Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah menyebabkan pembatalan 770 penerbangan internasional menuju Jakarta, Bali, dan Medan selama periode Maret 2026.
  • Gangguan tersebut berpotensi menghilangkan 60 ribu kunjungan wisatawan mancanegara dengan kerugian devisa negara mencapai Rp2,04 triliun.
  • Kementerian Pariwisata menerapkan strategi diversifikasi pasar dan penguatan promosi untuk menjaga target kunjungan wisatawan tahun 2026.

Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkap dampak konflik di Timur Tengah terhadap sektor pariwisata Indonesia, termasuk pembatalan ratusan penerbangan internasional menuju sejumlah kota di Tanah Air.

Penutupan wilayah udara Iran pada periode 28 Februari hingga 28 Maret 2026 disebut mengganggu jalur penerbangan dari enam hub utama, yakni Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Madinah, dan Muscat.

Akibatnya, sekitar 770 penerbangan menuju Jakarta, Bali, dan Medan dibatalkan.

Kondisi ini diperkirakan berdampak pada potensi kehilangan sekitar 60 ribu kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, dengan nilai devisa yang tidak terealisasi mencapai sekitar Rp2,04 triliun.

“Dinamika geopolitik global tentu memberikan tekanan terhadap sektor pariwisata. Namun kami terus melakukan langkah-langkah mitigasi agar target kinerja pariwisata nasional tetap terjaga,” ujar Widiyanti.

Selain gangguan penerbangan, tekanan terhadap sektor pariwisata juga datang dari lonjakan harga energi global. Harga minyak mentah dunia tercatat naik lebih dari 52 persen dalam satu bulan, dari sekitar 67 dolar AS per barel menjadi lebih dari 102 dolar AS per barel.

Kenaikan tersebut berdampak pada biaya transportasi, termasuk penerapan fuel surcharge oleh maskapai internasional serta peningkatan tarif moda transportasi lintas negara.

Menghadapi situasi tersebut, Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah strategi mitigasi untuk menjaga target 16–17,6 juta kunjungan wisman pada 2026.

Langkah yang dilakukan antara lain mengalihkan fokus pasar ke kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, serta pasar medium-haul. Pemerintah juga memperkuat kampanye digital internasional dan mengoptimalkan kerja sama dengan maskapai yang memiliki rute langsung ke Eropa dan Amerika.

baca juga

Selain itu, promosi wisata nusantara turut diperkuat guna menjaga tingkat hunian destinasi di dalam negeri, termasuk melalui penyelenggaraan event lintas batas di kawasan perbatasan.

“Di tengah tekanan global, kita perlu bergerak lebih adaptif. Diversifikasi pasar, penguatan promosi, dan optimalisasi wisata nusantara menjadi kunci agar sektor pariwisata tetap menjadi penggerak ekonomi nasional,” kata Widiyanti.

Ia menambahkan, pencapaian target pariwisata nasional membutuhkan dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk melalui pemberian insentif penerbangan, kebijakan bebas visa kunjungan, penambahan kapasitas kursi penerbangan, serta penguatan anggaran promosi pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

Bromo dan Kuda-Kudanya: Antara Pariwisata dan Kesejahteraan Hewan

Bromo dan Kuda-Kudanya: Antara Pariwisata dan Kesejahteraan Hewan

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×