Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam 4 Rudal Balistik Iran, Eskalasi Kian Memanas

Bangun Santoso

Senin, 02 Maret 2026 | 13:57 WIB
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dihantam 4 Rudal Balistik Iran, Eskalasi Kian Memanas
Foto sebagai ILUSTRASI Kapal induk USS George H.W. Bush. (Sumber: Wikipedia)
baca 10 detik
  • Militer Iran, melalui IRGC, mengklaim melancarkan empat rudal balistik terhadap kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk.
  • Akibat serangan tersebut, kapal induk bertenaga nuklir AS dilaporkan bergerak menuju Samudra Hindia menjauhi area konflik.
  • Serangan ini merupakan bagian dari Operasi True Promise 4, balasan atas serangan gabungan AS dan Israel sebelumnya.

Suara.com - Situasi keamanan di kawasan Teluk mencapai titik didih baru setelah muncul laporan mengenai pergerakan kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln.

Kantor Berita Rusia, TASS, melaporkan bahwa kapal induk bertenaga nuklir tersebut terpaksa meninggalkan area penempatannya di dekat perairan Iran.

Langkah ini diambil menyusul serangan masif yang dilancarkan oleh militer Iran menggunakan empat rudal balistik yang diklaim tepat sasaran.

Laporan dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyebutkan bahwa kapal induk kebanggaan Angkatan Laut AS tersebut kini tengah bergerak menuju Samudra Hindia untuk menjauh dari jangkauan serangan lebih lanjut.

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) telah memberikan konfirmasi mengenai adanya serangan yang mengarah ke aset mereka.

Namun, pihak militer Amerika Serikat memberikan pernyataan kontradiktif dengan menyatakan bahwa kapal tersebut memang mendapat serangan tetapi menyatakan tidak terkena hantaman rudal secara langsung.

Klaim Serangan Empat Rudal Balistik IRGC

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran secara resmi mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik yang ditujukan langsung terhadap tubuh kapal induk USS Abraham Lincoln.

Dalam komunike operasional ketujuh yang dirilis pada 1 Maret, IRGC menyatakan keberhasilan mereka menghantam kapal induk kelas Nimitz tersebut dengan empat buah rudal balistik. Laporan ini pertama kali disiarkan oleh ILNA yang mengutip sumber dari Sepah News.

baca juga

Pihak Iran menegaskan bahwa serangan ini merupakan pesan serius bagi kehadiran militer asing di kawasan tersebut. Dalam pernyataan resminya, IRGC menekankan posisi mereka terhadap kekuatan militer Amerika Serikat yang berada di wilayah tersebut.

“Serangan kuat oleh angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap tubuh militer musuh yang telah kelelahan telah memasuki fase baru, dan darat serta laut akan menjadi kuburan yang semakin besar bagi para agresor teroris,” demikian pernyataan IRGC.

Operasi True Promise 4: Aksi Balasan Iran

Serangan terhadap USS Abraham Lincoln ini bukan merupakan insiden tunggal, melainkan bagian dari operasi militer yang lebih besar yang diberi nama Operasi True Promise 4.

Nama ini dipilih sebagai simbol kampanye balasan Iran atas peristiwa berdarah yang terjadi sebelumnya. Operasi ini dipicu oleh serangan gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Serangan gabungan tersebut dilaporkan telah menewaskan tokoh-tokoh sentral di Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah komandan militer senior lainnya.

Kehilangan figur-figur kunci ini memicu kemarahan besar di Teheran, yang kemudian direspons dengan mobilisasi kekuatan rudal balistik secara besar-besaran ke berbagai titik strategis milik Amerika Serikat.

IRGC menyatakan bahwa rincian lebih lanjut mengenai dampak kerusakan dan teknis serangan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Hingga saat ini, dunia internasional masih menunggu bukti-bukti visual atau konfirmasi tambahan, mengingat pejabat militer AS belum memberikan rincian teknis terkait klaim kerusakan pada kapal induk tersebut.

Spesifikasi USS Abraham Lincoln dan Dampak Geopolitik

USS Abraham Lincoln merupakan kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz yang menjadi simbol kekuatan proyeksi armada laut Amerika Serikat di seluruh dunia.

Kapal ini telah dikerahkan di kawasan Teluk sebagai bagian dari kehadiran angkatan laut AS untuk mendukung operasi terhadap Iran serta menjaga jalur perdagangan energi global.

Keberadaan kapal induk ini di Samudra Hindia, jika terkonfirmasi sebagai bentuk penarikan diri dari zona tempur, menandakan adanya perubahan taktik yang signifikan di lapangan.

Serangan langsung terhadap kapal induk AS dianggap sebagai eskalasi paling signifikan dalam sejarah konflik kedua negara, mengingat kapal induk sering kali dianggap sebagai "wilayah kedaulatan terapung" bagi Amerika Serikat.

Serangan Meluas ke 14 Pangkalan Militer AS

Selain menargetkan USS Abraham Lincoln, angkatan bersenjata Iran juga menyatakan telah melancarkan serangan serentak ke berbagai titik di Timur Tengah.

Klaim serangan ini mencakup penargetan terhadap 14 pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di seluruh kawasan.

Militer Iran juga menyatakan telah melakukan serangan udara terhadap posisi-posisi Amerika di negara-negara Teluk serta Wilayah Kurdistan di Irak.

Rentetan serangan ini menunjukkan kemampuan koordinasi militer Iran dalam menjangkau berbagai target strategis dalam waktu yang bersamaan, yang meningkatkan kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka di kawasan yang lebih luas.

Masyarakat internasional kini memantau dengan ketat bagaimana respons balasan yang akan diambil oleh Washington terhadap serangan yang menargetkan aset vital mereka di laut dan darat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius

Misi Damai Prabowo untuk AS-Israel-Iran Dinilai Terlalu Ambisius

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:51 WIB

Pangeran Bermuka Dua: Bagaimana Mohammad bin Salman Rayu Trump untuk Habisi Iran

Pangeran Bermuka Dua: Bagaimana Mohammad bin Salman Rayu Trump untuk Habisi Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:51 WIB

Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas

Trump Mulai Cawe-cawe Urusan Iran, Siapkan 3 Nama Calon Pemimpin Baru Pasca Khamenei Tewas

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:49 WIB

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Inggris Bersiap Evakuasi 94.000 Warganya

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Inggris Bersiap Evakuasi 94.000 Warganya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:41 WIB

Orang Dalam FIFA Blak-blakan Nasib Iran di Piala Dunia 2026

Orang Dalam FIFA Blak-blakan Nasib Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 13:36 WIB

10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik

10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia: Iran Cuma Rp500 Perak, Pertamina Malah Naik

Otomotif | Senin, 02 Maret 2026 | 13:50 WIB

Tak Hanya Soal Nuklir, 5 Alasan Israel dan AS Nekat Gempur Iran Habis-habisan

Tak Hanya Soal Nuklir, 5 Alasan Israel dan AS Nekat Gempur Iran Habis-habisan

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 13:55 WIB

Terkini

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

IHSG Nyaman di Level 6.000, Saham WIFI Melesat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:18 WIB

7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!

7 Jenis Sabun Muka Cetaphil Sesuai Kebutuhan Kulit, Jangan Salah Pilih!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:17 WIB

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Adhityo Diperiksa KPK

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

Serang Balik! dr Tifa Sebut Jokowi Tak Pernah Ngaku Lulusan UGM Sebelum Kasus Ijazah Palsu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:15 WIB

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Penelitian Baru Ungkap Akar Budaya Toalean di Sulawesi Selatan

Sulsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14 WIB

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:11 WIB

Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh

Aset Melonjak Jadi Rp2.250 Triliun, Fundamental BRI Kian Kokoh

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:11 WIB

Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak

Bukan Hanya Soal Ijazah Ditahan, Penasihat Presiden Bongkar Masalah Gaji di 5asec Saat Sidak

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:10 WIB

Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"

Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:08 WIB

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:03 WIB

×