Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 19:42 WIB
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
Sidang Tipikor Kerry Riza, Selasa (24/2/2026). (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
  • Beneficial owner OTM, Kerry Adrianto Riza, bersaksi mengenai akuisisi terminal BBM Oiltanking Merak pada 2013 bersama Dani Subrata.
  • Kerry Riza memperoleh pendanaan akuisisi tersebut setelah ayahnya, Riza Chalid, memberikan personal guarantee berdasarkan permintaan dari BRI.
  • Terminal BBM PT OTM sangat penting bagi ketahanan energi nasional karena tanpa fasilitas itu, cadangan Pertamax akan berkurang tiga hari.

Suara.com - Beneficial owner PT Orbit Terminal Merak (OTM) Muhamad Kerry Adrianto Riza membeberkan kronologi mengakuisisi terminal BBM milik PT Oiltanking Merak hingga disewa oleh PT Pertamina (Persero).

Hal itu disampaikan Kerry Riza saat dihadirkan sebagai saksi sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang PT Pertamina dengan terdakwa mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dan mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Kerry Riza membeberkan, saat itu, koleganya, Dani Subrata menjelaskan adanya rencana Oiltanking GmBH dan PT Merak Terminal Mandiri menjual sahamnya di PT Oiltanking Merak. Dani Subrata yang juga pemilik saham PT Oiltanking Merak (PT Merak Terminal Mandiri) menyampaikan keistimewaan terminal BBM milik PT Oiltanking Merak.

"Setelah saya tahu itu, dia (Dani Subrata) jelaskan 'Bagus nih Ker, tangkinya standar internasional, pokoknya bagus banget deh' begitu. Ya sudah, coba yuk pak saya beli bareng-bareng. Oke yuk, dah itu 2013 awal kayaknya," tutur Kerry.

Kerry mengaku tidak pernah berdiskusi dengan sang ayah Riza Chalid maupun pamannya Irawan Prakoso terkait rencana akuisisi saham di PT Oiltanking Merak tersebut.

"Terkait pembicaraan akuisisi ini, Saudara pernah berdiskusi atau membicarakan dengan Pak Irawan Prakoso?" tanya jaksa.
"Tidak pernah," jawab Kerry.

"Dengan orang tua saudara Pak Riza Chalid pernah?"

"Tidak pernah. Tidak pernah," tegas Kerry.
Meski demikian, Kerry mengakui Riza Chalid menjadi personal guarantee untuk pendanaan akuisisi tersebut. Kerry menjelaskan, saat itu, pihak BRI meminta adanya personal guarantee.

"Jadi itu permintaan dari BRI. Karena BRI yang meminta ya saya antar mereka bertemu bapak saya begitu. Waktu itu ketemunya sama notaris juga," jelasnya.

Saat itu, Riza Chalid baru mengetahui adanya rencana kerja sama Kerry dengan Pertamina. Riza Chalid pun hanya mendoakan usaha sang anak berjalan lancar.

"Saudara sampaikan ke Pak Riza Chalid bahwa rencananya setelah diakuisisi ini akan disewa atau dikerjasamakan dengan PT Pertamina?" tanya jaksa.

"Iya saya sekilas cerita. Respons beliau 'Insyaallah lancar', begitu," ungkapnya.

Kerry menjelaskan, rencana akuisisi itu merupakan inisiatif pribadinya bersama Dani Subrata. Kerry pun menggandeng mitra dari Singapura berbadan hukum perusahaan dari Hong Kong yaitu Oro Storage (HK) Limited.

Setelah proses akuisisi, Kerry dan Dani Subrata melalui PT Tangki Merak menjadi pemegang saham mayoritas dengan komposisi 90% (Dani Subrata 30% dan Kerry 70%), dan Oro Storage (HK) Limited 10% di PT Oiltanking Merak (yang kemudian diubah namanya menjadi PT Orbit Terminal Merak pada tahun 2015).

Sebelum disewa oleh Pertamina, Kerry mengatakan, terminal BBM milik PT OTM sempat ditawarkan ke sejumlah perusahaan lain. Beberapa di antaranya Petronas, Shell, dan lainnya. Namun, yang merespons saat itu hanya Pertamina.

Hal itu yang ditindaklanjuti oleh Direktur Utama PT OTM, Gading Ramadhan Joedo dan jajarannya. Kerry sendiri mengaku tidak pernah berhubungan dengan pihak dari Divisi Supply and Distribution Pertamina yang menangani terminal BBM.

"Kalau saya tidak pernah berinteraksi dengan pihak apa itu ya, kan kalau saya sama perkapalan pak. Kalau itu apa sih namanya bagiannya apa ya? Supply and distribution. Itu Divisi Supply and Distribution, saya tidak kenal siapa-siapa di situ. Jadi yang mem-follow up lalu melanjutkan surat-menyurat itu Pak Gading gitu. Karena teman-teman saya itu di perkapalan semua," paparnya.

Kerry mengaku pernah bertemu dengan Hanung dalam sebuah acara yang digelar mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan. Namun, saat itu, pertemuan tersebut hanya sepintas dan tidak ada komunikasi apa pun.

"Enggak, saya jujur lupa bagaimana perkenalannya. Cuma saya salaman-salaman saja begitu. Itu yang saya ingat ya pak ya. Saya lupa sudah lama banget soalnya," katanya.

Kerry juga menegaskan tidak ada komunikasi antara Irawan Prakoso dengan Hanung terkait penyewaan terminal BBM PT OTM.

"Di luar itu, saudara saksi ada pengetahuan tidak misalkan ada informasi bahwa tadi yang om saudara Pak Irawan Prakoso melakukan komunikasi dengan Pak Hanung?" tanya jaksa.

"Tidak ada," jawab Kerry.

Seusai persidangan, Kerry menegaskan, proses persidangan kali ini memperkuat tidak adanya intervensi Mohamad Riza Chalid melalui Irawan Prakoso kepada Pertamina untuk menyewa terminal BBM PT OTM.

Selain Kerry, jaksa diketahui menghadirkan Irawan Prakoso sebagai saksi dalam persidangan hari ini. Dalam kesaksiannya, Irawan menegaskan tidak ada intervensi dalam proses penyewaan terminal tersebut.

"Saya dengar bahwa di sidang Pak Irawan bilang tidak ada perintah kepada Hanung atau Alfian bahwa, atau paksaan ya, bahwa OTM ini harus dipakai oleh Pertamina. Jadi tidak ada paksaan kepada Pak Alfian dan Pak Hanung. Jadi salahnya di mana perkara ini gitu? Perkara ini itu tidak ada salahnya," katanya.

Dalam kesempatan ini, Kerry menegaskan terminal BBM PT OTM masih dipergunakan PT Pertamina sampai saat ini. Bahkan, tanpa terminal tersebut, cadangan Pertamax akan berkurang tiga hari.

"Tanpa OTM, cadangan operasional Pertamax itu akan berkurang tiga hari. Artinya OTM itu penting sekali untuk ketahanan energi nasional kita," katanya.

Apalagi, kata Kerry, pemerintah berencana membangun tangki BBM lainnya untuk memperkuat ketahanan energi. Hal itu membuktikan terminal BBM PT OTM bermanfaat bagi negara.

"Faktanya kita itu kekurangan tangki saat ini, karena di berita katanya pemerintah rencana mau bangun tangki lagi. Artinya OTM itu bermanfaat buat negara," katanya.

Atas dasar itu, Kerry mengaku dirugikan dengan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak yang membuatnya menjadi terdakwa. Menurutnya, hakim hanya berpatokan pada berita acara pemeriksaan (BAP) dalam menjatuhkan hukuman 15 tahun pidana penjara terhadapnya.

"Hakim itu memutuskan menggunakan BAP. Harusnya kan hakim menggunakan fakta persidangan ya? Nah, jadi saya merasa sangat dirugikan dari hal ini. Hakim menurut saya ini sangat tidak profesional, kecuali Pak Mulyono yang melakukan dissenting opinion," katanya.

Untuk itu, Kerry berharap majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta dapat memberikan keadilan dalam memutus banding yang diajukannya.

"Jadi harapan saya itu, dengan fakta ini, di pengadilan tinggi saya bisa dapatkan keadilan ya, bahwa tidak ada paksaan untuk menyewa OTM ini. Dan OTM itu benar-benar dibutuhkan bagi negara," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:44 WIB

Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM

Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:13 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:14 WIB

Ketar-ketir Harga BBM Naik? Ada Diskon Pertamax yang Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Nyesel

Ketar-ketir Harga BBM Naik? Ada Diskon Pertamax yang Berakhir Hari Ini, Jangan Sampai Nyesel

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:33 WIB

Update Harga BBM Hari Ini 31 Maret 2026: Pertalite sampai Pertamax

Update Harga BBM Hari Ini 31 Maret 2026: Pertalite sampai Pertamax

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:04 WIB

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:45 WIB

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:44 WIB

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:35 WIB

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:30 WIB

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:27 WIB