Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
Rudal Iran (Times of Islamabat)
baca 10 detik
  • Trump mengklaim perubahan rezim di Iran dan adanya diskusi intens antar kedua negara.

  • Iran secara tegas membantah adanya negosiasi diplomatik yang berlangsung dengan pihak Amerika Serikat.

  • Militer AS menghentikan serangan infrastruktur energi selama lima hari demi kemajuan upaya diplomasi.

Keinginan kuat untuk mencapai titik temu yang berarti menjadi landasan utama bagi manuver politik yang dilakukan oleh Gedung Putih.

Dalam wawancara yang sama, presiden menyatakan harapan bahwa sesuatu yang substantif dapat dicapai melalui pembicaraan tersebut.

Upaya ini dipandang sebagai langkah berani untuk meredam potensi perang terbuka yang lebih luas di kawasan strategis tersebut.

Namun, tantangan terbesar tetap berada pada validitas komunikasi yang diklaim telah terjadi di antara kedua belah pihak.

Publik dunia kini menanti apakah klaim Trump ini akan membuahkan hasil nyata atau sekadar taktik tekanan psikologis semata.

Sebagai bukti keseriusan dalam mengupayakan jalur damai, Trump mengambil keputusan strategis terkait operasi militer Amerika Serikat.

Melalui platform Truth Social, ia mengumumkan telah memerintahkan angkatan bersenjata untuk melakukan moratorium serangan pada titik tertentu.

Instruksi tersebut secara spesifik meminta militer menghentikan gempuran terhadap pembangkit listrik serta berbagai fasilitas infrastruktur energi di Iran.

Jeda serangan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari sebagai ruang bagi potensi kemajuan proses diplomatik yang sedang diupayakan.

baca juga

Langkah ini diambil untuk mencegah kehancuran total pada sektor vital yang bisa memperparah krisis kemanusiaan di wilayah Iran.

Situasi di Timur Tengah sendiri sebenarnya sudah mencapai titik didih sejak akhir bulan Februari yang lalu.

Ketegangan di kawasan ini mulai meledak tepat setelah Amerika Serikat dan Israel mengeksekusi serangan udara gabungan pada 28 Februari.

Operasi militer besar-besaran tersebut memicu kekacauan luar biasa dengan jumlah korban yang sangat signifikan di lapangan.

Berdasarkan data yang dihimpun, angka korban jiwa akibat serangan udara tersebut dilaporkan telah melampaui angka 1.300 orang.

Dampak kerusakan ini menjadi pemicu utama bagi Iran untuk melancarkan tindakan balasan yang tidak kalah sengit.

Iran merespons agresi tersebut dengan mengerahkan armada pesawat tak berawak serta meluncurkan berbagai rudal balistik ke target lawan.

Serangan balasan ini tidak hanya menyasar Israel, namun juga menjangkau wilayah kedaulatan Yordania serta Irak secara bersamaan.

Beberapa negara di kawasan Teluk yang menjadi pangkalan bagi aset militer Amerika Serikat juga turut menjadi sasaran tembak Iran.

Aksi saling balas ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa baru serta kerusakan parah pada berbagai fasilitas infrastruktur penting di negara terkait.

Efek domino dari konflik ini bahkan merembet hingga mengganggu stabilitas pasar keuangan global serta jadwal penerbangan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB