- Longsor material turap terjadi di Kalibaru Kramat Jati pada Minggu (22/3/2026) pukul 16.30 WIB.
- Dampak longsor merusak turap sepanjang 10 meter dan menyumbat drainase karena bangunan terperosok.
- Sebanyak 50 personel gabungan melakukan evakuasi material secara manual, dilanjutkan pemasangan dolken pencegahan susulan.
Suara.com - Sebanyak 50 personel gabungan melakukan evakuasi material turap yang terkena longsor di Kalibaru RT 03/02, Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Adapun longsor terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Sebuah bangunan juga terdampak longsor. Akibatnya, bangunan tersebut terperosok ke dasar Kali Baru hingga menyumbat sistem drainase. Petugas berupaya mengevakuasi material dengan cara manual.
Wakil Camat Kramat Jati, Ali Mansyur Siregar, mengatakan panjang turap yang longsor sekitar 10 meter, lebar dua meter, dan tinggi 1,5–2 meter.
"Kita langsung kerahkan sekitar 50 personel gabungan untuk penanganan awal secara manual, yaitu membersihkan puing-puing longsoran," kata Ali, Senin (23/3/2026).
Dalam evakuasi ini, personel yang dilibatkan di antaranya PPSU, Sumber Daya Air, Sudin Gulkarmat, BPBD, Satpol PP, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), serta Sudin Lingkungan Hidup, dibantu warga sekitar.
Ali menduga longsor terjadi akibat debit air yang cukup tinggi dan kontur tanah yang labil.
Penanganan awal dilakukan dengan pembersihan puing bangunan, turap, serta bonggol pohon kelapa yang ikut tumbang dan jatuh ke tengah kali.
Selanjutnya, akan dilakukan pemasangan dolken agar tidak terjadi longsor susulan. Ke depan, turap akan dibangun menggunakan batu kali.
Sementara itu, anggota LMK RW 02 Kelurahan Batu Ampar, Siti Zuriyah, mengatakan saat peristiwa longsor terjadi, kondisi cuaca sedang hujan deras.
Namun, dalam peristiwa ini, air Kali Baru tidak sampai melimpas ke permukiman warga. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan kelurahan, kecamatan, dan unit terkait sehingga penanganan dapat dilakukan hari ini.
"Alhamdulillah langsung direspons cepat dan sekarang sedang ditangani. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas yang melakukan penanganan," katanya.