'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

Bangun Santoso

Senin, 08 Juni 2026 | 20:48 WIB
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
Oditur Militer menegaskan penyiraman terhadap aktivis Andrie Yunus bukan tindakan spontan, melainkan hasil perencanaan yang melibatkan empat terdakwa, Senin (8/6/2026). (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • Oditur Militer menegaskan di Pengadilan Militer Jakarta bahwa penyiraman aktivis Andrie Yunus merupakan tindakan penganiayaan yang direncanakan matang.
  • Empat terdakwa terbukti telah sepakat menjalankan peran masing-masing sejak 11 Maret 2026 untuk menyerang korban dengan cairan kimia.
  • Akibat perbuatan terencana tersebut, korban mengalami trauma kimia serius hingga menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan pada mata kanan.

Suara.com - Oditur Militer menegaskan penyiraman terhadap aktivis Andrie Yunus bukan tindakan spontan, melainkan hasil perencanaan yang melibatkan empat terdakwa.

Hal itu disampaikan dalam replik atau tanggapan atas pleidoi terdakwa dalam sidang lanjutan kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dalam persidangan, Oditur Militer menolak dalil penasihat hukum yang menyebut para terdakwa tidak memiliki kesatuan kehendak dan hanya terdakwa utama yang bertanggung jawab atas penyiraman.

"Fakta yang paling penting dalam perkara ini adalah seluruh tindakan tersebut dilakukan berdasarkan kesepakatan yang dibentuk bersama pada tanggal 11 Maret tahun 2026," kata Oditur Militer saat membacakan replik.

Menurut Oditur, masing-masing terdakwa menjalankan peran yang telah disepakati untuk mencapai tujuan yang sama, yakni melakukan penyiraman terhadap Andrie Yunus sebagai bentuk pemberian pelajaran dan efek jera.

Oditur juga memaparkan kronologi dugaan perencanaan aksi tersebut. Bermula dari obrolan para terdakwa mengenai Andrie Yunus yang dianggap telah merendahkan institusi TNI.

Dalam salah satu pertemuan, terdakwa pertama disebut mengutarakan keinginannya untuk memukul korban.

"Jangan dipukuli, tapi disiram saja dengan cairan pembersih karat," kata Oditur mengutip usulan terdakwa kedua dalam pertemuan tersebut.

Usulan itu, menurut Oditur, kemudian disetujui para terdakwa lain. Bahkan terdakwa ketiga disebut mengatakan, "Kalau begitu kita kerjakan bersama-sama."

baca juga

Oditur menilai rangkaian komunikasi, pembagian tugas pengintaian, pencarian korban, hingga penyiapan campuran air aki dan cairan pembersih karat membuktikan adanya unsur perencanaan matang.

"Terdapat jeda waktu sekitar tiga hari. Dengan demikian hal ini menunjukkan niat tersebut bukan spontanitas melainkan kehendak yang dipelihara," ujar Oditur.

Selain itu, Oditur juga menolak klaim bahwa korban tidak mengalami luka berat.

Berdasarkan visum dan keterangan ahli yang dibacakan dalam persidangan, Andrie Yunus disebut mengalami trauma kimia asam serius yang menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan mata kanan.

Atas dasar itu, Oditur Militer menyatakan tetap pada tuntutan yang telah dibacakan sebelumnya dan meminta majelis hakim menyatakan keempat terdakwa terbukti melakukan penganiayaan berencana yang mengakibatkan luka berat.

"Seluruh dalil pembelaan yang dilakukan oleh penasihat hukum para terdakwa tersebut justru semakin mempertegas keterkaitan dan kesesuaian alat-alat bukti yang telah diajukan," pungkas Oditur. (Reporter: Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktor Intelektual Tak Disentuh, KontraS Sebut Sidang Militer Andrie Yunus Hanya Sandiwara!

Aktor Intelektual Tak Disentuh, KontraS Sebut Sidang Militer Andrie Yunus Hanya Sandiwara!

News | Senin, 08 Juni 2026 | 16:54 WIB

Jelang Vonis, Tim Advokasi Minta Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Dihentikan

Jelang Vonis, Tim Advokasi Minta Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Dihentikan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:50 WIB

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:02 WIB

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

Pleidoi Anggota BAIS: Siram Air Keras Itu Spontan, Tak Ada Niat Bikin Andrie Yunus Luka Berat

Pleidoi Anggota BAIS: Siram Air Keras Itu Spontan, Tak Ada Niat Bikin Andrie Yunus Luka Berat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:18 WIB

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bahlil Mulai Cari Lokasi Proyek Gudang Minyak Mentah di Wilayah Sumatra

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:01 WIB

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:51 WIB

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Harga BBM Bisa Turun, Minyak Dunia Telah Melemah Hingga 1 Persen

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV Musim Panas 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:50 WIB

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Aji Santoso Bongkar Alasan De Red FC Tak Berkutik Lawan PSM Makassar

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 08:48 WIB

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

Telat Bayar Pajak Kendaraan? Bapenda DKI Hapus Denda hingga Akhir 2026

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:42 WIB

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Daftar 16 Bank Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Berpotensi Bertambah?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 08:41 WIB

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:31 WIB

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Ramai Kasus Penyadapan HP Prabowo oleh Listyo Sigit, Ini Cara Cek HP Anda Disadap atau Tidak

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 08:29 WIB

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Review Blossoms of Power: Dua Hati yang Terikat dalam Konflik Kerajaan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 08:20 WIB

×