Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 12:50 WIB
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
Ilustrasi konflik AS-Israel-Iran di selat hormuz picu kenaikan minyak internasional [Suara.com]
  • Harga minyak Brent dan WTI naik signifikan pada Senin, 16 Maret 2026, akibat konflik AS-Israel versus Iran.
  • Ketegangan ini menyebabkan penutupan Selat Hormuz, memicu lonjakan harga minyak lebih dari 40 persen bulan ini.
  • Presiden Trump mengancam menyerang Pulau Kharg sementara Iran membalas dengan menyerang terminal minyak Fujairah, UEA.

Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan kenaikannya pada perdagangan Senin 16 Maret 2026,  seiring konflik Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang kini memasuki minggu ketiga. 

Ketegangan ini mengancam infrastruktur migas dan menyebabkan penutupan Selat Hormuz, yang tercatat sebagai gangguan pasokan global terbesar dalam sejarah.

Mengutip dari Reuters, Harga minyak mentah Brent melonjak USD 2,01 atau 1,95 persen  menjadi USD 105,15 per barel pada pukul 23.38 GMT, menyusul kenaikan sebesar USD 2,68 pada penutupan perdagangan Jumat lalu.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik USD 1,61, atau 1,63 persen, menjadi USD 100,32 per barel, setelah naik hampir USD 3 pada sesi sebelumnya.

Serangan AS ke Pulau Kharg kini berisiko 'membunuh diri'. Pakar mengungkapkan strategi baru Iran yang bisa menghancurkan ekonomi dan militer Washington lewat serangan balasan. [Dok. X/@DropSiteNews]
Serangan AS ke Pulau Kharg kini berisiko 'membunuh diri'. Pakar mengungkapkan strategi baru Iran yang bisa menghancurkan ekonomi dan militer Washington lewat serangan balasan. [Dok. X/@DropSiteNews]

Harga kedua kontrak minyak melonjak lebih dari 40 persen bulan ini ke level tertinggi sejak 2022. Lonjakan ini dipicu serangan AS-Israel ke Iran yang menyebabkan Teheran menutup Selat Hormuz, jalur krusial bagi seperlima pasokan minyak global.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang pusat ekspor minyak Pulau Kharg setelah menggempur target militer Iran akhir pekan lalu. Sebagai balasan, drone Iran menghantam terminal minyak utama Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA). 

Meski operasional di Fujairah mulai berjalan kembali, status pemulihan total jalur ekspor yang menangani 90 persen minyak Iran tersebut masih belum dipastikan.

Fujairah, yang terletak di luar Selat Hormuz, merupakan jalur keluar untuk sekitar 1 juta barel minyak mentah Murban andalan UEA per hari - volume yang setara dengan sekitar 1 persen dari permintaan dunia.

Analyst SEB, Erik Meyersson, menyatakan bahwa Amerika Serikat tengah mempertimbangkan sejumlah opsi operasi darat berisiko tinggi terhadap Iran.

"Termasuk menyerang situs nuklir untuk mendapatkan uranium yang diperkaya milik Iran, merebut pusat minyak Pulau Kharg, dan menduduki Iran selatan untuk melindungi Selat Hormuz," kata Meyersson, dalam sebuah catatan.

Dia menambahkan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan eskalasi besar yang menunjukkan kesiapan AS untuk menghadapi risiko yang jauh lebih tinggi.

Menurut laporan Wall Street Journal, Trump telah mendesak negara-negara sekutu untuk mengerahkan kapal perang guna mengamankan jalur strategis tersebut. Trump berencana mengumumkan pembentukan koalisi pengawalan kapal di Selat Hormuz pada minggu ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:27 WIB

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:34 WIB

Terkini

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB