisi UU Justru Perkuat Posisi Lembaga Pengawas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:06 WIB