Siap-siap Hujan Rudal Iran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:48 WIB
Siap-siap Hujan Rudal Iran
Rudal Iran (Tasnimnews)
  • Iran menyatakan kesiapan melanjutkan perang rudal tanpa batas waktu melawan Amerika Serikat.

  • Menlu Abbas Araghchi secara resmi menutup peluang negosiasi diplomatik dengan pemerintah Donald Trump.

  • Konflik regional menyebabkan harga minyak melonjak dan memicu krisis kemanusiaan di banyak negara.

Suara.com - Ketegangan diplomatik antara Teheran dan Washington perang kini memasuki babak baru yang sangat mengkhawatirkan bagi stabilitas global.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengeluarkan pernyataan provokatif mengenai kesiapan militer negaranya dalam menghadapi tekanan Barat.

Pihak Teheran memberikan sinyal kuat bahwa mereka tidak akan mundur dari konfrontasi bersenjata yang sedang berlangsung saat ini.

Pernyataan ini menjadi sorotan utama karena disampaikan di tengah gejolak perang yang melibatkan banyak negara di kawasan tersebut.

Araghchi menekankan bahwa kekuatan rudal Iran akan terus dikerahkan selama kepentingan nasional mereka merasa terancam oleh lawan.

“Kami siap menyerang mereka dengan rudal selama diperlukan dan selama dibutuhkan,” kata Araghchi dikutip dari PBS News.

Ketegasan ini muncul sebagai respons langsung atas klaim sepihak dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya.

Trump sempat melontarkan pernyataan optimis bahwa eskalasi peperangan di Timur Tengah akan segera menemui titik akhir.

Namun pemimpin Amerika tersebut juga memberikan peringatan keras bahwa pihak lawan akan mengalami kerugian besar jika tetap melawan.

Pihak Iran tampaknya sudah kehilangan kepercayaan sepenuhnya terhadap proses diplomasi yang melibatkan pemerintah Amerika Serikat saat ini.

Araghchi mengenang kembali sejarah interaksi kedua negara yang dianggapnya hanya memberikan dampak negatif bagi rakyat Iran.

Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan menjadi alasan utama mengapa Teheran enggan kembali ke meja perundingan formal.

Keputusan untuk menutup pintu komunikasi ini menandakan potensi eskalasi yang lebih panjang di masa depan bagi kedua negara.

Gelombang serangan udara menggunakan teknologi rudal dan drone Iran telah menjangkau berbagai titik strategis di kawasan Teluk.

Target serangan tersebut menyasar fasilitas di Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga wilayah kedaulatan Israel.

Situasi keamanan regional semakin memburuk sejak Mojtaba Khamenei secara resmi diangkat menjadi pemimpin tertinggi baru di Iran.

Ketegangan bahkan sempat meluas hingga ke wilayah Turki yang merupakan salah satu anggota penting dari aliansi NATO.

Sebuah rudal sempat mengarah ke wilayah Turki namun sistem pertahanan udara setempat berhasil melumpuhkan ancaman tersebut tepat waktu.

Konfrontasi bersenjata ini memberikan guncangan hebat pada sektor ekonomi internasional, terutama pada pasar komoditas energi dunia.

Harga minyak mentah sempat meroket tajam hingga melampaui angka 100 dolar per barel akibat ketidakpastian pasokan global.

Angka tersebut merupakan rekor tertinggi yang belum pernah terlihat lagi sejak krisis Ukraina pecah beberapa tahun silam.

Meskipun demikian harga sempat terkoreksi turun sekitar 5 persen setelah adanya pernyataan terbaru dari Presiden Donald Trump.

Kekhawatiran utama pasar adalah pemblokiran Selat Hormuz yang menjadi jalur vital bagi distribusi 20 persen minyak dunia.

Prancis kini tengah menyusun rencana misi pertahanan khusus untuk mencoba membuka kembali akses pelayaran di jalur strategis tersebut.

Efek mematikan dari konflik ini telah memakan korban jiwa dari kalangan warga sipil yang tidak berdosa di beberapa negara.

Sebuah fasilitas minyak di kawasan Al Ma’ameer Bahrain mengalami kerusakan parah dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Israel di mana satu warga sipil tewas akibat ledakan dahsyat dari rudal Iran.

Pertempuran di Lebanon juga semakin memanas dengan keterlibatan aktif antara pihak militer Israel dan kelompok bersenjata Hezbollah.

Data terbaru menunjukkan bahwa setidaknya 486 orang telah kehilangan nyawa dalam baku tembak yang terjadi sejak awal Maret.

Selain korban tewas terdapat lebih dari 1.300 orang lainnya yang menderita luka-luka akibat serangan artileri yang terus berlanjut.

Pemerintah Amerika Serikat juga harus menerima kenyataan pahit atas gugurnya sejumlah personil militer mereka di medan perang.

Sebuah upacara penghormatan terakhir digelar untuk menyambut kedatangan jenazah prajurit yang tewas dalam tugas di Timur Tengah.

Sersan Benjamin Pennington yang baru berusia 26 tahun tercatat sebagai tentara Amerika ketujuh yang gugur dalam konflik ini.

Prosesi khidmat di Pangkalan Angkatan Udara Dover tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi dari pemerintahan dan militer Amerika Serikat.

Wakil Presiden JD Vance tampak hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para prajurit yang telah berkorban.

Kehadiran Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Jenderal Dan Caine juga mempertegas duka mendalam yang dirasakan oleh pihak Pentagon.

Seluruh elemen pemerintah Amerika kini sedang mengevaluasi langkah strategis berikutnya guna menghadapi ancaman rudal dari pihak Iran tersebut.

Masyarakat internasional kini hanya bisa menunggu apakah ketegangan ini akan mereda atau justru berujung pada perang skala besar.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah

Malam Berdarah di Tepi Barat! Desa Diserbu, 4 Warga Palestina Tewas, Israel Perluas Wilayah

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:32 WIB

Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis

Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:21 WIB

Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran

Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:27 WIB

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:25 WIB

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB