Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

Tasmalinda | Suara.com

Minggu, 01 Maret 2026 | 22:44 WIB
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
Bendera merah dikibatkan di Masjid Jamkaran
  • Bendera merah di Masjid Jamkaran, Qom, melambangkan darah martir Syiah dan seruan keadilan, sering muncul saat ketegangan politik meningkat.
  • Ungkapan "Ya la-Thara al-Husayn" pada bendera merujuk pada semangat pembalasan darah Husayn yang gugur di Karbala abad ketujuh.
  • Pengibaran bendera ini, seperti pasca-kematian Soleimani (Januari 2020), adalah seruan keadilan, bukan deklarasi perang resmi.

Suara.com - Dalam tradisi Islam Syiah, warna merah kerap membawa makna yang dalam, terutama ketika dihubungkan dengan darah martir dan keadilan yang belum ditegakkan.

Salah satu simbol paling kuat dari makna tersebut adalah bendera merah yang berkibar di atas Masjid Jamkaran, sebuah lambang yang kerap muncul ketika ketegangan politik dan emosional mencapai puncaknya.

Masjid Jamkaran bukan sekadar tempat ibadah. Terletak di kota suci Qom, masjid ini memiliki makna religius dan historis yang penting bagi umat Syiah, yang percaya pada konsep Imam Mahdi dan nilai-nilai perjuangan serta kesetiaan.

Dalam tradisi Syiah, warna merah melambangkan darah martir dan kerinduan akan keadilan ilahi. Ungkapan Arab yang sering tertulis pada bendera merah tersebut adalah “Ya la-Thara al-Husayn”, yang berarti “Wahai para pembalas darah Husayn”, sebuah seruan honorifik yang secara simbolik memanggil kembali semangat pembalasan darah yang tertumpah di Karbala pada abad ke-7.

Salah satu momen paling menonjol dalam penggunaan bendera merah di Masjid Jamkaran terjadi setelah pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani oleh serangan drone Amerika Serikat di Irak pada Januari 2020.

Ketika bendera merah itu dikibarkan atas nama Soleimani, itu dimaknai oleh sejumlah pengamat dan banyak warga Syiah sebagai panggilan balas dendam dan janji keadilan untuk darahnya yang dianggap telah tertumpah tanpa pembalasan.

Dalam tradisi Syiah, darah martir Imam Husayn, cucu Nabi Muhammad SAW, menjadi pusat ritus paling penting, terutama saat peringatan Asyura. Karena itu, red flag sering muncul di acara-acara keagamaan atau pertemuan besar umat Syiah untuk mengingatkan pengikutnya akan pengorbanan dan panggilan untuk keadilan ilahi.

Penggunaan bendera merah kembali menjadi sorotan global pada tahun-tahun berikutnya, termasuk di tengah ketegangan antara Iran dan Israel yang meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Setiap kali ketegangan meningkat, bendera merah di atas kubah Masjid Jamkaran kembali muncul sebagai simbol yang kuat, menandai tidak hanya duka tetapi juga pesan kepada para pendukungnya tentang pemberian balas secara moral atau spiritual, bukan otomatis deklarasi perang.

Pada 13 Juni 2025 juga mencatat bahwa pengibaran bendera merah di Masjid Jamkaran bukan merupakan deklarasi perang, melainkan peringatan dan seruan keadilan atas darah yang diyakini telah tertumpah secara tidak adil dalam konflik yang sedang berlangsung.

Bendera merah di Jamkaran telah menjadi simbol yang hidup antara religiositas dan politik, bukan karena ia mengandung instruksi militer langsung, tetapi karena ia memadukan keyakinan keagamaan mendalam dengan sentimen nasional yang kuat pada saat-saat tertentu.

Ia berfungsi sebagai pengingat sejarah dan moral kepada para penganut Syiah bahwa darah yang tertumpah membutuhkan diawasi dan dibalas dalam konteks keadilan ilahi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:24 WIB

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:28 WIB

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:58 WIB

Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan

Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:56 WIB

Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal

Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 19:49 WIB

Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files

Dino Patti Djalal Duga Agresi Militer AS ke Iran Upaya Pengalihan Isu Epstein Files

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 19:34 WIB

Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini

Ali Khamenei Gugur, Anwar Abbas Sebut Donald Trump Bandit Terbesar Abad Ini

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 19:25 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB