Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:48 WIB
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
Selat Hormuz (Suara.com)
baca 10 detik
  • Blokade Iran di Selat Hormuz melumpuhkan 95 persen arus pengiriman minyak mentah global saat ini.

  • Donald Trump memberikan ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka blokade atau menghadapi kehancuran infrastruktur.

  • Konflik ini memicu lonjakan harga operasional kapal tanker dan mengancam keamanan infrastruktur informasi dunia.

Data menunjukkan sekitar 20 persen aliran minyak dan gas alam cair (LNG) global melewati titik ini pada situasi normal.

Namun, sejak awal Maret, tercatat ada 24 insiden keamanan yang menimpa kapal-kapal yang melintas di zona tersebut.

Tercatat ada delapan pelaut yang kehilangan nyawa serta belasan lainnya mengalami luka-luka atau dinyatakan hilang dalam konflik ini.

Volume pengiriman jatuh hingga 95 persen, di mana biasanya terdapat 120 kapal melintas setiap harinya kini hanya tersisa sedikit.

Kondisi ini berdampak langsung pada 20.000 pekerja sektor maritim mulai dari awak kapal hingga petugas pelabuhan lepas pantai.

Sekitar 3.200 unit kapal besar kini terjebak di sekitar wilayah tersebut tanpa kepastian kapan bisa melanjutkan perjalanan mereka.

Biaya logistik membengkak hebat dengan kenaikan harga bahan bakar kapal mencapai angka 90 persen dalam waktu singkat.

Satu hambatan paling mematikan bagi Angkatan Laut AS adalah kemungkinan adanya ladang ranjau bawah laut yang dipasang Iran.

Ranjau laut merupakan senjata sederhana namun sangat destruktif yang mampu menghentikan seluruh aktivitas navigasi kapal tanker raksasa.

baca juga

Proses pembersihan ranjau membutuhkan waktu berminggu-minggu dan menempatkan personel militer pada risiko kematian yang tinggi.

Selain ranjau, Iran mengandalkan taktik serbuan cepat menggunakan ratusan kapal lincah yang dilengkapi dengan roket dan drone.

Militer Amerika mencoba meredam taktik ini dengan mengerahkan jet tempur A-10 untuk memburu kapal-kapal cepat milik Garda Revolusi.

Strategi paling ekstrem yang muncul di meja perundingan Washington adalah rencana untuk menduduki Pulau Kharg secara paksa.

Pulau tersebut merupakan jantung dari aktivitas ekspor minyak Iran yang menjadi sumber pendanaan utama militer mereka.

Namun, serangan amfibi yang melibatkan ribuan personel Marinir dikhawatirkan akan menyeret Amerika ke dalam lubang perang yang lebih dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:39 WIB

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:28 WIB

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

Waduh! Siap-siap Ledakan Besar Pusat Tenaga Nuklir Jika AS Serang PLTN Bushehr Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB