Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 13:23 WIB
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik
Ilustrasi konsultasi ke psikiater. (Sigmund/Unsplash)
  • Psikiater dr. Lahargo Kembaren menyoroti banner "Aku Harus Mati" di ruang publik sebagai pemicu bahaya psikologis masyarakat.
  • Paparan narasi ekstrem berpotensi memicu *suicide contagion* atau efek penularan bunuh diri bagi individu yang mengalami depresi.
  • Kelompok remaja dan individu rentan berisiko tinggi mengalami tekanan mental akibat pesan provokatif yang muncul di publik.

Suara.com - Fenomena banner bertuliskan “Aku Harus Mati” yang muncul di ruang publik menuai sorotan dari kalangan ahli kesehatan jiwa. Psikiater dr. Lahargo Kembaren menilai pesan visual tersebut tidak bisa dipandang sekadar sebagai materi promosi biasa.

Menurutnya, kemunculan banner dengan narasi ekstrem di ruang publik justru berpotensi memicu dampak psikologis, terutama bagi individu yang sedang berada dalam kondisi rentan. Bagi sebagian orang mungkin saja hanya dianggap sebagai judul film, namun paparan berulang terhadap pesan tersebut dapat berdampak berbeda pada individu dengan kondisi psikologis tertentu.

“Bagi individu yang sedang berada dalam kondisi depresi, hopelessness, trauma, atau ide bunuh diri laten, paparan gambar dan narasi seperti ini dapat menjadi trigger psikologis yang berbahaya,” kata Lahargo kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Lahargo menyebut persoalan ini sudah masuk dalam ranah kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa bunuh diri bukan fenomena langka, melainkan masalah global yang nyata.

Mengacu pada data WHO, lebih dari 700 ribu orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun di dunia. Artinya, ada satu orang yang mencoba mengakhiri hidup setiap 40 detik.

Dalam konteks tersebut, ia menyoroti konsep suicide contagion atau efek penularan bunuh diri, yang dalam kajian psikologi dikenal sebagai Werther Effect.

“Dalam psikologi suicidologi, dikenal istilah suicide contagion atau copycat suicide, yaitu perilaku bunuh diri yang dipicu oleh paparan informasi, gambar, cerita, atau pemberitaan tentang kematian,” ujarnya.

Menurut dia, pesan seperti “aku harus mati” yang terus muncul di ruang publik dapat memperkuat pola pikir negatif pada individu yang sudah memiliki kerentanan mental.

“Iya ya… mungkin mati memang jalan keluarnya. Di titik ini, banner bukan lagi sekadar iklan. Ia berubah menjadi cue psikologis,” katanya.

Ia menjelaskan, ada sejumlah mekanisme psikologis yang bisa terjadi akibat paparan tersebut, mulai dari priming effect yang memicu pikiran terkait kematian, hingga cognitive reinforcement yang memperkuat keyakinan negatif pada penderita depresi.

Selain itu, kelompok usia muda disebut sebagai pihak yang paling rentan. Remaja dengan kondisi emosional yang belum stabil dinilai lebih mudah terpengaruh oleh visual dramatis karena berpotensi meningkatkan risiko imitasi perilaku.

"Pada orang sehat, mungkin efeknya kecil.
Namun pada individu dengan depresi berat, ide bunuh diri, atau gangguan kecemasan, ini bisa menjadi trigger," ujar Lahargo.

Lebih jauh, Lahargo menilai ruang publik seharusnya tidak hanya menjadi medium komunikasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek keamanan psikologis masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa jalan raya merupakan ruang bersama yang dilalui berbagai kelompok, termasuk individu yang sedang berjuang dengan kondisi mentalnya.

“Tidak semua yang viral aman bagi jiwa. Ada judul yang menjual rasa takut, tetapi bisa melukai mereka yang sedang berjuang untuk tetap hidup,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri

Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri

News | Senin, 06 April 2026 | 12:12 WIB

Terlalu Menakutkan bagi Anak-anak, Pemprov DKI Jakarta Copot Iklan Film Horor di Ruang Publik

Terlalu Menakutkan bagi Anak-anak, Pemprov DKI Jakarta Copot Iklan Film Horor di Ruang Publik

News | Senin, 06 April 2026 | 10:02 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:14 WIB

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Geger Seorang Pria Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Geger Seorang Pria Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 19:55 WIB

Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah

Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah

News | Senin, 16 Februari 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:22 WIB

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:07 WIB

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:02 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai

News | Senin, 11 Mei 2026 | 16:50 WIB