- Perusahaan properti Agung Sedayu Group mengadakan program Ikhlas Ramadan Berbagi untuk 500 anak yatim pada Jumat (27/2/2026).
- Presiden Direktur menegaskan kepedulian sosial adalah nilai inti perusahaan, bukan sekadar agenda seremonial rutin.
- Kegiatan tersebut meliputi buka puasa bersama, santunan, serta sesi interaktif untuk validasi psikologis anak-anak.
Suara.com - Perusahaan properti nasional kembali menunjukkan komitmen tanggung jawab sosial melalui program Ikhlas Ramadan Berbagi dengan menggelar buka puasa bersama dan santunan bagi sekitar 500 anak yatim.
Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, kawasan Pantai Indah Kapuk, Jumat (27/2/2026), bertepatan dengan hari ke-9 Ramadan 1447 Hijriah.
Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono, menegaskan bahwa kepedulian sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari nilai yang dipegang perusahaan dalam menjalankan usaha.
“Bagi kami, kepedulian sosial bukan sekadar program, tetapi nilai yang terus kami pegang dalam menjalankan usaha. Kami percaya perusahaan yang bertumbuh dengan baik adalah perusahaan yang tumbuh bersama masyarakatnya,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan momen sakral untuk memperkuat nilai keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin memastikan pertumbuhan bisnis berjalan seiring kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim di sekitar wilayah operasional.
Selain pemberian santunan, panitia menghadirkan berbagai kegiatan interaktif guna menciptakan pengalaman Ramadan yang berkesan bagi para peserta.
Anak-anak diajak bermain, mewarnai, serta menonton bersama sebelum berbuka puasa. Aktivitas sederhana tersebut menghadirkan rasa dirayakan—sesuatu yang penting secara psikologis bagi perkembangan anak.
Nisa (10), peserta asal Salembaran, mengaku bahagia mengikuti kegiatan tersebut.
“Aku senang sekali karena bisa kumpul ramai-ramai. Tadi waktu dikasih hadiah rasanya seperti dipilih dan diperhatikan,” katanya.
Baca Juga: Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
Perasaan dipilih dan diperhatikan menjadi pengalaman emosional yang mampu membangun rasa percaya diri.
Dalam banyak kasus, anak-anak yatim membutuhkan validasi sosial agar tumbuh dengan harga diri yang kuat.
Nono Sampono kembali menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang bantuan materi, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang bermakna.
“Di bulan yang penuh berkah ini, setiap kebaikan insya-Allah akan dilipatgandakan nilainya. Melalui program Ikhlas Ramadan Berbagi, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang penuh makna bagi anak-anak yatim yang hadir hari ini,” ujarnya.
Ia berharap Ramadan menjadi momentum memperluas empati dan rasa syukur.
“Semoga Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan empati, kepedulian, dan rasa syukur kepada Allah SWT,” harapnya.