Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:11 WIB
Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir
Ilustrasi pengemudi ojekl online. (Suara.com/Tsabita)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah mengancam rantai pasok minyak dunia, berpotensi memicu kenaikan harga dan kelangkaan BBM di Indonesia.
  • Pengemudi ojol seperti Jaka Yanto mengkhawatirkan beban operasional harian mereka terbebani oleh kenaikan biaya BBM.
  • Ojol menuntut penyesuaian tarif aplikasi jika BBM naik, bahkan mengancam mogok kerja jika kenaikan tidak diimbangi.

Suara.com - Konflik bersenjata yang terus memanas di Timur Tengah tidak hanya mengguncang ekonomi global, tetapi juga mulai menghantui masyarakat kelas pekerja di Indonesia.

Ancaman terganggunya rantai pasok minyak dunia yang berpotensi memicu lonjakan harga hingga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi mimpi buruk, khususnya bagi para pengemudi ojek online (ojol).

Bagi mereka yang menggantungkan hidup di jalanan, BBM adalah nyawa operasional sehari-hari.

Kekhawatiran ini diungkapkan oleh salah seorang pengemudi Ojol, Jaka Yanto. Ia mengaku terus memantau pemberitaan mengenai dampak perang tersebut terhadap Indonesia.

"Kalau saya sih khawatir, ya. Dari berita-berita juga katanya BBM bakal susah atau harganya naik. Buat saya yang kerja di jalan tiap hari, ini pasti ngaruh banget," ungkap Jaka saat ditemui, Jumat (27/3/2026).

Jaka membeberkan, dalam sehari ia harus merogoh kocek sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu hanya untuk membeli bensin.

Angka tersebut tak menentu, tergantung pada seberapa ramai pesanan yang masuk dan jarak tempuh operasionalnya.

Ia memprediksi, jika wacana kenaikan atau kelangkaan BBM benar-benar terjadi, beban kerjanya akan semakin berat.

Pendapatan yang didapat dari memeras keringat seharian bisa-bisa hanya habis untuk menutupi biaya bahan bakar.

"Pengaruhnya besar banget. Penghasilan kami itu kan tergantung jumlah order, tapi bensin keluar terus. Jujur saja, untuk tarif sekarang kadang masih pas-pasan. Kalau lagi ramai orderan ya lumayan, tapi kalau sepi, tarif sekarang belum tentu nutup semua biaya, apalagi kalau ditambah bensin mahal," ungkapnya.

baca juga

Tuntutan Penyesuaian Tarif ke Aplikator

Menghadapi ancaman krisis energi ini, Jaka tidak tinggal diam. Jika pemerintah pada akhirnya terpaksa menaikkan harga BBM imbas harga minyak mentah dunia yang melonjak, Jaka mendesak pihak perusahaan aplikasi untuk segera merespons dengan kebijakan yang berpihak pada mitra pengemudi.

Ilustrasi pengemudi ojekl online. (Suara.com/Tsabita)
Ilustrasi pengemudi ojekl online. (Suara.com/Tsabita)

"Kalau BBM naik, saya berharap ada penyesuaian tarif dari Gojek-nya, supaya tarif bisa disesuaikan lagi," ujarnya.

Selain itu, Jaka juga menyatakan bahwa bekerja sebagai ojol memiliki ambang batas keekonomian.

Jika kenaikan harga BBM dirasa sudah di luar nalar dan tidak diimbangi dengan kenaikan tarif yang sepadan, ia tak segan untuk memarkirkan kendaraannya.

"Selama masih memungkinkan, saya tetap narik. Tapi kalau naiknya drastis banget sampai tidak masuk akal, ya saya bakal mikir-mikir juga mau narik," kata dia.

Di tengah ketidakpastian global ini, Jaka menaruh harapan besar pada ketahanan energi nasional.

Lebih lanjut, Jaka meminta pemerintah untuk turun tangan memastikan ketersediaan pasokan bensin di SPBU dan menjaga stabilitas harga agar rakyat kecil tidak menjadi korban dari efek domino perang di Timur Tengah.

"Harapan saya sih pemerintah bisa jaga harga BBM jangan sampai naik, apalagi kalau langka. Wah, susah kalau begitu," ujarnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian

Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:56 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang

6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:55 WIB

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×