Meski Tel Aviv Diluluhlantakkan Iran, Israel Tetap Lanjutkan Genosida di Gaza

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 08 Maret 2026 | 19:13 WIB
Meski Tel Aviv Diluluhlantakkan Iran, Israel Tetap Lanjutkan Genosida di Gaza
Ilustrasi perang Iran dan Israel. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Serangan Israel di Khan Younis, Gaza, terus berlanjut meski ada gencatan senjata, menewaskan ratusan warga sipil sejak Oktober 2023.
  • Eskalasi konflik Iran-Israel memasuki fase berbahaya, dengan serangan di fasilitas minyak Iran dan balasan Iran yang menyebabkan korban jiwa di kedua pihak.
  • Krisis regional ini berdampak pada ekonomi global, menyebabkan lonjakan harga minyak mentah Brent dan gangguan jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Suara.com - Di saat perhatian dunia tersedot sepenuhnya pada bara api yang meluas antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, ada satu kenyataan pahit yang seolah terlupakan: penderitaan di Gaza tidak pernah berhenti.

Sementara rudal-rudal balistik melintas di langit Timur Tengah, serangan darat dan udara di tanah Palestina justru semakin intensif. Dunia mungkin sedang sibuk menghitung dampak harga minyak atau ancaman perang regional, namun bagi warga Gaza, setiap harinya tetaplah tentang bertahan hidup di tengah gempuran yang tidak kunjung usai.

Genosida oleh Israel Masih Berlanjut

Pemandangan memilukan kembali terjadi di Khan Younis, Gaza Selatan. Seorang ayah dan anak perempuannya dilaporkan tewas seketika akibat serangan drone Israel tepat di jantung kota tersebut pada Sabtu pagi (7/3/2026).

Tak berselang lama, serangan lain di wilayah yang sama merenggut satu nyawa lagi dan melukai seorang anak perempuan. Meskipun secara teknis ada kesepakatan gencatan senjata sejak 11 Oktober 2025, militer Israel nyatanya terus melancarkan serangan udara, tembakan artileri, hingga pemboman dari kapal laut setiap harinya.

Data dari Kementerian Kesehatan Palestina menunjukkan betapa ngerinya angka kematian yang terus bertambah. Sejak gencatan senjata tersebut, tercatat 640 warga Palestina tewas dan 1.700 lainnya luka-luka.

Jika ditarik sejak Oktober 2023, total korban jiwa telah menembus angka 72.123 orang. Kondisi ini diperparah dengan ditutupnya pintu perbatasan Rafah oleh Israel sebagai imbas konflik dengan Iran, yang memutus akses bagi ribuan pasien darurat untuk berobat ke luar negeri, menurut laporan Human Rights Watch Februari lalu.

Tidak hanya di Gaza, kekerasan di Tepi Barat juga meningkat tajam, di mana setidaknya 1.094 warga Palestina telah tewas oleh tentara maupun pemukim ilegal Israel sejak konflik pecah tahun lalu.

Update Terbaru Perang Iran vs Israel

baca juga

Memasuki hari kesembilan, eskalasi antara poros Amerika Serikat–Israel melawan Iran mencapai titik baru yang sangat berbahaya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah konflik ini, Israel menghantam depo penyimpanan minyak dan fasilitas pemurnian di Iran, termasuk kebakaran hebat di depo Shehran, pinggiran Teheran.

Iran membalas dengan meluncurkan gelombang serangan yang mereka sebut sebagai “Gelombang ke-27 Operasi True Promise”. Setidaknya 1.332 orang telah tewas di Iran sejak serangan dimulai pada 28 Februari lalu, menurut Al Jazeera.

Dampaknya kini merembet ke seluruh kawasan Teluk. Bahrain melaporkan pabrik desalinasi air mereka dihantam drone Iran, sementara Kuwait mengonfirmasi dua petugas keamanan perbatasannya tewas akibat serangan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump bersikeras menuntut “penyerahan tanpa syarat” dari Teheran dan memperkirakan operasi militer ini akan berlangsung selama empat hingga enam minggu ke depan.

Krisis ini tidak hanya mengancam nyawa, tapi juga ekonomi global. Harga minyak mentah Brent melonjak hingga 27 persen hanya dalam satu minggu, kenaikan mingguan terbesar sejak pandemi 2020, akibat terganggunya jalur perdagangan di Selat Hormuz.

Strategi militer Israel yang kini membagi fokus ke Iran tampaknya tidak mengurangi intensitas gempuran mereka di Gaza, justru membuat situasi kemanusiaan di sana semakin terisolasi dari pantauan internasional karena perhatian media global teralihkan ke perang yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis

Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:45 WIB

Siapa Profesor Jiang Xueqin? Sosok yang Ramal AS Kalah Perang Lawan Iran

Siapa Profesor Jiang Xueqin? Sosok yang Ramal AS Kalah Perang Lawan Iran

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 13:35 WIB

Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?

Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44 WIB

Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel

Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15 WIB

AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran

AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 13:10 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×