Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:46 WIB
Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, memberikan catatan kritis terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. [Suara.com/Bagaskara]
  • Anggota DPR RI, Eric Hermawan, mengkritisi realisasi APBN 2025 akibat pendapatan Rp2.756,3 T (91,7%) dan belanja Rp3.451,4 T.
  • Defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun (2,92% PDB) didorong oleh shortfall pajak Rp273 triliun dan lonjakan belanja K/L.
  • Keseimbangan primer memburuk menjadi defisit Rp180,7 triliun, mengindikasikan meningkatnya tekanan fiskal dan pembiayaan utang.

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eric Hermawan, memberikan catatan kritis terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Ia menilai pelebaran defisit yang terjadi merupakan sinyal kuat adanya tekanan struktural dalam pengelolaan fiskal nasional.

Berdasarkan data yang dipaparkan, realisasi pendapatan negara hanya mencapai Rp2.756,3 triliun atau 91,7 persen dari target sebesar Rp3.005,1 triliun.

Di sisi lain, belanja negara tetap melonjak tinggi, yakni mencapai Rp3.451,4 triliun. Kondisi ini menyebabkan defisit melebar menjadi Rp695,1 triliun atau sekitar 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), hampir menyentuh ambang batas maksimal 3 persen yang ditetapkan undang-undang.

Eric menjelaskan bahwa shortfall pendapatan, terutama dari sektor perpajakan, menjadi faktor utama ketidakseimbangan ini. Penerimaan perpajakan tercatat hanya mencapai Rp2.217,9 triliun (89,0 persen dari target), dengan kekurangan sekitar Rp273 triliun.

Menurut Eric, pelemahan ini menggerus fungsi pajak sebagai tulang punggung pembiayaan negara dan memperbesar ketergantungan pada utang.

Ia juga mencatat bahwa surplus pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp534,1 triliun (104 persen) tidak cukup kuat untuk menutup lubang besar di sektor pajak.

Eric juga menyoroti adanya distorsi dalam alokasi belanja yang dinilai mengindikasikan lemahnya disiplin fiskal. Ia memaparkan bahwa belanja Kementerian/Lembaga (K/L) melonjak tajam hingga Rp1.500,4 triliun atau 129,3 persen dari target.

Ironisnya, belanja non-K/L yang mencakup subsidi dan perlindungan sosial justru hanya terealisasi 71,5 persen atau Rp1.102,0 triliun.

“Ketidakseimbangan ini tidak hanya mencerminkan masalah pengendalian anggaran, tetapi juga berpotensi menurunkan efektivitas belanja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Eric kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, ia memperingatkan kondisi keseimbangan primer yang memburuk dari target surplus Rp63,3 triliun menjadi defisit Rp180,7 triliun.

Hal ini menjadi indikator serius meningkatnya tekanan fiskal, di mana pembiayaan utang kini turut digunakan untuk menutup kewajiban fiskal yang ada, bukan sepenuhnya untuk belanja produktif.

Pembiayaan anggaran pun meningkat signifikan menjadi Rp744,0 triliun (120,8 persen dari target), yang berisiko meningkatkan biaya pembiayaan di masa depan.

Menghadapi tahun 2026, Eric menekankan pentingnya konsolidasi fiskal yang kredibel. Pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.153,6 triliun dengan fokus utama meningkatkan penerimaan perpajakan menjadi Rp2.693,7 triliun guna menekan defisit ke level 2,68 persen PDB.

Eric juga mencermati langkah pemerintah yang berencana melakukan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Rp919,9 triliun menjadi Rp693,0 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Siap Revisi UU Pensiun Pejabat Negara Usai Putusan MK, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

DPR Siap Revisi UU Pensiun Pejabat Negara Usai Putusan MK, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:29 WIB

Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026

Fasilitasi Perantau, Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis 2026

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:59 WIB

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Defisit APBN RI 6 Persen, Menkeu Bilang Belum Pernah Terjadi Sejak 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

Dasco Bukber Bareng Aktivis Senior, Serap Aspirasi Hariman Siregar hingga Connie Rahakundini

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:51 WIB

Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?

Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:00 WIB

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:37 WIB

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

Respons Wacana Pemotongan Gaji Menteri, Purbaya: Gak Apa-apa, Sudah Kegedean Juga

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:34 WIB

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:00 WIB

MK Ketok Palu Soal Pensiun Pejabat, DPR RI Siap Ambil Langkah Revisi

MK Ketok Palu Soal Pensiun Pejabat, DPR RI Siap Ambil Langkah Revisi

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:38 WIB

Pemerintah Kaji Potong Gaji DPR dan Kabinet Demi Cegah Defisit

Pemerintah Kaji Potong Gaji DPR dan Kabinet Demi Cegah Defisit

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:17 WIB

Terkini

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:41 WIB

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:35 WIB

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:31 WIB

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:30 WIB

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:14 WIB

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB

Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom

Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:57 WIB