Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 16 Maret 2026 | 14:51 WIB
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram ari keras oleh orang tidak dikenal. (tangkap layar)
  • Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus (KontraS) adalah personel terlatih berdasarkan analisis pergerakan tenang.
  • Pelaku diduga berjumlah empat orang, bergerak terstruktur menggunakan dua motor, dan melarikan diri berpencar setelah menyerang di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.
  • Penyidik menganalisis 86 titik CCTV dan memastikan foto pelaku yang beredar di medsos adalah hoaks hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Suara.com - Polda Metro Jaya menduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus merupakan sosok yang terlatih. Dugaan itu muncul setelah polisi menganalisis pola pergerakan para pelaku sebelum dan sesudah serangan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan indikasi tersebut terlihat dari cara para pelaku bergerak dan menjalankan aksinya dengan tenang.

"Apakah jaringannya sudah terlatih? Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan," ujar Iman saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3).

Menurut Iman, berdasar hasil analisis digital para pelaku nampak bergerak secara terstruktur dari satu titik ke titik lain menjelang kejadian.

"Dalam melakukan apa perjalanan dari mulai satu titik ke titik yang lain pada saat menjelang-menjelang kejadian," ungkapnya.

Ia menambahkan para pelaku juga tidak menunjukkan kepanikan setelah melakukan penyiraman air keras terhadap korban. Mereka langsung meninggalkan lokasi menggunakan dua sepeda motor dan melarikan diri melalui rute yang berbeda.

"Kemudian pasca kejadian mereka dari dua motor ini masing-masing dengan kecepatan atau perilaku yang lebih dari yang sebelumnya ya," tuturnya.

Jejak Pelarian Pelaku

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah menelusuri pergerakan para pelaku melalui rekaman kamera pengawas di sejumlah titik di Jakarta.

Berdasarkan hasil analisis, pelaku diduga berjumlah empat orang yang menggunakan dua sepeda motor. Mereka mengikuti pergerakan korban sebelum melakukan serangan di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dan berpencar ke beberapa arah. Dua pelaku kabur menuju kawasan Senen hingga Gondangdia sebelum bergerak ke Jakarta Selatan.

Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri melalui Matraman hingga Jatinegara menuju wilayah Jakarta Timur.

Penyidik juga menemukan indikasi salah satu pelaku sempat mengganti pakaian saat melarikan diri untuk menghilangkan jejak.

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi telah menganalisis rekaman dari 86 titik kamera pengawas dengan total 2.610 video berdurasi sekitar 10.320 menit.

Di sisi lain, polisi juga memastikan foto yang beredar di media sosial dan disebut menampilkan pelaku merupakan hoaks hasil rekayasa AI. Foto tersebut diduga sengaja disebarkan untuk mengaburkan proses penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Hoaks Foto AI Pelaku Teror Andrie Yunus, Polisi: Diduga Disusun Jaringan Pelaku yang Panik

Bongkar Hoaks Foto AI Pelaku Teror Andrie Yunus, Polisi: Diduga Disusun Jaringan Pelaku yang Panik

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:30 WIB

Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus

Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:08 WIB

Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku 4 Orang, Sudah Diintai dari Depan KFC Cikini

Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku 4 Orang, Sudah Diintai dari Depan KFC Cikini

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:06 WIB

Sempat Terkecoh Foto AI Pelaku Kasus Andrie Yunus di Medsos, Habiburokhman Minta Polri Counter Hoaks

Sempat Terkecoh Foto AI Pelaku Kasus Andrie Yunus di Medsos, Habiburokhman Minta Polri Counter Hoaks

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB