Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu

Bangun Santoso

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB
Geopolitik Memanas, Status Siaga 1 TNI Belum Punya Batas Waktu
Analis Politik dan Militer Universitas Nasional, Doktor Slamet Ginting. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Status siaga 1 TNI masih berlaku karena ketegangan global, terutama Timur Tengah, bergantung situasi internasional.
  • Anggaran pertahanan dapat disesuaikan saat krisis, berpotensi mempercepat pengadaan alutsista dan kerja sama militer.
  • Indonesia mesti waspada konflik elite, isu koordinasi TNI, perang hibrida, dan perang proksi modern.

Ia menjelaskan bahwa secara struktur, penggunaan kekuatan militer berada di bawah kewenangan Panglima TNI, sementara kepala staf angkatan berperan dalam pembinaan personel.

“Kasad ini, Kepala Staf Angkatan ini tugasnya hanya pembinaan. Sementara Panglima TNI memang penggunaan kekuatan,” kata Slamet.

Slamet juga mengingatkan agar Presiden Prabowo tidak hanya mendengar laporan baik-baik saja dari Hambalang Boy, tetapi juga harus berani mengkritisi dan mengawasi mereka agar tidak ada penyalahgunaan terkait laporan situasi Indonesia yang sebenarnya.

“Jadi saya kira lingkaran dekat Presiden, Hambalang Boy juga barangkali harus dikritisi oleh Presiden jangan sampai nantinya memfilter persoalan kepresidenan yang baik-baik saja yang buruk tidak gitu,” tuturnya.

Waspadai Konflik Elite Seperti Peristiwa Malari

Slamet juga mengingatkan agar pemerintah mewaspadai potensi konflik di lingkaran elite kekuasaan. Ia menyinggung pengalaman sejarah Indonesia seperti Peristiwa Malari yang dipicu persaingan kelompok elite di sekitar presiden saat itu, Soeharto.

“Saya khawatir kalau terjadi konflik elit militer ini karena mereka punya senjata,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi antara presiden dan para pejabat strategis, termasuk intelijen dan militer, harus dijaga agar tidak menimbulkan rumor yang dapat mengganggu stabilitas.

Ancaman Perang Hibrida dan Perang Proksi

baca juga

Selain ancaman militer konvensional, Slamet menilai Indonesia juga harus mewaspadai bentuk konflik modern seperti perang hibrida dan perang proksi.

“Jadi menurut saya perang sekarang ini betul-betul perang hibrida dan bukan infanteri berhadapan dengan infanteri,” katanya.

Ia menambahkan bahwa propaganda dan operasi intelijen asing juga menjadi tantangan tersendiri di era digital.

“Yang sering tidak terdeteksi oleh orang-orang awam adalah perang proksi menggunakan orang-orang ini, termasuk perang di udara,” ujar Slamet.

Slamet juga berpendapat bahwa mungkin teknologi atau kekuatan udara di Indonesia masih belum setara untuk adu kekuatan udara terbuka (drone/rudal canggih) seperti yang terjadi di konflik Israel-Iran.

Namun, Indonesia bisa melawan dengan perang gerilya dan perang semesta, memancing masuk ke wilayah darat agar pasukan yang menyerang sulit keluar dengan selamat.

“Kita tidak akan sanggup menghadapi perang udara seperti di Iran itu, tapi kita akan sambut ke dalam silakan masuk ke dalam wilayah Indonesia. Tapi Anda siap-siap pulang dengan kantong jenazah,” pungkasnya. (Dinda Pramesti K)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

Iran Rusak Sistem Keamanan Udara Israel, Rezim Zionis Kocar-kacir Sulit Halau Rudal 'Kiamat'

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:23 WIB

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:49 WIB

Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI

Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:47 WIB

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:34 WIB

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:54 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Bergejolak

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Bergejolak

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 11:29 WIB

Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana

Update Terkini Perang Iran, Israel Makin Hancur Hingga Ledakan di Mana-mana

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

×