Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 06 April 2026 | 11:44 WIB
Manipulasi Laporan JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dipanggil Inspektorat DKI Gegara Ulah Petugas PPSU
Viral penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Pasar Rebo, Jakarta Timur, dalam menanggapi laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). (Foto dok. Ist)
baca 10 detik
  • Lurah Kalisari dipanggil Inspektorat DKI Jakarta pada 6 April 2026 akibat laporan palsu petugas PPSU menggunakan teknologi AI.
  • Petugas PPSU diduga memanipulasi foto laporan parkir liar di aplikasi JAKI untuk menutupi kondisi nyata di lapangan.
  • Pemkot Jakarta Timur melarang penggunaan AI dan melakukan pembinaan agar pelayanan publik dilakukan secara nyata serta transparan.

Suara.com - Skandal penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Jakarta Timur berbuntut panjang. Buntut dari laporan "palsu" yang viral di media sosial, Lurah Kalisari, Nurhasanah, resmi dipanggil oleh Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan klarifikasi.

Kasus ini bermula saat laporan warga mengenai parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, direspons oleh petugas dengan unggahan foto yang mencurigakan di aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Bukannya menunjukkan penanganan nyata, foto tersebut justru diduga hasil olahan AI yang memanipulasi kondisi lapangan.

"Saya dipanggil oleh Inspektorat pukul 10.00 WIB. Nanti wawancara setelah dari sana," kata Lurah Kalisari, Nurhasanah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Reaksi Cepat Pemkot Jaktim: Larang Keras AI di Lapangan

Pemerintah Kota Jakarta Timur tidak tinggal diam. Camat Pasar Rebo, Mujiono, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menggelar rapat terbatas bersama Wali Kota Jakarta Timur untuk melakukan pembinaan terhadap seluruh jajaran kelurahan dan petugas oranye tersebut.

"Kami kumpulkan seluruh petugas PPSU, kepala seksi, dan lurah dalam rangka pembinaan agar ke depan tidak lagi menggunakan AI dalam menjalankan tugas," tegas Mujiono.

Menurutnya, penggunaan teknologi dalam pelayanan publik memang baik, namun tidak untuk memanipulasi fakta lapangan. Petugas PPSU, lanjut Mujiono, seharusnya memberikan solusi fisik, bukan sekadar keajaiban digital.

"Karena PPSU merupakan perangkat kelurahan, maka kewenangan penindakan kami serahkan kepada lurah," tambah Mujiono saat ditanya mengenai sanksi bagi petugas yang terlibat.

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan perbandingan foto sebelum dan sesudah penanganan parkir liar di Jalan Damai. Dalam foto yang diunggah ke JAKI, petugas PPSU terlihat seolah sedang bekerja. Namun, netizen yang jeli menemukan banyak kejanggalan: atribut seragam yang berubah drastis hingga hilangnya deretan mobil yang terparkir secara "ajaib" dalam foto tersebut.

baca juga

Padahal, pantauan langsung di lokasi menunjukkan realitas yang berbeda 180 derajat. Jalan sempit selebar dua meter itu masih terkepung oleh kendaraan yang parkir sembarangan. Setidaknya ada empat mobil yang memakan badan jalan, termasuk satu unit mobil rongsokan dan tiga lainnya milik bengkel setempat.

Akibat parkir liar ini, akses warga menjadi sangat terbatas. Pengguna jalan terpaksa harus berhimpitan dengan tembok perumahan hanya untuk bisa melintas.

Evaluasi Total Pelayanan Publik

Pihak Kecamatan Pasar Rebo menegaskan bahwa fungsi utama PPSU adalah pelayanan nyata secara transparan. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi besar bagi prosedur kerja PPSU di seluruh wilayah Jakarta Timur agar kualitas pelayanan publik tidak dicoreng oleh praktik manipulasi data.

Kini, publik menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat DKI terhadap Lurah Kalisari dan langkah tegas apa yang akan diambil untuk memastikan laporan warga di aplikasi JAKI benar-benar ditindaklanjuti secara faktual, bukan sekadar polesan teknologi.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ManageEngine Rilis Sistem Keamanan AI Terbaru, Ancaman Siber Bisa Dihentikan Otomatis!

ManageEngine Rilis Sistem Keamanan AI Terbaru, Ancaman Siber Bisa Dihentikan Otomatis!

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:15 WIB

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

Aduan Warga di JAKI Berbalas Laporan Palsu AI, Pramono: Lebih Baik Belum Selesai Daripada Bohong

News | Senin, 06 April 2026 | 10:36 WIB

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan  Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

Pakai Foto AI Buat Respons Laporan Warga: Pemprov DKI Berang, Oknum Disikat, Aturan Ketat Disiapkan

News | Senin, 06 April 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×