Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB
Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu
Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Doktor Slamet Ginting. (bidik layar video)
  • Status siaga 1 TNI masih berlaku karena ketegangan global, terutama Timur Tengah, bergantung situasi internasional.
  • Anggaran pertahanan dapat disesuaikan saat krisis, berpotensi mempercepat pengadaan alutsista dan kerja sama militer.
  • Indonesia mesti waspada konflik elite, isu koordinasi TNI, perang hibrida, dan perang proksi modern.

Suara.com - Status siaga 1 yang diberlakukan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih terus berlangsung seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh analis politik dan militer dari Universitas Nasional, Slamet Ginting dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV.

Menurut Slamet, kondisi Siaga 1 tersebut belum memiliki batas waktu yang pasti dan akan terus bergantung pada perkembangan situasi internasional.

“Iya, masih. Tadi kan para prajurit kembali ke kesatriaannya, mereka nggak bakal bisa lebaran. Sampai kapan? Ya sampai situasi di Timur Tengah itu relatif sudah relatif aman,” ujarnya, dikutip pada Kamis (12/3/2026).

Ia menilai dinamika geopolitik dunia saat ini sedang tidak stabil. Salah satu faktor yang memicu ketegangan adalah konflik yang melibatkan Amerika-Israel dan Iran yang berdampak pada kawasan lainnya.

Slamet memberi contoh Amerika yang mendirikan Board of Peace (BOP) sebagai tawaran gencatan senjata, sementara Amerika terlibat dalam perang antara Israel dan Iran.

Ia memandang bahwa Donald Trump tengah berupaya menggantikan PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) dengan BOP.

“Nih geopolitik sedang tidak baik-baik saja karena BOP sedang diupayakan oleh Donald Trump sebagai pengganti PBB yang dianggap tidak mampu juga menyelesaikan konflik di Gaza atau di wilayah Yerusalem, Palestina, dan lain-lain begitu,” kata Slamet.

Anggaran Pertahanan Bisa Disesuaikan Jika Krisis

Terkait konsekuensi anggaran dari status siaga militer, Slamet menilai anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dialokasikan ke anggaran militer. Ia berpendapat pemerintah dapat melakukan penyesuaian apabila situasi keamanan semakin memburuk.

“Ya saya kira tidak, mungkin akan mengambil dari dari yang lain anggaran yang lain. Kalau situasi krisis saya kira Menteri Keuangan juga sudah dipanggil Presiden. Dalam situasi seperti sekarang untuk Siaga 1 pun menurut saya sudah diberikan sebuah pemahaman,” jelas Slamet.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut juga dapat mendorong percepatan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista). Bahkan menurutnya, Indonesia berpotensi mempertimbangkan kerja sama militer dengan negara lain.

Bantah Isu Perpecahan di Tubuh TNI

Dalam diskusi tersebut juga muncul pertanyaan mengenai adanya perbedaan pernyataan antara Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Namun Slamet menilai hal itu lebih disebabkan persoalan koordinasi.

“Saya kira soal koordinasi saja, soal komunikasi. Ini harus diperbaiki,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:23 WIB

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:49 WIB

Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI

Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:47 WIB

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:34 WIB

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:54 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Bergejolak

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Bergejolak

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:29 WIB

Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana

Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual

News | Senin, 27 April 2026 | 21:12 WIB

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

News | Senin, 27 April 2026 | 21:02 WIB

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI

News | Senin, 27 April 2026 | 20:52 WIB

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

News | Senin, 27 April 2026 | 20:36 WIB

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional

News | Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

Omzet Rp3,5 M, Setoran Parkir Blok M Square ke Kas Jakarta Cuma Rp711 Juta, Ada Apa?

News | Senin, 27 April 2026 | 20:19 WIB

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

Resmi Dilantik Jadi KSP, Dudung Masih Rangkap Jabatan Penasihat Khusus Presiden

News | Senin, 27 April 2026 | 19:59 WIB

Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'

Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'

News | Senin, 27 April 2026 | 19:58 WIB

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

Sambut May Day 2026, Megawati Tegaskan Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Keadilan Sosial

News | Senin, 27 April 2026 | 19:53 WIB

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

Bisikan Prabowo yang Bikin Rocky Gerung Tertawa-tawa di Istana: Pokoknya Ada

News | Senin, 27 April 2026 | 19:45 WIB