Personel Militer AS Tewas, Publik Amerika Tak Dukung Aksi Donald Trump

M Nurhadi

Senin, 02 Maret 2026 | 13:35 WIB
Personel Militer AS Tewas, Publik Amerika Tak Dukung Aksi Donald Trump
Donald Trump (x.com)
baca 10 detik
  • Tiga personel militer AS tewas akibat serangan di Kuwait, menandai korban jiwa pertama bagi Washington dalam eskalasi konflik ini.
  • Pemerintahan Trump menghadapi pukulan politik domestik karena dukungan publik operasi militer menurun menjelang pemilihan paruh waktu.
  • Iran, di bawah dewan transisi, mengonsolidasikan kekuatan dan siap melanjutkan perlawanan jangka panjang terhadap koalisi AS-Israel.

Suara.com - Eskalasi pertempuran di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat kini mencapai titik balik yang menyakitkan bagi Gedung Putih.

Untuk pertama kalinya sejak dimulainya operasi militer besar-besaran pada Sabtu lalu, Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi adanya korban jiwa di pihak angkatan bersenjata mereka.

Tragedi ini terjadi di tengah upaya Israel memperluas jangkauan tempurnya hingga ke jantung Teheran dan wilayah Lebanon sebagai balasan atas aksi Hizbullah.

Namun, fokus dunia kini tertuju pada jatuhnya korban pertama dari pihak AS yang menandai babak baru keterlibatan langsung Washington dalam konflik berdarah ini.

Berdasarkan laporan yang dilansir via Reuters pada Senin (2/3/2026), sedikitnya tiga personel militer Amerika Serikat dinyatakan tewas.

Insiden mematikan tersebut terjadi akibat serangan yang menghantam pangkalan militer AS di Kuwait, yang diduga merupakan bagian dari rangkaian serangan balasan yang diluncurkan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC).

Presiden Donald Trump memberikan penghormatan terakhir kepada para korban dengan menyebut mereka sebagai "patriot sejati Amerika".

Namun, dalam pernyataan yang cukup suram, Trump juga memberikan peringatan kepada publik AS bahwa risiko jatuhnya korban tambahan masih sangat tinggi seiring dengan keputusan pemerintah untuk melanjutkan kampanye militer hingga beberapa minggu ke depan.

Secara domestik, kabar duka ini menjadi pukulan berat bagi pemerintahan Trump.

baca juga

Berdasarkan jajak pendapat terbaru, hanya sekitar 25 persen warga Amerika yang mendukung operasi militer ini, menjadikannya sebuah pertaruhan politik yang sangat berisiko menjelang pemilihan paruh waktu.

Di sisi lain, Teheran menunjukkan sikap yang tidak goyah meskipun kehilangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Di bawah kepemimpinan Presiden Masoud Pezeshkian, Iran kini bergerak dalam struktur dewan kepemimpinan transisi untuk menjaga stabilitas negara.

Meskipun sempat muncul sinyal diplomasi melalui jalur Oman, pernyataan terbaru dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, justru menyiratkan adanya konsolidasi kekuatan.

Iran menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan perlawanan jangka panjang melawan koalisi AS-Israel.

Konflik yang kian memanas setelah jatuhnya korban di pihak AS ini langsung mengguncang stabilitas dunia. Harga minyak mentah melonjak tajam akibat ancaman keamanan di jalur distribusi energi utama.

Selain itu, sektor penerbangan global mengalami gangguan terburuk dalam sejarah dengan ditutupnya Bandara Internasional Dubai dan beberapa hub udara utama lainnya di Timur Tengah.

Trump tetap bersikeras melanjutkan "perang psikologis" dengan mengajak rakyat Iran melakukan pemberontakan, namun di lapangan, konsolidasi militer Iran dan kelompok proksinya justru tampak semakin solid dalam memberikan perlawanan terhadap serangan udara AS yang telah menghantam lebih dari 1.000 target.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Apa yang Perlu Disiapkan Jika Perang Dunia III Terjadi? Ini Daftarnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:31 WIB

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

5 Dampak Penutupan Selat Hormuz Imbas Perang di Iran, Bisa Picu Inflasi Global?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:17 WIB

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 12:57 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Siapa yang Pimpin Iran Saat Ini?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:41 WIB

Israel Mulai Serang Lebanon, Trump Beri Sinyal Perang Jangka Panjang

Israel Mulai Serang Lebanon, Trump Beri Sinyal Perang Jangka Panjang

News | Senin, 02 Maret 2026 | 12:40 WIB

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Profil Anak hingga Cucu Ayatollah Ali Khamenei yang Dikabarkan Tewas akibat Serangan Israel

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 12:02 WIB

Terkini

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:12 WIB

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:09 WIB

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:05 WIB

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:04 WIB

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:03 WIB

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:02 WIB

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:01 WIB

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00 WIB

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:56 WIB

×