Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo

Muhammad Yasir | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 17:46 WIB
Sinyal Bansos Tambahan: Gus Ipul Siapkan Skenario 'Penebalan' Sambil Tunggu Titah Prabowo
Ilustrasi penerima bansos PKH 2025. [Dok. ChatGPT]
  • Mensos Gus Ipul mengindikasikan potensi pengguliran bansos tambahan untuk mitigasi guncangan ekonomi global.
  • Keputusan final mengenai skema bantuan, seperti penambahan nominal atau penerima, menunggu instruksi Presiden Prabowo.
  • Kemensos telah menyiapkan simulasi teknis penyaluran sebagai stimulus menjaga daya beli masyarakat, efektif sejak 31 Maret 2026.

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan sinyal kuat mengenai peluang pemerintah menggulirkan kembali bantuan sosial (bansos) "penebalan".

Langkah ekstra ini disiapkan sebagai benteng bagi masyarakat di tengah guncangan ekonomi global yang kian tidak menentu.

Meski skenario telah dimatangkan, Gus Ipul menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Hingga saat ini, pemerintah masih terus mengkaji skema terbaik, apakah berupa penambahan nominal bantuan (penebalan) atau perluasan jumlah penerima manfaat.

“Kita tunggu saja dulu ya. Nanti itu kan dirapatkan secara khusus, dan Kementerian Sosial tentu akan menyesuaikan dengan kebijakan yang diambil oleh Presiden melalui kementerian-kementerian yang telah ditunjuk,” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Dua Skenario Siap Eksekusi

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan tidak akan bergerak dengan tangan kosong. Berbagai simulasi kebijakan telah disusun agar ketika instruksi Presiden turun, penyaluran bisa langsung dilakukan secara efektif.

Gus Ipul menjelaskan bahwa skema bantuan kali ini dirancang sebagai stimulus ekonomi di bidang sosial, berkaca pada keberhasilan program serupa di tahun-tahun sebelumnya.

“Salah satunya adalah bantuan stimulus ekonomi bidang sosial. Mungkin kalau belajar tahun lalu, bisa jadi penebalan maupun juga penambahan jumlah penerima manfaat," ungkapnya.

"Itu kedua-duanya kami sudah siapkan, dan kita harapkan, kalau toh nanti ini diambil kebijakan oleh Presiden, kami sudah siap menyalurkan,” imbuhnya.

Gus Ipul menyebut kebijakan bansos tambahan ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma. Pemerintah menurutnya melihat instrumen ini sebagai bagian dari strategi makro untuk menjaga daya beli masyarakat yang mulai tertekan.

“Karena bansos ini menjadi bagian dari komponen pertumbuhan ekonomi. Dengan bantuan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat dan turut berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi,” urainya.

Pemerintah juga akan memelototi berbagai indikator ekonomi terkini sebelum mengetuk palu kebijakan tersebut. Fokus utamanya adalah memastikan konsumsi rumah tangga tidak anjlok akibat situasi global.

Kemensos, kekinian juga tengah berfokus pada persiapan teknis, mulai dari penyisiran data penerima manfaat (DTKS) hingga kesiapan infrastruktur penyaluran agar bantuan tepat sasaran dan minim kendala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo

Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:05 WIB

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB