Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 06 April 2026 | 12:35 WIB
Soroti Laporan 'ABS' Pakai AI di JAKI, Anggota Komisi A DPRD DKI: Ini Alarm Bagi Pelayan Publik!
Viral penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Pasar Rebo, Jakarta Timur, dalam menanggapi laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). (Foto dok. Ist)
baca 10 detik
  • Kevin Wu, mengkritik dugaan penyalahgunaan AI untuk laporan aduan fiktif di aplikasi JAKI.
  • Praktik manipulatif tersebut dilakukan petugas untuk menghindari kewajiban nyata di lapangan demi laporan asal bapak senang.
  • Kevin mendesak Pemprov DKI segera menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku untuk menjaga integritas serta kepercayaan publik.

Suara.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, melontarkan kritik pedas terkait dugaan penyalahgunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam menindaklanjuti aduan warga di aplikasi JAKI.

Kevin mengaku sangat prihatin karena teknologi yang seharusnya meningkatkan produktivitas justru dimanfaatkan untuk tindakan manipulatif yang merugikan masyarakat.

"Jadi terkait dengan dugaan penggunaan AI untuk menindaklanjuti aduan warga di aplikasi JAKI itu, yang pertama saya merasa prihatin. Bahwa ketika dugaan ini benar, maka sangat disayangkan ada penggunaan aplikasi teknologi yang harusnya bisa produktif bagi pekerjaan tetapi disalahgunakan seperti ini," ujar Kevin dalam pernyataannya kepada Suara.com, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut, politisi PSI ini menyayangkan jika benar ada petugas yang menggunakan cara-cara instan untuk menghindari kewajiban menyelesaikan pekerjaan secara nyata di lapangan.

"Tentu ini menjadi satu peringatan ya, satu hal yang sangat kita sayangkan jikalau para petugas di lapangan menggunakan cara-cara seperti ini. Bukannya menyelesaikan pekerjaan, tetapi menggunakan untuk laporan yang sifatnya asal bapak senang ya, ABS," kata Kevin.

Fenomena laporan bohong atau laporan kosong ini tidak boleh dibiarkan menjadi preseden buruk bagi aparatur sipil lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Kevin mendesak agar pemerintah segera menjatuhkan sanksi keras kepada para pelayan masyarakat yang terbukti melakukan praktik manipulatif tersebut.

Aplikasi JAKI. (Ist)
Aplikasi JAKI. (Ist)

"Perlu adanya sifat sanksi keras bagi aparat-aparat seperti ini. Bagi para pelayan masyarakat jangan sampai sifatnya manipulatif ya, menggunakan laporan bohong, laporan kosong. Padahal belum dikerjakan," tegas dia.

Ia menggarisbawahi bahwa teknologi yang sejatinya diciptakan untuk mempermudah pelayanan publik justru berbalik menjadi sarana penyimpangan integritas.

baca juga

Catatan khusus pun dipersiapkan kepada seluruh instansi pelayan masyarakat, agar kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

"Kami dari Komisi A tentu akan memberikan catatan khusus kepada seluruh aparat dan para pelayan masyarakat khususnya di lingkup DKI Jakarta, agar ini menjadi alarm bagi kita, menjadi satu pertanda bahwa jangan lagi terjadi di kemudian hari. Kepercayaan masyarakat itu sangat penting," ucap Kevin.

Jika penyalahgunaan AI ini dibiarkan, maka reputasi dan dedikasi petugas lain yang benar-benar bekerja keras di lapangan akan ikut tergerus.

Kevin berharap, para pimpinan segera melakukan pembenahan internal dan memberikan hukuman yang setimpal agar memberikan efek jera bagi calon pelaku lainnya.

"Semoga segera dapat dibenahi oleh para atasannya, segera beri sanksi tegas jika ini benar terjadi. Sehingga memberi pelajaran bagi calon-calon pelaku lainnya," pungkas legislator partai berlambang gajah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU

Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU

News | Senin, 06 April 2026 | 11:44 WIB

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

News | Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan  Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

News | Senin, 06 April 2026 | 09:20 WIB

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Purbaya Bantah Budaya 'ABS' Saat Hadapi Prabowo: Semua Kita Hitung Dengan Baik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×